Preview
________________________________
"Dia adalah gadis yang memiliki cahaya indah dimatanya. Seorang gadis yang memiliki cerita dibalik sorot matanya yang kosong. Suatu hari, ia dipertemukan dengan sosok pria dari masa lalunya. Cinta tumbuh begi...
Beberapa hari gak update cerita apapun, maaf yah karena lagi ada something problem keluarga. Jangan lupa votmennya supaya semangat update nya😊
.
Kim Taehyung menatap tegas, menyorot pandangan tajam menakutkan kepada Hana. Tidak ada yang tahu seberapa marahnya dia saat ini, tatapan sendu Hana tak bisa mengartikan apapun.
Kim Taehyung berbalik arah, dan berjalan mendekati Hana perlahan. Napasnya gusar, terlihat raut wajahnya sangat marah. "Tae?!" panggil Hana pelan. Tak ada jawaban dari pangilan itu, Kim Taehyung malah menyambut dengan cekikan keras di leher Hana seketika. Sorot mata penuh kebencian, Hana pasrah sambil menutup kedua kelopak matanya, tak terasa bulir bening itu mengalir membasahi pipinya.
"Aku akan membunuhmu!" ujar Taehyung yang kemudian membanting tubuh Hana ke kasur dengan begitu kasar.
"Bunuhlah jika itu membuatmu puas, karena hidup pun tidak ada guna dengan keadaanku begini," lanjut Hana dengan nada pasrah.
Benar saja, Kim Taehyung meng luarkan sebuah senjata api dibalik saku bajunya dan mengarakan tepat di pusat kening gadis cantik yang kini berurai air mata. Merasakan senjata api itu ada di keningnya, Hana langsung menutup kedua matanya dan melempar senyum.
Deg
Itu membuat Taehyung lemah. Hana begitu pasrah tanpa perlawanan, dan terlihat siap menghadapi kematian yang sudah di depan mata.
"Aku telah lama menunggu saat begini, aku pun lelah dengan hidup karena hanya sendirian. Maka aku sangat bersyukur jika kau bersedia mengakhiri penderitaanku," sambung Hana dengan nada lirih diiringi air mata yang terus deras mengalir.
Kim Tahyung pun menindih tubuh Hana dan berada diantara kedua pahanya. Senjata api itu diarahkan pelan menurun ke pipi, leher, dan tepat di posisi jantung. "Aku akan pergi! Dan jangan sampai kita bertemu lagi, sebab aku tidak akan menggunakan rasa dalam bertindak suatu saat nanti," ujar Taehyung yang kemudian menarik senjata apinya dan menyenbunyikan ke dalam sakunya. Saat ia hendak beranjak, tangan halus Hana mencegahnya.
"Terima kasih, kau sudah mengasihaniku. Tapi bisakah kita bersama untuk malam ini?" tanya Hana pelan dengan tatapan sendunya.
Taehyung menghadapi dilema yang begitu berat di hatinya saat ini. Disisi lain, ia terbakar dendam yang tak bisa dipadam, tetapi ia begitu sadar akan perasaannya yang mencintai Hana. Ketika cinta saling bersambut, Taehyung harus mengetahui jati diri Hana dan masa lalu kelamnya bersamaan dengan dendam yang belum padam.
"Cinta ini salah!"
"Tidak, bukan cinta yang salah! Tetapi aku yang datang di waktu yang kurang tepat," lanjut Hana sembari meraba wajah Taehyung.
Keadaan sekarang berbeda. Taehyung tanpa sadar mengayunkan tangannya meraih kedua sisi dagu Hana dan menciumnya secara brutal. Hana menerimanya dan membiarkan ciuman itu semakin dalam, hingga tubuh keduanya saling menindih di atas kasur.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.