◻️◻️◻️ Happy Reading ◻️◻️◻️
.
.
.
****
Pagi yang sama, Taehyung bangun dari tidurnya pada pukul 09:21. Pria itu kemudian dikejutkan dengan keberadaan lima wanita cantik dan sexy di atas ranjangnya mulai meraba seluruh tubuhnya.
"Hentikan!" tolak Taehyung.
Ia pun segera bangun dan merapikan pakaiannya, tapi tak lama Jimin masuk sembari membawa pelayan yang mendorong makanan dan beberapa botol wine di troli untuk disuguhkan.
"Taehyung, nikmati dulu pagimu, tidak usah terburu-buru," ucap Jimin dengan nada tenang sambil mempersilahkan pelayan itu menepikan makanan dan wine di atas meja.
"Terima kasih atas suguhannya, tapi aku harus kembali ke Korea hari ini,"
"Aku menyesal karena terlambat mengatakan padamu, tapi aku harus jujur kalau asistenmu Hyeri, semalam sudah lebih dulu kembali ke Korea menggunakan helicopter pribadimu, karena ada urusan mendadak,"
"Apa? Bagaimana mungkin?"
"Aku akan membantumu menyiapkan helicopter pribadi tapi masih bisa beroperasi besok sore, apakah kamu mau menunggu?"
"Aku harus menghubungi Hyeri dulu," lanjut Taehyung sambil menekan layar ponselnya. Namun, telpon itu tidak tersambungkan.
"Sssssshit! Kenapa dia tidak bisa dihubungi?" gumam Taehyung geram.
"Tidak ada yang bisa kau lakukan kawan, jadi istirahatlah di sinin sampai besok sore," lanjut Jimin sambil tersenyum.
"Kau berjanji kan kalau besok helicopter mu sudah siap?"
"Aku berjanji, tapi hari ini aku ada urusan di Korea. Kau adalah buronan, dan kau tidak bisa ikut serta denganku," ungkap Jimin dengan nada santai.
Tidak ada yang bisa dilakukan Taehyung pagi itu. Ia pun kembali duduk di tempat tidurnya, dengan perasaan kesal.
"Kalian pergi dari tempat ini! Tinggalkan aku sendirian!" bantak Taehyung. Para wanita itu pun akhirnya pergi dari kamar, dan hanya menyisakan Taehyung sendirian.
Tak ingin diliputi rasa penasaran, Taehyung segera mencari laptopnya untuk memantau CCTV yang ia pasang di rumah Hana. Namun, Taehyung kembali dibuat kesal saat jaringan untuk terhubung ke camera pengintai yang ia letakkan di rumah Hana rupanya telah dinonaktifkan.
"Siapa yang telah melakukannya? Brengsek!" gerutu Taehyung yang kesal.
Selama ini tanpa sepentahuan Hana, Taehyung telah menyiapkan berbagai camera pengintai termasuk pada kalung yang melingkar di anjing kesayangan Hana yaitu Yeontan. Anjing itu kini telah digendong Kim Seokjin selama Hana pergi ke rumah sakit bersama Yoongi.
"Anjing yang lucu, makanlah yang banyak," ujar Seokjin sambil tersenyum tipis dan memegang kalung dari Yeontan yang telah berhasil dia lepas.
"Dia benar-benar orang yang sangat pandai," puji Seokjin sambil tersenyum menatap kalung Yeontan yang telah dilengkapi camera pengintai sangat canggih.
Kim Seokjin pun segera merogoh ponsel di sakunya dan mulai menghubungi seseorang.
"Halo,"
"Temui aku sekarang, aku ada beberapa pekerjaan untukmu," ujar Seokjin. Tak lama telpon pun dimatikan. Kim Seokjin pun kembali mengelilingi setiap sudut rumah Hana untuk memastikan banyak hal yang terus mengundang rasa penasarannya. Di tengah-tenah aktifitasnya, ia pun terdiam sesaat melihat potret foto keluarga milik Hana terbingkai dengan kaca yang sedikit retak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Eyes Tell - [Ongoing]
FanfictionPreview ________________________________ "Dia adalah gadis yang memiliki cahaya indah dimatanya. Seorang gadis yang memiliki cerita dibalik sorot matanya yang kosong. Suatu hari, ia dipertemukan dengan sosok pria dari masa lalunya. Cinta tumbuh begi...
![Your Eyes Tell - [Ongoing]](https://img.wattpad.com/cover/233292018-64-k94910.jpg)