◻️◻️◻️Happy Reading ◻️◻️◻️
.
.
.
Mumpung alur cerita ini masih renyah dibenakku, jadi cerita ini lah yang akan kuunggulkan dari cerita on going lainnya, terima kasih vote komennya semua🙏
.
Setelah mendapatkan informasi tentang rahasia terpendam dari Kim Taehyung, malam itu Park Jimin pun melanjutkan dengan menyalurkan hasratnya kepada Hyeri. Ini memang bukan kegiatan baru, keduanya kerap melakukannya. Meski begitu, tidak ada cinta diantara mereka. Meski telah disiksa Jimin, Hyeri tetap tidak ada daya melawan orang paling berpengaruh dan kuat seperti Jimin.
Lantaran minum wine terlalu banyak, Kim Taehyung pun tak kuat menahan kantuk. Ia pun dibaringkan di sebuah kamar terbaik, di gedung itu dan mendapat pelayanan yang terbaik atas perintah Jungkook.
Kim Taehyung mabuk berat.
Sementara setelah membaringkan Taehyung, Jungkook tampak mengitari ruangan, dan ia kembali menemukan benda kecil dengan cahaya merah menempel di samping lampu.
"Dia benar-benar keterlaluan!" umpat Jungkook. Pria itu pun langsung membalikkan arah lensa camera tersembunyi itu menghadap ke belakang. "Dia benar-benar membuatku muak!" gerutu Jungkook.
Tak lama, seseorang pun datang sambil merapikan pakaiannya ikut masuk ke kamar tempat Taehyung beristirahat.
"Kalau kau tidak dipihakku, maka berhentilah untuk ikut campur!" gertak Jimin dengan wajah datarnya sembari melirik kamera yang dipasangnya telah berubah posisi.
"Tapi kau sudah menganggu privasi orang!"
"Memangnya salah jika aku hanya ingin mengambil angle terbaik dari suasana di kamar ini?" bantah Jimin. Keduanya pun saling menatap, dan melirik sinis.
Persahabatan mereka tampaknya sudah tidak sehat. Ada persaingan bisnis dan kekuasaan, dimana pusat mafia kini bertumpu pada Taehyung yang telah menyandang status buronan terlincah, dan terlicin dalam sejarah komplotan mereka. Itu bukan isue baru, Kim Taehyung memang pandai dan sama liciknya seperti Jimin.
Perseteruan itu tampak membelit ketiga sahabat itu, dimana Jungkook selalu mencoba menjadi penengah.
Jimin pun kemudian memutuskan untuk pergi mendahului, dibarengi dengan datangnya lima wanita panggilan untuk menyambut bangunnya Taehyung. Rupanya kamera itu memang sengaja dipasang untuk merekam kegiatan seksual Kim Taehyung dan kelima wanita itu untuk koleksi file Jimin. Bukan hanya Taehyung, tapi semua para tamu kehormatannya di gedung 15 lantai tersebut.
.
.
.
***
Sementara di Korea, Hana sibuk mempersiapkan diri untuk janjinya kepada Yoongi.
Tiba-tiba.
Dooor
Door
Door
Suara ketukan pintu yang cukup keras terdengar. Hana terlihat bingung dan panik. Ia bergumam dalam hatinya, bahwasanya tidak mungkin ada tamu sepagi ini di rumahnya.
Namun, karena tak kunjung dibukakan pintu, orang tersebut tampak mendobrak pintu Hana dengan paksa. Hana yang mendengar itu langsung panik dan mengambil sembarang barang disekitarnya untuk melindungi diri.
Tak lama seseorang itu berhasil masuk dan menutup pintunya kembali.
"Siapa kau! Keluar!" pekik Hana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Eyes Tell - [Ongoing]
FanfictionPreview ________________________________ "Dia adalah gadis yang memiliki cahaya indah dimatanya. Seorang gadis yang memiliki cerita dibalik sorot matanya yang kosong. Suatu hari, ia dipertemukan dengan sosok pria dari masa lalunya. Cinta tumbuh begi...
![Your Eyes Tell - [Ongoing]](https://img.wattpad.com/cover/233292018-64-k94910.jpg)