◻️◻️◻️Happy Reading◻️◻️◻️
.
.
.
***
Seusai mengunjungi pemakaman keluarganya Hana kemudian berjalan keluar membawa anjing kecil Yeontan bersamanya. Namun, tiba-tiba anjing itu menggonggong kencang, seolah memberi tahu jika ada seseorang yang datang.
"Yeontan ... sayang, tenanglah," ucap Hana sambil berusaha mengusap-usap bulu tubuh anjingnya yang lembut untuk menenangkan.
Namun, Hana kembali yakin saat suara sepatu itu mulai mendekat dan harum parfume yang begitu ia kenali mulai terasa.
"Tae," lirihnya.
Benar saja. Kim Taehyung berjalan membawa bukat bunga yang ia letakkan di makan sebelah makan ayah Hana.
*Kim Yummi*
*Meninggal pada tanggal 29 Desember 2007*
Setelah meletakkan bukat bunga itu, Kim Taehyung tersenyum. Hana yang kemudian berdiri tersebut mulai merasakan, kini pria itu berada 1 meter dari tubuhnya.
"Kau kah itu, Tae?" tanya Hana dengan nada ragu. Ia menatap kosong, dengan wajah lugu memegang seutas tali yang menyambung pada anjing peliharaannya.
Setelah menyampaikan rindunya pada orang terkasih, Kim Taehyung pun menoleh menatap Hana yang berada di sampingnya. "Bagaimana kabarmu?" sapa Taehyung.
Hana yang mendengar itu langsung tersenyum dengan mata berkaca-kaca. Jujur saja ia begitu rindu, hingga tak bisa berka apapun setelah mendengar suara itu. Melihat hal itu, Kim Taehyung pun berjalan pelan dan memeluk tubuh Hana erat dan Hana pun membalasnya.
Hyeri pun meminta semua anak buah Taehyung untuk berbalik badan, untuk memberi kenyamanan keduanya yang saling melepas rindu.
Sesekali pandangan Taehyung mengarah pada makam ayah dan ibu Hana, dan itu membuat batinnya semakin sakit.
"Bisakah kita pergi secepatnya dari sini?"
"Tentu, aku pun telah selesai berdoa," ujar Hana yakin.
Dengan segera pria itu menuntun Hana pergi keluar dari kuil tersebut dan membawanya naik ke sebuah mobil. Mereka pergi ke tempat dimana hanya ada keduanya, dan tidak akan ada yang bisa mengganggu.
Sebuah pesisir pantai indah, yang menyuguhi pemandangan laut dan tempat yang begitu teduh di bawah pohon. Duduklah keduanya di sebuah kursi yang telah dipersiapkan. Para anak buah Taehyung bersama anjing kecilnya pun mulai berjalan menjauh atas perintah Hyeri untuk memberi ruang keduanya berbicara.
Kim Taehyung masih betah menggenggam tangan Hana dan masih enggan melepaskan.
"Sudah lama kita tidak bertemu, kau kemana? Apakah kau marah padaku?" tanya Hana dengan nada polosnya.
"Aku pergi untuk sebuah alasan, dan kini aku kembali demi sebuah alasan," ucapnya dengan nada yakin.
"Tae, kau bicara terlalu aneh dan aku benar-benar tidak bisa mengerti," lanjut Hana dengan nada polos.
"Aku mencintaimu," ucap Taehyung dengan nada ragu, menahan rasa sakit dan juga banyak hal yang terjadi di masa silam. Hana mulai tersenyum meraba wajah Taehyung pelan, dan Taehyung pun menciumnya.
Ini adalah keputusan tersulit yang diambil, mengingat banyaknya perih luka yang terjadi di masa silam, tetapi Hana yang tidak tahu apapun menjadi korban semuanya. Taehyung sadar bahwa dia bukanlah orang yang baik, akan tetapi Taehyung mencoba untuk bertahan dalam keadaan ini, dan tak kuasa untuk berkata sebenarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Eyes Tell - [Ongoing]
FanfictionPreview ________________________________ "Dia adalah gadis yang memiliki cahaya indah dimatanya. Seorang gadis yang memiliki cerita dibalik sorot matanya yang kosong. Suatu hari, ia dipertemukan dengan sosok pria dari masa lalunya. Cinta tumbuh begi...
![Your Eyes Tell - [Ongoing]](https://img.wattpad.com/cover/233292018-64-k94910.jpg)