◽️◽️◽️Happy Reading◽️◽️◽️
.
.
.
****
Hari-hari terus berlalu.
Hana kembali ke rumah sakit ditemani Yoongi untuk memeriksakan lagi matanya yang akan menjalani operasi besar pendonoran.
"Kita akan menjadwalkan operasi sekitar tiga minggu lagi," ujar dokter.
"Baiklah,"
Dokter pun menyerahkan formulir dan berkas-berkas untuk ditanda tangani oleh pihak keluarga dari Hana. Senyum cerah terlihat di wajah tampan Yoongi, yang tentu tidak sabar melihat wanita yang ia sukai akan dapat melihat dalam waktu dekat. Meski pun begitu, saat ini cahaya mata Hana pun memang sudah bersinar, matanya seakan bercerita dan memberitahu segala ketulusannya.
Mereka pun berjalan-jalan sebentar di taman menikmati satu cup coffe hangat sore itu.
"Hana, bagaimana rasanya tidak bisa melihat cahaya selama sebelas tahun?" tanya Yoongi.
Hana pun tersenyum tipis dengan pandangan datarnya. "Aku merasa baik-baik saja, dalam kegelapan bahkan tidak ada sedikitpun kekhawatiran akan bahaya yang mungkin mengancam nyawaku," balasnya. Yoongi pun menatap lekang sambil tersenyum tipis. "Kau sendiri, bagaimana rasanya menyukaiku bertahun-tahun tanpa terbalaskan?" lanjut Hana.
"Aku rasa, cinta tidak harus memiliki, egois rasanya apabila aku memaksakan perasaan orang yang kucintai untuk memberikan perasaan yang sama,"
"Yoongi ...."
"Ada apa?"
"Bisakah kau membantuku bertemu dengan Tae untuk terakhir kalinya?" tanya Hana dengan nada bergetar.
Sorot matanya tiba-tiba sendu dan berkaca-kaca.
"Tae siapa?" tanya Yoongi.
Hana pun menggengam erat cup coffe ditangannya dengan tatapan datar penuh dengan rahasia dibalik sorot matanya.
.
.
.
****
Semenjak kehadiran Seokjin, langkah Taehyung sudah tak sebebas dulu. Ia hanya berada di markas rahasia tanpa bisa keluar untuk sekedar menemui Hana.
Untuk urusan penting, hanya Hyeri lah yang bisa leluasa pergi. Keadaan sangat terdesak terlebih dengan perginya Jimin dan status buronan yang disandangnya. Dunia permafiaan sepertinya sedang terguncang karena kehadiran Seokjin yang telah ikut campur.
Siapakah Seokjin sebenarnya?
Ya, dia bukanlah orang sembarangan.
Ia menunjukkan kartu identitas beserta jabatan bintang yang dimilikinya kepada Yoongi saat hendak mengambil anjing kesayangan Hana yaitu Yeontan.
"Siapa kau sebenarnya?"
Seokjin tersenyum sambil mengikat tali di leher Yeontan dengan baik. "Aku tetangganya Hana,"
"Jangan mengelak, aku tahu kau bukan orang sembarangan!" kekeh Yoongi.
"Tenang saja, meski aku bukan orang sembarangan, aku berada dipihakmu," balas Seokjin sambil tersenyum. Pria itu mengeluarkan kartu identitas berwarna merah yang seketika membuat kedua mata Yoongi terbelalak lebar. Namun, dengan cepat Seokjin mengambilnya kembali lalu menyimpannya dalam saku.
"Hana, dia sedang mengandung anak mafia itu," ujar Seokjin. Hal itu tentu membuat Yoongi semakin terkejut dibuatnya.
"Ba-bagaimana kau bisa tahu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Eyes Tell - [Ongoing]
FanfictionPreview ________________________________ "Dia adalah gadis yang memiliki cahaya indah dimatanya. Seorang gadis yang memiliki cerita dibalik sorot matanya yang kosong. Suatu hari, ia dipertemukan dengan sosok pria dari masa lalunya. Cinta tumbuh begi...
![Your Eyes Tell - [Ongoing]](https://img.wattpad.com/cover/233292018-64-k94910.jpg)