Maaf guys, sebenarnya part 21 ada kelanjutannya tapi hilang. Ga usah khawatir aku akan terusin di part 22
🌸🌸🌸
Koridor sekolah masih banyak siswa yang berlalu lalang di sana. Nata bersenandung kecil melewati koridor dengan senyum yang terukir di wajahnya.
BRUK!
Tanpa sengaja nata tertabrak dengan seseorang yang ga tau siapa karena memakai baju hitam, masker dan juga topi yang menutupi wajahnya.
"Maaf ga sengaja"ucap orang itu.
Nata pun membulatkan matanya, dia sangat kenal dengan suara itu. Suara yang dia rindukan selama ini, dan kini ada di depannya. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya, mungkin dia hanya berhalusinasi.
Sementara orang yang di tabrak nata tersenyum karena orang yang selama ini ia rindukan tubuh menjadi gadis remaja yang cantik.
"Hello!"sapa orang itu dan nata pun tersadar.
"Eh, iya ga papa, gua juga salah ga lihat-lihat"jawab nata.
"Kalau gitu gua duluan, permisi"katanya lalu pergi menjauh dari nata.
"Apakah itu kau Ar? Tidak lah, mana mungkin orang yang sudah meninggal bisa hidup lagi di dunia? Mungkin cuma kebetulan sama saja suaranya"gumam nata.
***
Saat ini gua ada di depan ruangan kepala sekolah, gua tarik nafas dalam-dalam. Gua tebak pasti orang di dalam akan terkejut dengan gua, dan itu pasti benar.
CEKLEK!
Semua orang yang ada di sana berbalik dan mengerutkan dahinya bingung, waktu itu juga gua buka masker yang menutup wajah gua membuat orang di sana teriak histeris kecuali Rio.
"AAA, ITU... ITU... KEMBARAN GUA DATANG YA ALLAH"teriak Kevin kencang untung saja ruangan kepala sekolah kedap suara.
Sedangkan yang lain melongo tidak percaya dengan apa yang di lihatnya, pasalnya gua sudah di nyatakan meninggal beberapa tahun lalu dan sekarang datang di hadapan mereka dengan wajah setampan itu.
"Itu beneran Austin?"tanya Nanda.
"Iya, bang ini Austin"jawab gua.
Nanda pun berdiri dan memeluk Austin seperti sepasang kekasih yang lama tak bertemu.
"Abang rindu Ar, Ar kemana aja?"tanya Nanda.
"Ar berobat bang, sekarang Ar dah di sini sana Abang lagi"jawabnya dengan mata memanas.
Azka dan Abrar pun ikut memeluk Austin mereka rindu dengannya sekian lama tidak bertemu dan akhirnya bertemu lagi. Seperti keajaiban dunia buat mereka semua sedangkan, Kevin masih engga percaya dengan itu semua.
"Rio, coba tampar gua kalau ga sakit berarti..."kata Kevin belum selesai sudah di tampar duluan oleh Rio sekuat tenaga alhasil pipi sebelah kanannya memerah.
PLAK!
"Anjir lo Yo, gua belum selesai bicara dah main gampar aja"kesal Kevin sambil memegangi pipinya itu.
"Lah kan elo sendiri yang minta bang"jawabnya.
"Serah lo bambang"cibir Kevin.
"Dah kalian berdua masuk ke kelas aja, belajar yang rajin mau jadi apa kalau kalian ga belajar?"lerai raja.
"Entar aja ya bang, bentar lagi juga istirahat"bujuk Kevin.
Raja pun menarik nafas dalam-dalam, sebesar apapun dia mengusir Kevin pasti ada aja alasan buat di menetap.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY POSESIF FAMILY [END]
Jugendliteratur~posesif family series1~ [Sebelum baca kalian harus follow akun author terlebih dahulu dan vote di sini] (Sebagian part sudah di revisi) (Minta maaf jika masih banyak typo:) selamat membaca para readers) ⚠️⚠️⚠️ "Mas, kalau kamu ada masalah bilang, k...
![MY POSESIF FAMILY [END]](https://img.wattpad.com/cover/228312627-64-k510017.jpg)