Welcome back to my story'
Sebelum kalian baca cerita ini kalian
harus vote terlebih dahulu baru
kalian baca ceritanya.
Part kali ini harus ekstra sabar dalam membaca karena bikin greget sendiri
Oke jangan banyak cincang langsung aja ke TKP.
Maaf kalau ada typo💢
Happy reading
Putar mulmed di atas supaya mendalami cerita.
~oOOOo~
"Aku benci dengan hidup, kenapa harus ada pertemuan jika akhirnya harus ada perpisahan. Dunia tidak pernah menginginkan ku untuk bahagia sedikitpun, setiap detik aku merasa tersakiti hingga sekarang."
Nataliaputrinathanio.
Saat Nata menerima surat dari Ega dan melihat Ega yang membawa dua koper besar milik Ega. Nata semakin mengerutkan keningnya, dia membuka surat itu dan saat dia baca runtuh sudah semuanya. Semua yang dia bangun hancur dengan mudahnya, kaki yang di buat menopang badannya tak kuat menopang lali membuat dia duduk di lantai sambil menangis.
"Mas, kalau kamu ada masalah bilang, kalau aku ada salah bilang, jangan kaya gini. Aku ga mau kita pisah, nanti kasihan anak kita mas." Lirih Nata.
"Gua gak perduli lagi sama anak yang ada di kandungan sialan itu." Bentak Ega.
"Tapi apa alasan kamu seperti ini!" Seru Nata.
"Gua bosan, gua malu punya istri gendut kaya lo! Dan juga gua udah punya pengganti hidup lo, mulai sekarang kita pisah titik!" Bentaknya lagi.
Setelah mengatakan itu semua, Ega pergi meninggalkan Nata yang masih terdiam dan sesekali menangis.
Tiba-tiba perutnya sakit, dengan cepat dia mengambil ponsel dan menekan beberapa nomor sambil menahan sakit itu.
"Hallo, Sil!"
"..."
"Gu-gua min-ta tolong ... Ke sini sama bang Kevin sama momy, gua butuh bantuan kalian."
"..."
Tut! Tut! Tut!
Panggilan itu terputus secara sepihak, nata memegangi perutnya yang semakin sakit. Dia tak kuasa menahan sakit itu sampai kegelapan membuatnya tak sadarkan diri.
Mansion Nathanio.
Kevin dan Frisil sedang berdua di kamar, Frisil resmi menjadi bagian dari keluarga Nathanio beberapa bulan yang lalu. Dia selalu menemani suaminya mengerjakan berkas kantor itu di kamar.
Tiba-tiba ponsel Frisil berbunyi dan tertera nama Nata is calling, dia langsung menggeser tombol hijau itu.
"Hallo, Sil!"
"hallo, kenapa Nat?
"Gu-gua min-ta tolong ... Ke sini sama bang Kevin sama momy, gua butuh bantuan kalian."
"emang ada ap ... "
Belum selesai berbicara telfon itu terputus, Frisil semakin khawatir dengan keadaan nata yang sekarang.
Tut! Tut! Tut!
"Vin, buruan kita turun ada yang penting. Buruan bersihin berkas kamu!" Pinta Frisil.
Dia langsung mengambil tas Sling bag nya, Kevin hanya bisa mengikuti apa kemauan istrinya itu. Mereka berdua turun di ruang keluarga terlihat Adel dan juga Deni sedang bersantai.
"Mom, dad, ikut Frisil sekarang ini gawat." Ucap Frisil.
"Ada apa Frisil?" Tanya Adel.
"Ini soal Nata mom, dia butuh bantuan momy. Sekarang kita harus kesana." Pinta Frisil lalu Adel dan Deni ikut Frisil dan Kevin ke dalam mobil Kevin.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY POSESIF FAMILY [END]
Teen Fiction~posesif family series1~ [Sebelum baca kalian harus follow akun author terlebih dahulu dan vote di sini] (Sebagian part sudah di revisi) (Minta maaf jika masih banyak typo:) selamat membaca para readers) ⚠️⚠️⚠️ "Mas, kalau kamu ada masalah bilang, k...
![MY POSESIF FAMILY [END]](https://img.wattpad.com/cover/228312627-64-k510017.jpg)