Welcome back to my story'
Sebelum kalian baca cerita ini kalian
harus vote terlebih dahulu baru
kalian baca ceritanya.
Part kali ini harus ekstra sabar dalam membaca karena bikin greget sendiri
Oke jangan banyak cincang langsung aja ke TKP.
Maaf kalau ada typo💢
Happy reading
"semua orang tak akan tau apa yang akan terjadi oleh dirinya maupun orang lain, nasi sudah menjadi bubur"
NandamercyNathanio
Di bandara, setelah melakukan perjalanan jauh akhirnya keluarga Nathanio sampai di bandara, namun mereka bingung ketika melihat semua orang bergerombol di depan papan pengumunan dan di sana juga ada Austin ada apa kah mereka?
Mereka semua pergi untuk melihat itu semua, sesampainya di sana Austin langsung memeluk Adel erat seolah jiwanya telah hilang.
"Austin kenapa sayang?" Tanya Adel sambil mengusap punggung Austin.
"Mom, Nata mom." Lirihnya.
"Tin, Nata kenapa?" Tanya Deni.
Bukannya di jawab Austin semakin terisak oleh tangisannya. Abrar langsung berjalan menuju kerumuman tersebut dan dia terkejut ketika melihat korban kecelakaan pesawat itu, dia langsung mencabut kertas itu menghiraukan semua orang membawa kertas itu ke Austin dan yang lain.
"Tin, jawab Abang, ini apa maksudnya?" Tanya Abrar.
"Nata pergi untuk selamanya bang, dia ninggalin kita semua." Lirih Austin membuat semua terkejut begitu pun Adel langsung pingsan ketika mendengar berita itu.
"Gak, gak mungkin lo kalau bercanda gak lucu tin." ucap Azka.
"Bang, om, Tante ini semua asli bukan rekayasa, jenazah di dalam adalah Lia cuma saja wajahnya hancur ketika kecelakaan itu." Jelas Ega.
Azka, Abrar, dan Nanda pergi ke ruang jenazah untuk memastikan itu semua dan benar yang di katakan cowok tadi, sekarang mereka hanya bisa melihat nata untuk terakhir kalinya dengan keadaan tragis.
"Nata, bangun kamu janji sama Abang untuk melihat Abang nikah tapi kenapa kamu pergi ninggalin Abang." Teriak Nanda.
"Bangun Nata, Abang ga bisa kaya gini bangun Nata." Histeris Nanda.
"Nata." Teriaknya.
"Bang udah Nata tenang di sana." Ucap Azka sambil menenangkan abangnya itu.
"Abang berdoa supaya nata di tempatkan di surga Allah." Ucap Azka sebenarnya dia juga terpukul atas kejadian ini.
"Semoga tenang di sana princes, Abang sayang kamu." Ucap Nanda lalu pergi dari situ.
"Hati-hati, selamat jalan princes tunggu Abang di Jannah Allah, semoga bahagia." Ucap Azka ikut pergi meninggalkan Abrar.
"Dek, kamu bilang mau jadi dokter biar bisa sembuhin banyak orang, tapi kenapa kamu pergi secepat ini?" Ucapnya.
"Abang minta maaf, kalau Abang banyak salah sama kamu, selamat jalan princes Abang, hati-hati, semoga tenang di sana." Ucapnya lalu pergi meninggalkan tempat itu.
Setelah mengurus semuanya jenazah nata di bawa ke rumah duka, di sana banyak mobil teman-teman Kevin mereka tidak tau soal kabar ini kecuali Candra. Dia memilih diam karena dia juga ikut dalam ini walaupun dia masih ga percaya Vidio itu.
Saat jenazah di bawa masuk orang di dalam terkejud kecuali Rio, Candra, dan Raja. Mereka bertiga menahan isakannya, Kevin dengan berani maju menuju peti jenazah yang ada di depan momy dan dadynya.
"Mom, dad ini siapa yang meninggal?" Tanya Kevin.
Adel dan Deni hanya diam mereka juga tau penyebab Nata begini karena ulah Kevin yang mengusir adiknya dan juga membuat adiknya tersiksa batin. Adel menangis melihat putri semata wayangnya pergi dengan cara tragis.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY POSESIF FAMILY [END]
Teen Fiction~posesif family series1~ [Sebelum baca kalian harus follow akun author terlebih dahulu dan vote di sini] (Sebagian part sudah di revisi) (Minta maaf jika masih banyak typo:) selamat membaca para readers) ⚠️⚠️⚠️ "Mas, kalau kamu ada masalah bilang, k...
![MY POSESIF FAMILY [END]](https://img.wattpad.com/cover/228312627-64-k510017.jpg)