Kejadian naas satu hari bisa merubah semua nya.
***
Green mencari-cari Grey sejak pulang sekolah sampai tengah malam Grey belum pulang ponsel nya pun tidak dia bawa jadi akan sulit mendapatkan informasi tentang gadis itu. Malam ini pukul satu malam, semua orang terdekat Grey ikut di interogasi. Siang itu seulang sekolah Grey izin untuk pergi ke Minimarket yang ga jauh dari rumah, Green sudah menawarkan diri untuk mengantar Grey.Namun Grey menolak dengan alasan tidak ingin menganggu Green.
"Gimana Tio?" Tanya Green kepada Tio yang dia suruh untuk mencari Grey, wajah Tio terlihat Kalut matanya terlihat bengkak. Sudah di pastikan laki-laki itu habis menangis.
Green, Shilla, Emilly, Asen bersiap-siap untuk mendengarkan hasil dari pencarian Tio. Sintiara yang dari tadi masih pingsan karena Shock dengan Grey putri bungsunya yang hilang, sedang kan Suami Tuan Jacob dia masih ada di Luar negri tugas kerja nya akan selesai di luar negri lusa mendatang. padahal Grey tidak pernah pulang selarut malam ini apa lagi tanpa kabar.
"Tadi Gue udah cari Grey di TKP mini market, setelah pulang dari mini market dia di ikutin cowo pake Hoodie celana item masker dia ikutin Grey.setelah itu bayangan CCTV selesai ga tau kemana lagi bayang mereka udah ga ketangkep."
"Ada kemungkinan, Grey di bawa."
"Coba tanya Security di komplek yang berjaga,minta tolong Chek CCTV gue yakin Grey sama cowo ber Hoodie ada di dalam nya." Emilly menjelaskan semua nya dengan Detail.
"Shilla, Emilly , Tio. Kalian bisa di sini dulu ya biar gue Chek CCTV di Security Komplek sama Asen."
"Green gue ikut."
"Tio nanti lu cape dari tadi lu masih cari Grey, biarin Tubuh lu istirahat sebentar ok.Ayo Asen."
***
Green sedari tadi menangis, dia melihat Di dalam CCTV Grey oleh sosok yang mengenakan Serba Hitam itu, disana Grey sudah dalam keadaan Pingsan dan di Bawa ke sebuah mobil, Asen nampak tenang dia memfoto Flat mobil yang ada di dalam rekaman CCTV itu lalu langsung membawa Green. Green benar-benar takut akan kehilangan Grey adik kesayangannya. Asen membawa Green ke kantor polisi masih dengan Isak tangis Green.
"Green tenang Green, kita bakal cari tau Grey dimana." Asen menenangkan hati Kekasih nya mengelus Surai rambut kecoklatan Grey.
Tiba tepat mobil Asen berada di kantor Polisi memberikan hasil rekaman CCTV ke kantor Polisi, Polisi langsung mencari Flat mobil tersebut hingga di temukan melalui lacakan Polisi bahwa mobil Berwarna hitam itu berhenti di sebuah Hotel melati yang ga jauh dari kawasan tempat Tinggal Grey.
"Tio ke hotel melati no. 311 sekarang." Ucap Asen berbicara dengan Tio di dalam Handphone.
Asen dan Green langsung pergi ke hotel mengikuti mobil polisi yang di depan mobil mereka.
Akhirnya Tio , Green , Asen sudah sampai .Green dan Asen sampai lebih cepat dari pak Polisi lantaran keduanya melewati jalan tikus.
"Anjing apa yang dia lakuin sama cewe gue."
Amarah Tio membludak saat pegawai Hotel membuka pintu kamar hotel 311, mata Tio terbelalak ketika melihat Gadis nya dengan keadaan tanpa sehelai benang pun yang ada di tubuhnya wajahnya penuh dengan sayatan pisau, si psikopat ini membentuk sayatan pisau seperti kumis kucing keadaan kaki dan tangan di pasung hingga membentuk huruf X di leher Grey di sana ada bekas sayatan pisau badan grey juga terlihat seperti bekas cambukan.
Green menutupi Badan Grey dengan selimut dan Asen membuka bolgor dengan tangis yang pecah melihat adik tersayang yang terbiasa tersenyum riang gembira dalam keadaan seperti ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerpen pad (End)
Narrativa generaleWattpad ini bener-bener Cerpen Hanya ada beberapa part di setiap judul nya lo,bakal sering Update juga Pantengin aja ya. Trims. 🙏
