Scene terakhir...
"Boleh."
Ya, walaupun Taehyung tau dirinya tertinggal jauh, setidaknya dia masih mau berlari mengejar. Kedua matanya akan selalu tertuju pada gadis itu, sampai masa di mana, Hasa benar-benar memintanya untuk berhenti.
So, enjoy it~ (Jangan lupa tekan bintang untuk vote dan berikan komentar kalian yaa, aku semakin semangat nantii. Dan, sambil dengar lagu The Hills - The Weeknd)
____________________________
Hasa mencium aroma harum yang berasal dari dapur, gadis itu melihat Taehyung yang tengah mengaduk sesuatu. Sepertinya sedikit kesulitan, tapi pria itu tetap berusaha.
"Boleh kubantu?"
"Ah, tidak perlu. Kau duduk saja, sebentar lagi matang."
Gadis itu mengelus punggung Taehyung, lalu ia duduk manis di meja konter. Dagunya bertumpu pada satu tangan, bibirnya tersenyum.
Andaikan, andai saja jika Taehyung tidak melakukan kesalahan besar dulu, mungkin dirinya akan bersama pria itu sampai sekarang.
Hasa bukanlah tipikal orang yang mudah berganti perasaan, jika sekali saja dia tertarik dengan seseorang, maka dia akan tetap fokus pada orang itu. Kecuali, dia dikecewakan. Namun kembali lagi pada kisahnya dan Jungkook, sudah dikecewakan, tetap saja cinta.
"Aku memintamu duduk, bukan untuk melamun" ujar si pemuda Kim. Hasa menaikan alis.
"Maaf."
Taehyung mengangguk, pria itu mendekat dan menaruh dua mangkuk sup di depannya. Lalu membuka celemek dan duduk di seberang Hasa.
"Resep dari ibuku di Daegu, ini sup untuk menghilangkan lelah. Dulu, beliau sering membuat ini saat musim dingin, dia bilang sup ini sangat cocok untuk dikonsumsi ketika lelah, apa lagi kalau dibuatkan oleh orang istimewa" jelas Taehyung.
Pun Hasa menatapnya. Tangan gadis itu memegang jemari Taehyung.
"Terima kasih, Tuan istimewa."
"Makanlah."
Taehyung memperhatikan Hasa ketika gadis itu pertama kali mencoba sup buatannya. Hasa mendongak dengan senyum lebar.
"Bagaimana?" tanya Taehyung yang direspon dengan anggukan dan satu ibu jari yang naik. Pria itu tersenyum kotak dan tangannya terjulur untuk mengelus pucuk kepala Hasa. Gadis itu terkejut, namun setelahnya ia tersenyum lebar hingga kedua matanya menyipit, dan itu adalah tujuan Kim Taehyung.
+++
Seperti dejavu, keadaan salah gedung pencakar langit itu sangat rusuh pagi ini, bahkan lebih rusuh dari sebelumnya karena ada beberapa wartawan yang datang, ada pula yang sekadar datang untuk menyaksikan.
Taehyung membenarkan dasinya yang terasa sedikit kencang, sementara Hasa di sampingnya melepas kacamata hitam yang dikenakannya sejak keluar dari mobil si pemuda Kim itu.
Di ujung sana, Hasa melihat Jungkook berdiri, penampilannya berbeda, keningnya dipamerkan karena rambutnya ditata ke samping dan ke belakang. Dan undercutnya sangat cocok di sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Under Shades ✓
Fanfiction[Be wise: Mature Content, Erotic] Sebagian diprivat, follow untuk membaca! -Agegap- Sebagai secret agent paling muda. Jungkook, sama sekali belum diberikan partner dalam misi. Awalnya, hanya menggunakan partner sementara, yang kerap direkomendasika...
