Under Series -12

7.3K 1K 283
                                        

Scene terakhir...

"Mau mencium ini, sampai lebih merah dari biasanya," ucap Jungkook pelan dan Hasa mendekatkan wajahnya, berhenti sejenak lalu mencium bibir Jungkook. Hal itu direspon cepat, ciuman dibalas dan jemari Jungkook melepas kancing piyama yang Hasa kenakan.

So, enjoy it~(Jangan lupa tekan bintang untuk vote dan berikan komentar kalian yaa, biar aku semakin semangat)
____________________________




Jungkook membuka matanya saat Hasa menyudahi ciuman mereka, gadis itu menaruh telapak tangannya di bibir Jungkook. Bermaksud agar pria itu tidak menciumnya lagi.

Pria itu menjulurkan lidahnya hingga menyentuh jemari Hasa. Membuat gadis itu menarik tangannya, menatap Jungkook cukup lama.

"Kau, apa kau merasa takut jika terlibat skandal denganku?" tanya Hasa.

"Maksudmu?"

"Kau muak denganku. Bukankah aku terlihat menjijikan di matamu, Sir?"

Si pemuda Jeon terdiam, bibirnya mendekat ke arah telinga Hasa.

"Hati-hati kalau berbicara dan menyimpulkan," ucapnya. Hasa kembali memejamkan mata saat bibir Jungkook menyentuh telinganya dan beralih menuju rahang, kemudian bibir. Mereka kembali berciuman. Seolah-olah rasa bibir satu sama lain adalah hal termanis yang ada di dunia ini.

Hasa membantu Jungkook untuk membuka piyama atasnya. Pria itu kembali menyatukan bibir mereka dan menarik celana yang dikenakan Hasa. Si pemuda Jeon menegakkan tubuh, ia turun dari ranjang.

Sementara Hasa memperhatikan pria itu, Jungkook membuka laci meja nakas, mengambil sesuatu dan kembali naik ke atas ranjang. Pria itu menatap Hasa tanpa jeda, ia membuka bungkus pengaman dengan giginya.

"Kau menyimpan benda itu di laci kamarmu?"

Satu alis Jungkook terangkat. Pria itu menurunkan celananya dan Hasa menatap ke lain arah. Terlalu canggung melihatnya.

"Ya, aku pria, butuh ini ketika bermain. Kalau dirimu tidak butuh," jawab Jungkook, tidak salah, tapi bukan itu yang ingin Hasa dengar. Tiba-tiba terlintas, sudah berapa orang yang menyaksikan pria itu memakai pengaman di privasinya.

Kedua tangan Jungkook melebarkan kedua kaki Hasa lalu tubuhnya berada di antaranya. Pria itu mencuri satu ciuman di bibir Hasa lalu ia tersenyum.

"Kau terlihat seperti belum pernah melakukan ini."

"Kau tidak salah," kata Hasa, cukup lama untuk memproses jawaban atas ucapan pria itu. Senyum Jungkook perlahan luntur.

"Ini pertama kali?" tanya Jungkook lagi dan Hasa mengangguk. Pria itu menciumi seluruh wajah Hasa lalu meraih kedua tangan si gadis Han, lau disampirkan ke punggungnya.

Mengerti apa maksud Jungkook, Hasa memeluk pria itu dengan erat dan menggigit bahunya saat merasakan Jungkook mendorong masuk. Pria itu beberapa kali menciumi daun telinga Hasa.

"Rileks, kau bisa membunuhku."

Merasa punggungnya mulai perih, Jungkook kembali mendorong masuk. Lalu ia menggeram dan Hasa menutup mulutnya dengan telapak tangan. Jungkook sedikit menegakkan tubuh untuk memperhatikan wajah gadis itu.

Under Shades ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang