Scene terakhir...
"Shit," gumam Jungkook setelah ciuman kembali terlepas, perkataan pria itu membuat Hasa tersenyum miring. Jungkook kembali menaruh keningnya di pundak Hasa. Bibirnya mencium leher gadis itu cukup lama.
So, enjoy it~ (Jangan lupa tekan tekan bintang untuk vote Dan berikan komentarnya yaa. Kalian ada di vote ke berapa?)
____________________________
Terdengar suara ketukan dari pintu kamar. Jungkook menjauh dan keluar dari kamar mandi tanpa berkata apapun. Sementara Hasa kembali menyalakan lampu yang padam. Samar-samar gadis itu mendengar suara Taehyung, namun ia butuh segera mandi, maka Hasa menutup pintu kamar mandi, tidak lupa menguncinya kali ini.
Pun ia menatap pantulan wajahnya di cermin wastafel, bibirnya bengkak dan ada beberapa bekas gigitan yang memerah di bibir bawahnya. Gadis itu menelan air liur lalu melepas seluruh pakaiannya dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin dari shower.
Lima belas menit, Hasa menarik nafas panjang sebelum keluar dari kamar mandi. Ia terkejut karena tidak melihat siapapun, tapi penciumannya menangkap bau tembakau yang dibakar. Matanya melirik ke arah balkon, punggung Jungkook dan Taehyung, mereka merokok.
"Taehyung," panggil Hasa.
Merasa terpanggil, si pemuda Kim mematikan rokoknya, menepuk pundak Jungkook lalu masuk ke dalam dan berdiri di depan Hasa dengan senyum tipisnya.
"Kenapa di sini?" tanya gadis itu.
"Mau mengajakmu berkeliling. Di dekat sini ada tempat bermain Casino yang harus dikunjungi."
"Aku tidak suka."
Pria itu tertawa lalu jemarinya menyentuh helaian rambut Hasa yang mulai kering.
"Aku menunggu, tidak ada penolakan. Setidaknya temani aku main" ujar Taehyung lalu ia mendorong tubuh Hasa. Gadis itu mengumpat, namun ia mengambil helai pakaian di dalam koper dan kembali masuk ke dalam kamar mandi.
Ya, setidaknya dia akan jauh dari Jungkook selama beberapa saat. Itu hal yang bagus, lagi pula Toronto tidak mungkin dilewatkan begitu saja.
Setelah keluar dari kamar mandi, Taehyung menarik tangannya dan keluar dari kamar itu. Tanpa keduanya menyadari bahwa Jungkook memperhatikan dari balkon, pria itu menghisap kembali puntung rokok keduanya.
"Pembangkang," ujar Jungkook.
+++
Aroma ganja yang dibakar sudah menjadi hirupan paling tajam yang Hasa rasakan saat kakinya melangkah masuk ke dalam sebuah tempat permainan casino. Taehyung berjalan di sampingnya. Pria itu langsung disambut oleh wanita-wanita.
"Tidak, aku dengan kekasihku" ujar Taehyung untuk menolak mereka. Hasa tidak protes, toh dia tidak dirugikan juga kalau pria itu berbicara seperti tadi.
Pinggang Hasa dipeluk oleh si pemuda Kim. Gadis itu sempat melotot ke arahnya, dan hanya ditanggapi dengan kedipan mata. Sialan, Kim Taehyung selalu seperti ini.
"Tuan, Anda tertarik untuk ikut bermain?" tanya seseorang ke arah Taehyung. Si pemuda Kim mengangguk dan mulai berdiri dekat dengan meja, permainan dimulai. Hasa mau tidak mau mendekatkan dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Under Shades ✓
Fanfiction[Be wise: Mature Content, Erotic] Sebagian diprivat, follow untuk membaca! -Agegap- Sebagai secret agent paling muda. Jungkook, sama sekali belum diberikan partner dalam misi. Awalnya, hanya menggunakan partner sementara, yang kerap direkomendasika...
