EPILOG

398 39 4
                                    

Ketegangan ini untuk sementara sudah teratasi. Ya, bisa jadi kan dapat timbul lagi dengan keadaan yang lebih darurat?

Persidangan massal yang paling banyak tertoreh dalam sejarah kriminal Korea Selatan. Pasal pasal itu membuat mereka pusing dan ingin segera mati saja.

Moon Taeil,

Sebagai penyedia suplai senjata ilegal dan membantu dalam peperangan laut tanpa alasan. Pembunuhan berencana dan ikut andil sebagai supplayer laboratorium Kang Seulgi. Merusak lingkungan alam dan menganggu pribumi.

Hukuman yang ia dapatkan, 50 thn penjara. Dengan denda sejumlah 100 juta won.

Bae Irene,

Pembunuhan berencana, sebagai buron, mantan narapidana, ikut dalam pembantaian dan kudeta berdarah, merusak lingkungan alam dan menganggu pribumi serta pendiri lab ilegal.

Irene juga mendapat denda dari negara Korsel akibat membeli wilayah perbatasan secara tidak sah.
Hukuman, mati. Tanpa banding, Irene telah lelah menjadi penjahat. Dengan denda, 500 juta won.

Kang Seulgi,

Dia dikembalikan oleh Korut beserta yang lain. Negara harus sampai membayar kompensasi untuk hal ini. Beruntung mereka tidak ditembak mati.
Suap, rencana penciptaan barang berbahaya, pembunuhan berencana, penculikan warga negara.

Hukuman, 40 tahun penjara. Dengan denda 600 juta won karena suap yang dilakukannya, ia membayar lebih mahal dari yang lain.

Jung Jaehyun,

Penyebab peperangan, perusak cagar alam, mengusik pribumi, suap, pembelian saham ilegal, penipuan, mafia, kejahatan mahasiswa (tahun 2018).

Hukuman, Mati bersyarat.

Namun kemudian ia mengajukan banding yang ditolak oleh hakim. Hukumanya bertambah, denda yang diberlakukan adalah seluruh hartanyanya akan disita untuk memperbaiki dan pengobatan korban.

Woo Dohwan,

Hukuman, perasingan dan pencabutan jabatan.

Untuk kaki tangan yang ikut andil, mereka diadili dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda 10 juta won per orang. Kecuali anak buah Eunha. Mereka hanya berusaha melindungi diri dan menemukan bukti. Mereka tidak melakukan hal kriminal.




Jung Eunha,

Pelopor perang laut mengotakkan seorang anak dibawah umur.

Hukuman, perasingan.

Jangan kalian pikir hukuman yang diberikan Eunha sungguh terlalu mudah. Dia hanya mendapat hal tersebut karena, protes warga yang menyelamatkannya. Mereka mengatakan dan memberikan bukti bukti konkrit kepada jaksa tentang korban yang sesungguhnya.

Dan juga, kekayaan Eunha yang ternyata tiada banding hingga dapat koneksi dari tentara laut Korsel dengan pasukan PBB. Masyarakat berpendapat jika keputusan bijaksana Eunha untuk menghentikan peperangan darat hingga terjadi dilautan.

Denda yang dikeluarkan pihak Eunha senilai 10 juta  dolar U$.

Park Jisung,

Mendapatkan rehabilitasi selama 20 tahun. Perasingan 20 tahun.

Saat persidangan itu keganjilan disebabkan oleh Eunha yang absen diseluruh pertemuan. Pihak Eunha, bahkan hanya ada beberapa saksi saja. Seperti, Park Jiyoung, Do Kyungsoo, Hwang Minhyun, dan Kim Jennie sebagai kartu AS Eunha melawan Jaehyun. Dan beruntungnya, Kim Jennie mau menjadi saksinya.

Yang lain, mereka hanya datang, dan tidak ada yang angkat bicara sama sekali tentang Eunha. Mereka hanya memberikan pengakuan secara tertulis pada tempatnya. Kejaksaan pun juga acuh dan lebih terfokuskan oleh penjahat yang lain.

Secara garis besar, seluruh kisah yang Jaehyun dan Eunha rakit merupakan jatuh bangunnya sebuah hubungan. Keserakahan, egois, dan saling tidak jujur merupakan gagasan pokok mengapa perang ini terjadi.

Dimana Jaehyun si pemeran utama yang selalu terlambat dalam hal apapun. Sekarang, mau bagaimana lagi dia? Kesempatan kedua benar benar hangus. Tidak akan ada lagi, kisah cinta dengan roman yang klasik seperti yang ia pikirkan sedari dulu. Ia menyesal telah berambisi bahkan pada pujaan hatinya sendiri.

Dibanding Jaehyun, Eunha sungguh sungguh menghilang.

Tuk tuk tuk.

Sepasang sepatu bergemetuk mengheningkan satu ruangan besar pengadilan ini.

"Hakim, dua kotak ditangan saya ini adalah bukti bukti yang Jung Eunha kumpulkan"

"Baik, silahkan dijelaskan Nona Roseanne"

"Ehem, kotak pertama berisi. Sebuah vaksin dalam bentuk kapsul kaca. Yang seperti ini menurut pengakuan saksi terdapat beberapa yang terbesar hingga dapat dimasuki orang dewasa. Bedanya, kapsul ini berisi cairan, sedang kapusl besar untuk penjara hologram.

Vaksin ini adalah narkoba jenis baru. Cara kerjanya, disuntikkan pada gusi calon korban. Maka mereka akan kecanduan dan dapat dikontrol"

"Kotak kedua, berisi satu general remot control. Jika kita menekannya, seluruh uang uang saham akan ludes menghilang tanpa jejak. Dan tertampung pada akomodasi personal milik Jaehyun.

Ehm apakah harus saya coba buktikan? Hakim?" Roseanne memang girl from nowhere yang dapat diandalkan. Selama ini, identitasnya dan keberadaannya hanya diketahui oleh Jung Eunha.

"JANGAN! Ku mohon hakim yang terhormat dan bijaksana. Jika kita sengaja atau tidak menekan tombol itu, bukan hanya saham yang menghilang. Akan ada hal hal diluar nalar kita yang akan meresahkan. Saya mohon Hakim" tidak tidak, ini tidak mungkin.

Seorang Jaehyun akan memohon seperti budak?

Haha, kekuasaan Eunha memang bukan main.

"Baik, kita simpan itu sebagai bukti. Silahkan Nona Roseanne kembali ketempat duduk"

"Saya rasa urusan ini selesai. Saya pamit undur diri"

Rose keluar dari pintu besar itu.

Iya, dia menghilang lagi.

Bisa kita simpulkan sekarang? Siapa yang menang dalam kompetisi mengerikan ini?
















Mission Complete

MY SWEETY HUSBIE [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang