Tuk tuk tuk tuk
Brak!
"Anak bodoh. Bagaimana bisa dia melakukan ini? Kenapa dia selalu mendapatkan sesuatu yang aku inginkan?. Lihat saja Jung Eunha, aku akan membuatmu kehilangan semuanya"
---
"Sudah siap Jung Eunha?"
"Sudah, sudah ayo"
"Tunggu dulu,"
Jaehyun menatap lekat ke arah wajah Eunha. Menelusuri mencari kecacatan di wajah bak porselen itu. Semuanya sempurna, tapi tidak dengan lipstick merah tersebut. Jaehyun melangkah memajukan tubuhnya dan menyamakan diri pada Eunha agar terlihat jelas kesalahan apa yang diperbuatnya.
Eunha mengerutkan dahi. Apa yang ada yang aneh dengan dirinya? Atau make upnya? Yang jelas Eunha gugup setengah mati. Jaehyun terlalu dekat, hingga Eunha menutup matanya. Dia memikirkan apa memangnya?
"Bibirmu..., ehm lipstick merah ini sedikit berantakan"
Eunha membuka matanya melotot. Kemudian sedikit menjauh dari Jaehyun.
"Benarkah? Sebentar- AH? Kenapa bisa seperti ini?"
Lipstick yang dipakainya memang berantakan, bukan hanya sedikit. Sepertinya tadi dia terburu buru karena takut Jaehyun menunggu lama. Eunha mengambil tisu dan mengusap bibirnya kasar untuk menghilangkan lipstick itu dan menggantinya.
"Biarkan aku yang menghapusnya"
"Baiklah,"
Eunha memberikan tisu itu pada Jaehyun. Bodoh, apa yang dia lakukan?
Zrttt zrtt
"Kau bisa bersihkan dulu sendiri. Aku akan mengangkat telepon"
"Iya"
Jaehyun berjalan menuju balkon untuk menjawab panggilan dari seseorang. Tidak mau dicap sebagai penguping, Eunha memutuskan turun kebawah.
"Jeff, kau lupa ada janji denganku?"
"Oh gosh, maaf. Aku akan segera kesana, tapi ingat. Hanya sebentar setelah itu aku pergi"
"Ya ya terserah padamu. Yang penting rinduku terobati. Bye honey. Hati hati dijalan"
"O-oh iya iya. Bye"
Setelah menutup telepon Jaehyun menyusul Eunha kebawah.
"Bagaimana aku mengatakanya?"
Eunha melihat Jaehyun yang gelisah. Merasa ada yang salah, Eunha memberanikan menegurnya.
"Ada sesuatu Jung?"
"Ah itu, shh apa ya? Ehm, klienku mengamuk?"
"Oh ya? Kalau begitu cepat pergi tunggu apa lagi?"
"Kau tidak marah?"
"Apa aku punya hak Tuan Jung? Cepatlah sebelum dia mengacaukan kantormu"
Jaehyun sedikit merengut. Kenapa dia merasa seolah tidak menginginkan ini? Jaehyun berharap Eunha menahan dirinya dan pergi bersama. Bukankah Eunha tahu semua tentang Jaehyun? Mainanya yang dimaksud.
"Kenapa diam? Aku akan pergi dengan ayah kalau kau tidak bisa"
"Aku bisa, tapi sepertinya akan terlambat"
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SWEETY HUSBIE [Complete]
AléatoireHanya tunduk pada siapa yang berkuasa. Bukan berdasar cinta, tetapi ambisi semata. NB: silahkan mengamuk karena judul dan isi berbeda jauh. Jangan lupa check sequel nya ya 2705220 #1 / gold 2705220 #5 / serius 2705220 #1 / glory 3106220 #4 / eunha ...
![MY SWEETY HUSBIE [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/214619734-64-k76723.jpg)