Suara kicauan burung di luar jendela menjadi pelengkap pagi yang cerah. Levi merubah posisi tidur. Sepasang mata mulai terbuka, sedikit menyipit karena sinar matahari yang menyilaukan. Ia menoleh ke arah kiri, menyadari jika tirai jendela sudah terbuka lebar. Sesuatu yang sangat aneh karena ia baru saja bangun dan tidak mungkin melakukan hal tersebut. Hingga aroma sedap tercium memenuhi ruangan. Berhasil menyadarkan semua rasa kantuk dengan perlahan.
Pria itu bangkit berdiri. Merasa tidak perlu meraih baju untuk menutupi tubuh bagian atasnya yang telanjang. Hanya berbekal celana piyama longgar, Levi membuka pintu kamar utama untuk mencari sumber aroma yang sangat menggugah selera.
Ruang tamu masih sepi. Pintu kamar putrinya juga tertutup rapat. Belum ada keributan yang membuat kepala pening. Kaki melangkah santai menuju area dapur dan ruang makan. Bibir tipis segera membentuk senyum kecil ketika menemukan pemandangan menarik di hadapannya.
Di sana, di depan kompor panas, seorang pemuda tinggi sedang sibuk memasak. Rambut panjang berwarna cokelat digelung sembarangan. Kemeja piyama yang menjadi pasangan dari celananya itu terlihat longgar. Ujung bawahnya hanya mampu menutupi setengah paha saja, membuat kaki jenjang dengan kulit eksotis terlihat menggiurkan. Suara bersenandung terdengar lirih. Sebuah tanda bila pemuda tersebut sedang dalam kondisi bahagia.
Tidak mampu lagi menahan diri, Levi segera mendekat. Sangat perlahan. Sengaja tidak membuat suara berlebihan hingga dua lengan terulur ke depan, memberikan dekapan erat. Eren terkesiap, nyaris menjerit. Tubuh tinggi menegang untuk beberapa detik, sebelum kekehan merdu memecahkan kesunyian bersama dengan tubuh yang mulai rileks.
"Pagi, Levi-san," sapanya dengan lembut, tanpa berhenti memanasi bacon.
"Apa yang sedang kau buat?"
Eren bergumam pelan. Tubuh sedikit kesulitan bergerak saat mengambil piring dari lemari bagian atas. Namun, pemuda tersebut tidak mengeluh, ia tetap biarkan lengan kokoh mendekapnya dengan kuat. "Hmm... roti isi bacon, telur, dan sedikit salad. Apakah tidak apa-apa?"
"Terdengar sangat lezat."
Kekehan terdengar lagi sebagai jawaban. Kini, pemuda itu sedang mengolesi mentega untuk memanggang roti. Ia kembali bersenandung. Tangan kiri yang bebas sudah menyentuh permukaan tangan besar yang tidak berhenti memeluk.
Hingga kecupan basah itu mulai muncul.
Eren menggigit bibir, setengah memejamkan mata. Tidak menolak saat Levi memberikan cumbuan basah di sekitar tengkuk dan leher. Menggoda setiap titik sensitif yang sudah pria itu temukan sejak satu bulan yang lalu.
Beberapa detik kemudian, roti dan beberapa bahan lainnya sudah tertata di piring. Kompor segera dimatikan. Eren menggeram pelan sebelum berbalik dan mengalungkan lengan ke leher kokoh. Mata hijau terlihat sedikit gelap, membuat pria pendek menyeringai kecil.
"Kau tahu jika kecupan tersebut sangat berbahaya, Tuan Ackerman," bisik Eren dengan nada sensual, sembari mengusap potongan undercut milik Levi dengan perlahan.
"Berbahaya kenapa, hm?" Balas pria tersebut. Dua tangan kini sibuk merogoh aset penting di bagian belakang. Meremas pantat tebal yang selalu berhasil menarik perhatian. "Aku hanya ingin memberikan perhatian kepada kekasihku di pagi hari. Apa itu salah?"
Alis tebal mengerut dalam. Wajah manis terlihat frustasi. Tanpa perlu godaan lain, kedua bibir segera berpagutan. Begitu lembut dan penuh perasaan. Eren meleguh pelan. Pinggang menempel pada pinggiran kompor. Dua tangan mendekap tubuh pendek lebih erat lagi hingga dua dada saling menggesek.
Levi bergumam. Mata setengah terbuka, mengamati bagaimana mata hijau tersebut memandangnya sayu. Ada urgensi tidak asing yang membuat keduanya mulai menggerakkan pinggul masing-masing. Mencari pelepasan. Ciuman bertambah panas. Sebelum suara pintu terdengar dari arah belakang.
KAMU SEDANG MEMBACA
MIZZLE [RIVAERE]
Fanfiction[Pemenang Watty 2021 Kategori Fiksi Penggemar] [BL] [BOY X BOY] Disclaimer: Karya ini mengandung tema boy x boy / BL (Boys Love) / Gay / dan sebutan lainnya. Silakan baca bagian deskripsi lebih teliti lagi bagi yang tidak menyukai cerita dengan tem...
![MIZZLE [RIVAERE]](https://img.wattpad.com/cover/209511630-64-k552156.jpg)