Seorang lelaki melangkah menuju hotel sembari memegang ponselnya. Ia tampak menelepon seseorang.
"Buka pintunya, aku sudah sampai.."
Tanpa ada jawaban dari seberang, pintu kamar yang dituju akhirnya terbuka dan membiarkan lelaki itu masuk.
"Pakai ini Nari" ujarnya seraya mengulurkan tas belanja yang berisi pakaian ganti. Nari menaikkan satu alisnya lalu menerima tas belanja itu untuk mengecek isinya. Matanya membulat karena terdapat beberapa pakaian di dalamnya.
"Banyak sekali?! Kita mau pindahan??"
"Memang begitu kan? Tapi untuk sementara kita di sini dulu sambil aku berusaha mencari tempat yang cukup jauh dari jangkauan Jaehyun hyung. Ayo cepat ganti pakaianmu, kita kencan hari ini" ujar lelaki bernama Jaemin seraya menyunggingkan senyuman lebar hingga memperlihatkan deretan giginya yang rapi.
"Ken..kencan?"
"Iya. Ayo sana ganti pakaian dan bersiap. Atau aku saja yang menggantikan pakaianmu?" tanya Jaemin seraya tersenyum miring saat memperhatikan Nari. Nari hanya mendengus dan mengambil asal pakaian barunya lalu beranjak pergi menuju kamar mandi untuk berganti pakaian.
Selang beberapa menit akhirnya Nari keluar dari kamar mandi. Sesekali ia menunduk untuk merapikan pakaian yang ia kenakan. Pakaian yang sangat cocok untuk Nari, bahkan wanita itu terlihat tampak lebih cantik saat mengenakan pakaian tersebut. Jaemin yang sedang menunggu Nari lantas menolehkan kepalanya untuk melihat penampilannya. Lelaki itu terlihat terdiam dan matanya terus menatap Nari. Cantik. Dia sangat cantik, pikirnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jaem? Bagaimana?"
Hening. Yang dipanggil hanya bisa menatap dan terus menatap tanpa menjawab pertanyaan Nari.
"Jaemin?"
"Hah? Apa?"
"Aneh ya? Sudah kuduga, ini bukan styleku"
"Tidak tidak! Kamu lebih cocok begini. Kamu cantik" bantah Jaemin sambil mengacungkan dua jempolnya ke arah Nari. Matanya masih saja menatap Nari dengan lekat hingga membuat Nari merasa canggung.
"Terima kasih"
"Sudah? Ayo berangkat?"
Nari mengambil tas selempang miliknya dan mengangguk. Jaemin menarik tangan Nari kemudian menggandengnya seraya keluar dari kamar hotel. Keduanya melangkah menuju parkiran dan berlalu meninggalkan hotel.
. . . .
Jaemin mengajak Nari untuk berkencan di tempat yang pertama yakni sebuah pantai. Keduanya melangkah mendekati pantai yang terlihat sangat cerah sekaligus sejuk. Angin laut tak jarang menerpa membuat suasana menjadi lebih damai. Terdapat banyak orang yang juga menghabiskan waktunya untuk bersantai di sana. Tak lupa Jaemin juga seringkali mengajak Nari untuk berfoto berdua, bahkan secara diam diam lelaki itu memotret Nari apapun yang sedang dia lakukan seperti seorang paparazzi. Ketika Nari sedang bermain dengan pasir pantai dan menuliskan sesuatu, ketika Nari sedang berlari kecil saat ombak datang, ketika Nari menatap ke laut dengan tenang, semua yang Nari lakukan Jaemin selalu mengabadikannya melalui jepretan foto di ponselnya.