9. That's not the way

1.6K 137 0
                                        

Seorang pria tengah memasang dasinya seraya menatap cermin di hadapannya. Raut wajahnya tampak tenang dan begitu dingin. Pagi itu tiba tiba ponselnya berdering tanda ada telepon masuk. Rupanya dari orang suruhannya, Johnny.

"Tuan, nona Nari tidak pulang semalaman ke mansion tuan"

Salah satu alis Jaehyun terangkat saat mendengar kabar tersebut. Ia terlihat terkekeh pelan sambil menggelengkan kepala. Tangannya terangkat untuk memijit pelan keningnya.

"Biarkan saja mereka menghabiskan waktu bersama untuk hari ini. Karena besok mereka tidak akan bisa bertemu lagi" ucap Jaehyun sebelum ia memutus sambungan teleponnya.

.
.
.
.

Di lain tempat terdapat dua orang yang tertidur dalam satu ranjang. Siapa lagi kalau bukan Jaemin dan Nari. Setelah kemarin mereka saling berbicara mengenai masa lalu Nari, akhirnya Jaemin memutuskan untuk tidak memulangkan Nari ke mansion sang kakak. Jaemin memilih untuk mengajak Nari menginap di sebuah hotel yang jaraknya cukup jauh dari mansion Jaehyun. Terlihat Jaemin yang terlelap dengan satu lengan memeluk pinggang Nari dan lengan lainnya berada di bawah kepala Nari. Sedangkan Nari tampak membelakangi Jaemin.

Drrtt drrrttt

Jaemin terbangun saat merasa ada ponsel yang bergetar. Sambil tetap pada posisinya, tangannya meraih ponselnya untuk mengecek pesan tersebut. Ternyata tidak ada. Ternyata bukan dari ponselnya, berarti...
Buru buru ia mengambil ponsel milik Nari dan menyalakan ponsel tersebut. Sesekali ia melirik Nari yang masih terlelap di sampingnya. Rahangnya mengeras saat ia melihat notifikasi pesan yang muncul di lockscreen ponsel milik Nari.

From : Tuan Jaehyun

Kamu harus pulang hari ini atau saya yang akan menyeretmu pulang

Jaemin segera menghapus pesan itu dan hendak mengembalikan ponsel Nari pada tempat sebelumnya. Tangan Jaemin kembali memeluk Nari dengan erat meskipun wanita itu tampak tidak mengetahuinya karena masih terlelap.
Jaemin masih membuka matanya seolah tengah memikirkan sesuatu.

"Sampai kapan pun aku tidak akan mengembalikanmu pada Jaehyun hyung. Tidak akan pernah" batin Jaemin seraya tengah menatap jendela kamar hotel. Tanpa ia sadari pelukannya yang semakin erat membangunkan Nari dari tidurnya.

"Jaem?"

Hening, Jaemin masih terlihat melamun dan masih memeluk Nari dengan erat.

"Na Jaemin?" Kali ini Nari memanggil Jaemin seraya menolehkan kepalanya untuk melihat apa yang terjadi. Jaemin tersentak dan baru sadar ia sudah membangunkan Nari. Dengan segera ia pun melepas pelukannya pada Nari.

"Maaf Nari, aku sudah membangunkanmu.."

"Kamu baik baik saja?"

Jaemin tampak terdiam dan tidak menjawab pertanyaan Nari. Ia menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, namun Nari melihat raut wajah Jaemin yang begitu khawatir sebagai jawaban yang pasti. Nari sangat yakin bahwa saat ini Jaemin sedang tidak baik baik saja. Nari bangun dan lantas duduk menghadap Jaemin.

"Katakan.. ada apa?"

Belum sempat Jaemin menjawab namun ponsel Nari tiba tiba berdering. Nari menoleh untuk mencari lalu mengambil ponselnya itu.

"Jangan diangkat"

Mendengar hal itu, Nari lantas menoleh dan menatap Jaemin dengan tatapan bingung.

"Kenapa?"

"Turuti apa kataku Nari"

"Jawab aku dulu Jaem, kenapa?"

THE SEXRET BOY Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang