"Jangan sembunyi karena tidak berani. Lawan ketakutan, singkirkan pengkhianatan, sampai kau berhasil menegakkan kebenaran."
Alunan lagu dari ponsel yang tergeletak sembarangan menemani rasa lelah yang dirasakan. Dibawakan oleh Harry Styles dengan judul Falling. Kelopak mata Acha terpejam, tetapi pendengarannya masih mengikuti lirik dari lagu yang terus mengalun. Sampai, ia beranjak menyambar ponselnya itu mulai dengan strategi yang telah direncanakan matang-matang. Hanya meminta kontak Devid kepada Devita, bagaimana reaksi cewek kecentilan itu akhirnya?
Acha mulai mengetikkan pesan. Tidak ada balasan, ia pun berpikir keras cara apalagi yang bisa memancing emosi Devita? Ah, ya bukankah kemarin Bram baru memasukkannya ke grup MAPALA? Ah, mengapa Acha lupa? Ia segera mencari nama Devid dan tentunya, berhasil mendapatkan lalu dengan cepat memberikan pesan lagi kepada Devita, bahwa ia berhasil mendapatkan kontak Devid tanpa meminta.
Tidak ada niatan Acha untuk mengirim pesan kepada lelaki itu. Namun, di ruang kecil tanpa penerangan wajah Devita sudah memerah menahan emosi. Barusan ia menerima pesan gila dari Acha. Ia segera beranjak menuruni anak tangga, tidak peduli dengan jarum jam dinding menunjukkan pukul satu dini hari. Toh, dipastikan Devid juga belum tidur. Dari arah seberang, Lolita mendapati anaknya berlarian keluar, mau apalagi anak keras kepalanya itu?
Pintu terbanting menggema. "Vita!" teriaknya, tetapi nihil tidak ada jawaban.
Langkah Devita mantap memasuki pekarangan rumah Devid yang sama luas seperti miliknya. Pintu di depannya dikunci, ia mengetuk dengan tidak sopannya karena keadaan sekarang sangat penting dibanding menjaga kesopanan, batin Devita. Tidak lama, pintu dibuka oleh wanita yang masih terlihat muda, kedua matanya menahan kantuk yang sangat berat.
"Tante, aku izin mau nemuin Devid, ya?" pinta Devita, sambil mendorong pintu agar bisa masuk ke dalam.
Dinda yang baru saja tertidur harus diganggu lagi. Namun, jika ia menolak sudah disayangkan karena Devita berhasil masuk lalu berlarian menuju lantai atas. Secepat mungkin Devita mendorong pintu kamar Devid yang remang-remang, ternyata temannya sudah tidur tanpa menyelimuti tubuh. Tanpa menunggu lama, ia menggeledah semua isi kamar, tidak didapatinya ponsel milik Devid.
Selesai membuka laci Devita berpindah menuju bantal yang Devid gunakan, lelaki itu mengerang terganggu, tetapi Devita terus mencari keberadaan ponsel yang harus dilenyapkan nama Acha di sana. Devid membuka kedua matanya kesal. "Oi! Ngapain sih lu ke sini," makinya, seraya membanting guling dan berakhir terbanting ke lantai.
"Mana ponsel? Gua mau pinjem, sebentar aja, Dev ...," jelas Devita, tidak berhenti mencari keberadaan benda pipih berwarna hitam.
"Buat apa, Cina! Sana pulang gua mau tidur," usir Devid, tidak peduli apa yang dilakukan temannya itu di kamar. Sampai, sebuah cubitan mendarat di lengan bawahnya.
"Pinjem, Dev ...," ulang Devita.
Karena kesal, sedang enaknya tidur Devid pun menyerahkan ponselnya. Bodoamat dengan isi aibnya sendiri. Namun, Devita tidak langsung bahagia karena ponsel milik Devid dikunci.
"Pinjem tangan lo, Dev, jangan pelit, deh!" Devita menarik kedua tangan Devid yang sengaja disembunyikan di bawah tubuh telungkupnya. "Devid!" pekik Devita mulai kesal.
"Babi, lu gua lagi tidur! Ganggu, njing!"
Penghuni kebun binatang mulai diluncurkan, tetapi Devita tetap memaksa Devid agar ponselnya bisa ia gunakan dengan cepat. Memblokir kontak Acha adalah jalan ninjanya, lihat saja perempuan sok cantik yang ingin mendekati Devid akan berakhir mengenaskan, batin Devita. Setelah kuncinya terbuka, ternyata belum ada pesan dari kontak yang tidak dikenal. Ia pun mencari nama Acha di grup MAPALA, setelahnya memblokir kontak itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEGI EMPAT 3 [COMPLETED]
Fiksi RemajaPINDAH KE DREAME Rank 19-08-21 #1 Devid #1 Indomembaca #2 Bestseller #2 Akudandia #4 Trend (Series 1 & 2 Di Dreame 16+) Follow sebelum baca, ya, guyss. Kepergiannya hanya meninggalkan jejak seorang anak. Janjinya menemani hilang begitu saja, berlal...
![CINTA SEGI EMPAT 3 [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/225183986-64-k554922.jpg)