minju dan hyewon milih untuk di rumah aja di hari minggu.
minju lagi duduk bersila di teras, sibuk dengan gitar dan catatan di depannya. dengan yuri disampingnya. sesekali mereka membalas sapaan tetangga atau anak-anak kecil yang lewat.
"gue pergi bentar ya, belanja bulanan. lo sibuk kan? atau mau ikut?" tanya hyewon sambil make sendalnya nanya ke minju.
minju menggeleng, "disini deh."
"lo mau ikut?" tanya hyewon ke yuri.
yuri mendelik, "dih ngapain."
hyewon terkekeh, "oh iya, yujin wonyoung katanya mau dateng, sama sakura. yena chaeyeon juga."
yuri nyaut, "lo ngapain manggil mereka? mau tawuran?"
"gatau kepingin aja."
"dih, ketularan anehnya yujin." ucap minju
hyewon ngacak rambut minju, "dahlah. pamit ya."
"ya, tiati." jawab minju dan yuri kompak.
baru aja hyewon keluar, suara motor yang minju kenal dateng nginterupsi.
"misi, paket."
minju dan yuri terkekeh.
"wonyoungnya mana?" tanya minju.
"lagi sok sibuk. katanya bentar lagi jalan."
minju ngangguk, "kalo mau masuk, masuk aja."
yujin milih buat duduk di samping minju dan yuri.
yuri tiba-tiba berdiri, "dah lah anjing! jadi nyamuk gue. gue ke dapur ya, mau rampok bahan pangan."
"rampok bilang-bilang." sahut yujin.
"biar dosanya ga banyak-banyak amat." ucap yuri terus ninggalin yujin dan minju.
yujin ga banyak tanya. cuma duduk anteng sambi merhatiin catatan minju. koreksi, minju.
"heh, nadanya udah dapet?" tanya yujin.
minju mendicih sambil ngangguk, "hah heh hah heh, pake nama kek. udah rekam. tinggal lirik aja sama tambahan melodi nanti."
yujin mengangguk dan milih diem karena dia ga bisa bantu. yujin itu ahlinya akademik, soal buat melodi atau semacamnya, dia ga bisa.
minju menghela napasnya terus nyenderin tangannya sebagai tumpuan untuk dia natap langit.
yujin ketawa kecil, "kenapa lo? mentok?"
"iya, gegara lo dateng, jadi bingung aja ama liriknya."
"kalo gitu, lupain aja dulu. kita ngopi-ngopi sambil ngudud."
minju nabok lengan yujin, "ngasal lo! tapi lo ngerokok?"
yujin menggeleng, "kadang."
minju ngacungin jempolnya, "gud. HAH?!"
yujin terkekeh, "kadang, kalo stress."
"wah, lo bisa stress?"
"ya bisa lah anying." jawab yujin ngegas. minju nganggukin kepalanya.
"lo ga protes?" tanya yujin.
"protes apaan?"
"ya, kan gue ngerokok. kata hyewon, lo ga suka cowok perokok."
minju menggeleng, "gue cuma temen lo, ngapain ngelarang. lagian lo juga udah tau konsekuensinya, jadi ya pasti lo udah berfikir 2 kali sebelum ngelakuin itu."
KAMU SEDANG MEMBACA
weird ; jinjoo (end)
Fiksi Penggemaryujin yang aneh dan minju yang humble. ... genderbender ! harsh words, non-baku 'asgjpdlmn
