Jangan lupa vote+komen kalian sebanyak-banyaknya ya^^
Hope u like it!
====================
Menjelang akhir Januari, Mi Kyong harus menemani Jae Hyun melakukan perjalanan bisnis ke Amerika Serikat selama 28 hari. Bahkan setelah dia kembali ke Korea Selatan, dia tidak bisa langsung pulang ke Seoul karena harus menemani Jae Hyun yang ingin mengetahui perkembangan bisnisnya di Incheon dan Busan.
Setelah 34 hari, Mi Kyong akhirnya kembali ke Seoul, kota kelahirannya. Selama itu pula, Mi Kyong rutin mengirim pesan kepada Seo Jun. Kadang jika ada waktu, mereka akan berbicara lewat telepon dan video call, membagikan kisah pengalaman mereka pada hari itu, saling bertukar kabar, dan lain-lain.
Seo Jun saat ini tengah sibuk mempersiapkan perilisan album barunya, serta acara fanmeeting untuk mempromosikan album barunya, sekaligus menyapa penggemarnya setelah sekitar dua tahun dia tak muncul di hadapan publik.
Pesan dari Seo Jun dia arsipkan agar tidak tenggelam oleh pesan lain. Tak Mi Kyong sangka, ternyata itu juga membawa keberuntungan padanya ketika dia tak sengaja melihat Jae Hyun membongkar isi ponselnya. Jae Hyun hanya bertanya kenapa dia sering bertelponan kepada Seo Jun. Mi Kyong saat itu menjawab, "Aku hanya ingin berbagi cerita saja dengannya. Ah Rim jarang bisa dihubungi dan aku tidak mengenali kontak temanku yang lainnya. Hanya Seo Jun satu-satunya yang menjadi teman bicaraku. Oppa tidak perlu paranoid. Kami hanya berteman."
Mi Kyong tahu kalau Jae Hyun tidak mau dia terus berhubungan dengan Seo Jun. Mi Kyong selalu membela dirinya bahwa hubungannya dengan Seo Jun hanya sebatas teman setiap kali Jae Hyun mengungkit topik tersebut. Pernah suatu hari, Jae Hyun melampiaskan emosinya kepada sang manajer hotel miliknya di New York. Sang manajer itu ternyata diam-diam menatap Mi Kyong dengan tatapan mesum setelah rapat selesai.
Hal ini tentunya membangkitkan amarah Jae Hyun yang sudah buruk, hingga akhirnya dia memecat sang manajer. Mi Kyong sendiri mulai lelah menghadapi sisi posesif Jae Hyun yang semakin parah. Bagi Mi Kyong, sikap Jae Hyun agak kekanakan karena terlalu takut kehilangan dirinya. Secara tidak langsung, Jae Hyun sama saja meragukan kesetiaan Mi Kyong.
Lusa setelah kepulangannya, Mi Kyong menggantikan kakaknya yang sibuk dengan pekerjaannya itu untuk membeli kue ulang tahun ibunya. Dia tengah sibuk memilih kue ketika tiba-tiba ponselnya berdering. Nama Seo Jun muncul di layar ponselnya. "Yeoboseyo," ucap Mi Kyong otomatis.
"Apa kau ada waktu? Aku ingin mentraktirmu makan nasi goreng kimchi kesukaanmu," balas Seo Jun.
"Hari ini aku tidak bisa. Eonni-ku sibuk, jadi aku harus menggantikannya mengurus kue dan hadiah untuk ibuku," tutur Mi Kyong penuh penyesalan.
"Haish, dia selalu saja sibuk bahkan di hari minggu sekalipun," gerutu Seo Jun.
"Itu karena Jae Hyun Oppa mengkritik beberapa kekurangan di mall sehingga Eonni sibuk memperbaiki kekurangan tersebut," Mi Kyong membela kakaknya.
Seo Jun beberapa detik tidak merespon sehingga Mi Myong mengira telepon itu terputus. Namun saat dia melihat ke layar, telepon mereka masih tersambung. "Kau dimana sekarang?" Seo Jun akhirnya kembali bersuara.
"Aku sedang membeli kue untuk ibuku."
"Toko kue dekat rumahmu itu?"
Mi Kyong mengiyakan. "Tunggu aku di sana. Saat ini aku sedang berada di daerah rumahmu," pinta Seo Jun sebelum mengakhiri panggilan.
Tak sampai lima menit, Seo Jun memasuki toko kue tersebut. Kali ini dia mengenakan mantel bertudung dengan bulu lembut di pinggirnya. Saat dia berdiri di samping Mi Kyong yang masih sibuk mengamati kue ulang tahun di lemari pendingin, Seo Jun baru melepaskan tudungnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Lost Soul Mate ♡
RomanceThe Lost Soul Mate (Pasangan Jiwa yang Hilang) ⓒ2021, by Violette [Author of Wattys Winner 2020] Love Story in Korea Sempat menduduki rank : 🥇#1 Kdrama dari 1,2 k cerita. 𝑺𝒆𝒎𝒖𝒂 𝒅𝒊𝒎𝒖𝒍𝒂𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒆𝒑𝒖𝒌 𝒔𝒆�...
