🌚🌚🌚🌚
Agak aneh, tapi semoga suka.
...
Jaehyun, Mark, dan Jeno mau menangis saja saat melihat para istri mereka...
MENGGUNAKAN LINGERIE
kata lainnya
HAMPIR TELANJANG
sambil memvideokan kegiatan mereka menggunakan camera milik Nana. Dibelakang mereka ada Sungchan, Shotaro dan Jefian yang tengah tertidur pulas di kasur. bisa bisanya...
"oh..." Rena terdiam dan membulatkan matanya saat melihat 3 pria de.. ah tidak, 2 pria dewasa dan 1 pria sudah sangat dewasa itu di depan pintu kamar,.
Baik Achana, maupun Rena dan Nana kini terdiam kaku. Hingga akhirnya Jaehyun berdeham dan 3 wanita itu segera mengambil kemeja suami masing-masing dan memakainya.
"jelasin." Ujar Jaehyun dingin.
Mereka saling menyenggol satu sama lain hingga pada akhirnya Achana menghela nafas lalu menatap suaminya penuh harap agar tidak berakhir dimarahin atau dihukum.
"habis liat youtube tadi, ada yang vlog pake baju ini sama temen-temen nya.." Lirih Achana
"Kenapa rumah berantakan banget? Kenapa pisau ada di karpet?" Tanya Jaehyun lagi
Sedangkan Mark dan Jeno tengah menatap istri mereka dengan tatapan lapar.
"Uhm, tadi main kejar-kejaran sama Uchan, sama Tharo, sama Jefian, terus pisaunya bekas potong apel, sampah apelnya ada kok disitu..." Achana menunduk dan memainkan ujung kemeja Jaehyun yang ia kenakan.
"hah..." Jaehyun memijat pelipisnya, berusaha tidak marah kepada istrinya yang tengah hamil lagi itu.
"Sabar pah, papah tuh berada di circle yang salah, jadi anggap aja papa muda lagi oke?" Ujar Jeno
Jaehyun menatap sinis anak keduanya yang sedang menepuk bahunya itu. Jeno tersenyum canggung lalu memamerkan cengiran tidak berdosa nya.
"hiks... Hiks... Maafin Achan..." Achana sedaritadi menangis
Oh, tadi siapa yang bilang mau puasa ngomong ke suami nya?
"Ganti baju sekarang." Ucapan Jaehyun membuat Achana, Nana dan Rena berlari mengambil baju mereka dan masuk ke kamar mandi.
Nganu? Jaehyun gak bisa nganu sama Achana sampe beberapa bulan kedepan.
"Aku mau tidur!" Seru Jeno
"Beresin bawah." Ucapan Jaehyun membuat Mark dan Jeno mengerutkan dahinya tanda tak suka, tapi tetap mereka kerjakan.
.
.
.
Achana sekarang lagi sibuk dengan handphone Jaehyun di tangannya. Memilah foto yang menurutnya tidak bagus lalu menghapusnya.
Ada berapa foto Achana di hp Jaehyun? Jawabannya, 1000 lebih. Achana aja sampai capek scroll. Ini suaminya stalker apa gimana? Foto Achana lagi makan pun ada loh ini.
Achana terus scroll layar hp milik Jaehyun, kakinya ditutupi selimut, dan badannya masih menggunakan kemeja milik Jaehyun. Kakinya sesekali bergerak menendang angin kala melihat beberapa hal menggemaskan di hp Jaehyun. Seperti, Jefian yang tengah menangis, atau Jefian yang tengah memukul Mark.
Jaehyun kemana? Biasa, Coli. Udah dari setengah jam yang lalu, dan Jaehyun sama sekali belum keluar dari kamar mandi. Maklum, Achana gak mau bantu.
Achana iseng membuka email Jaehyun, dan betapa kagetnya ia saat melihat banyak email dari anak buahnya dengan laporan banyak nama.
Seperti, 5 orang pria yang berusaha menjatuhkan perusahaan milik suaminya itu, atau ada seorang wanita yang berusaha merebut posisi sekertaris milik Christopher dan akan menjebak Jaehyun.
Masalahnya, bagaimana mereka bisa tau?
Oh astaga, kepala Achana pusing dibuatnya. Lagi, ia menscroll email dan draft Jaehyun. Tidak ada yang menarik. Sama sekali tidak ada, bahkan kontak Jaehyun saja kebanyakan laki-laki yang perempuan hanya ada keluarga dan perempuan yang Achana kenal. Alasannya? Jaehyun malas berhubungan dengan lawan jenis selain Achana dan keluarganya.
"Gak ganti baju?" Tanya Jaehyun yang selesai dengan kegiatannya di kamar mandi, tentu saja ia berakhir dengan mandi.
"Males mas, Achan mau rebahan aja." Achana semakin menaikkan selimut yang ia gunakan.
Saat hamil kedua kalinya ini, Achana lebih suka bermalas-malasan, dan menjelema jadi atlit rebahan.
Sama seperti pembaca yang sudah menjadi atlit rebahan.
Jaehyun berjalan ke arah lemari dan mengambil piyama sang istri yang bergambar donal bebek warna biru.
"Simpen dulu handphonenya, mas gantiin baju kamu." Ujar Jaehyun
Achana merengut tak suka, tetapi ia tetap menurut. Jaehyun yang sedang marah bukanlah hal baik. Achana membiarkan Jaehyun melepaskan kemeja dan lingerie nya, diganti dengan baju dalaman lain serta piyama donal bebek tadi. Tegang lagi? Enggak kok, kan Jaehyun sambil istighfar.
Ya padahal mah bangun sedikit, tapi gapapa, ntar tidur lagi kok. Jaehyun udah biasa soalnya.
"Mas mas..." Panggil Achana pada Jaehyun yang tengah berganti pakaian nya sendiri
"Dalem sayang?" Jawab Jaehyun yang kini tengah menggunakan kaos hitam miliknya, lalu menghampiri Achana.
"Kalo Achan mau nginep di villa nya mas yang ada di Bali boleh gak? Tapi berdua doang, Achan sama mas aja.." Pinta Haechan dengan mata berbinar.
Jaehyun tersenyum dan mengangguk tanda setuju.
"Mau kapan sayang?" Tanya Jaehyun yang kini mengelus rambut Achana
"Nanti kalo Achan udah 5 bulan!" Seru Achana
"Oke sayang" Jaehyun tersenyum senang lalu mencium bibir istrinya itu.
Lumayan, kesempatan gak datang dua kali. Kan bisa skidipapap kalo kata Jeno mah.
.tbc.
Nahloh?
KAMU SEDANG MEMBACA
Mama Achan [SELESAI]
Fanfictionbook season 2 of Mama Muda ini tentang Jaehyun Rahandika yang semakin hari semakin bucin sama istrinya itu, Achananisa Hasanah. warn! gs! crackpair Jaehyuck!
![Mama Achan [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/248944480-64-k182315.jpg)