2

10.2K 1K 238
                                        

...

Jam sudah menunjukkan pukul 11. 23 AM

Achana keluar dari kamar sambil membenarkan tataan rambut dan bajunya. Hari ini Jaehyun memelas untuk meminta ditemani ke kantor, Achana sebagai istri yang berbakti nurut aja sama suaminya.

Ya setelah di iming-iming gofood makanan sesuka hati tentunya.
Duit? Bagi Jaehyun tak masalah, yang penting ia ditemani istrinya hari ini.

"Are u lost baby girl?" Tanya Jeno yang sedang duduk di sofa ruang keluarga sambil menaik turunkan alisnya

"Hilih." Achana langsung mendelik ke arah Jeno dan memasang wajah datar.

"Ih si mama sensi. Ma, Sungchan mana? Shotaro dah pulang? Jisung juga ya berarti? Jefian bantet kemana? Bang Mark dah balik lagi?" Tanya Jeno

"Shotaro sama Jisung udah pulang, Sungchan nginep di rumah Bunda, katanya mau main sama Shotaro. Iya Mark udah pulang semalem, Jefian nya di pinjem Mark, buat belajar jaga anak sekalian mancing Rena biar hamil." Jawab Achana yang kini duduk sebelah Jeno

"Kapan dibalikin si bantet?" Tanya Jeno yang kini membuka kaleng monde.

"Oalah asem ketipu." Jeno menatap datar kaleng yang berisi rengginang itu dan kemudian memakannya.

"Minggu depan. Kamu kapan pulang? Udah gede masih aja suka diem di rumah papa nya." Cibir Achana

"IH DI USIR DONG NONO!" Seru Jeno tak terima

"Aa ih berisik!" Nana yang baru beres beli roti bakar yang lewat protes karena suara Jeno yang besar

"Mama mau?" Tanya Nana sambil menunjukkan plastik berisi roti bakar

"Gak ah, buat Nana aja." Jawab Achana

Nana mengangguk dan segera menuju dapur untuk memindahkan roti bakar tersebut ke piring.

Tak lama, Jaehyun keluar dari kamar dengan tas laptop di tangan kirinya, dan handphone di tangan satunya, Jaehyun jalan menghampiri Achana dan mencium sekilas bibir istrinya itu.

"AKU MAH NGONTRAK DA!" Seru Jeno kesal

"Gandeng ih aa!" Seru Nana dari arah dapur

"Iya neng maaf!" Ujar Jeno

"Ayok sayang." Ajak Jaehyun lalu memberikan handphonenya kepada sang istri

"Ayoooo!" Achana segera berdiri dan merapihkan dressnya lalu memeluk lengan Jaehyun dan berjalan beriringan.

"pulang jam berapa?!" Tanya Jeno

"5 sore." Jawab Jaehyun

Jaehyun segera menutup pintu rumah dan membiarkan sang istri memasuki mobil terlebih dahulu.

"NANA! AYOK KITA SAWADIKAP SKIDIPAPAP MUMPUNG PAPA SAMA MAMA PULANG SORE!!!"

.
.
.

Jaehyun membuka pintu mobilnya dan berjalan keluar, lalu ia menuju bagian lain dari mobilnya itu dan membukakan pintu disamping pengemudi dimana tempat sang istri duduk.

Jaehyun melakukan ini agar sesuatu hal buruk tidak terjadi, padahal di dalam mobil Achana sudah mendumal tak jelas karena Jaehyun yang lebay.

Selain itu juga, Jaehyun menyuruh semua pegawai kantor dan juga semua anak buahnya untuk memperketat kemanan perusahaan yang akan Jaehyun datangi. Bahkan Jaehyun meminta siapapun yang menyakiti istrinya, harus di pecat dan di blacklist, bila bukan dari perusahaan nya, maka harus berurusan dengan kepolisian.

Sungguh bucin sekali tuan Jaehyun Rahandika ini.

"Selamat siang tuan, nyonya." Sapa para pegawai

Mama Achan [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang