//JLEB//
Tanpa diduga, Melly telah berada di depan Robbie dan melindunginya. Ia terkena tusukan itu di perut.
"Mbak..." -Robbie
"Sensei?!" -Naib
Luchino baru saja sampai, dan ia terbelalak melihat apa yang telah terjadi.
"MELLY!!!"
Seketika, Patricia merasakan lehernya perih, dan ternyata Melly berhasil menyuntikkan obat degenerasi tingkat 5 ke Patricia.
"BRENGSEK!!!"
Dengan kasarnya Patricia mencabut pisau yang ditusukkan ke perut Melly hingga membuat darahnya terciprat.
"Gaaahhk-" -Melly
Melly memegangi perutnya dan menahan rasa sakit yang luar biasa, ia terbatuk-batuk dan keluar darah dari mulut. Ia berusaha berdiri namun akhirnya mulai kehilangan kesadarannya. Luchino kembali ke wujud manusia dan langsung berlari menuju tunangannya itu.
"MELLY... MELLY!!! BERTAHANLAH!!! JAWAB AKU, MELLY!!!" -Luchino
Naib menyaksikan momen dimana Patricia berteriak kencang karena tubuhnya mendadak jadi mengerut seperti lansia dan tulang-tulangnya menjadi keropos membuatnya encok dan terjatuh di lantai.
"Baiklah, sekarang akui kekalahanmu!!!" -Naib
Dengan susah payah Naib memaksakan untuk berdiri dengan kaki kanannya yang hampir putus, untungnya Patricia terbaring lemah di lantai dan bisa dibekuk dengan mudah oleh Naib.
"TERKUTUKLAH KALIAN! DASAR KURANG AJAR!" -Patricia
"Kutukan... kutukan... bosan gw dengerinnya cok!!!" -Naib
//BUUGHHH//
Naib menyikut tengkuk Patricia dan membuatnya pingsan, lalu ia melihat ke arah Luchino yang panik setengah mati sambil memegangi Melly yang sudah bersimbah darah.
"MEDIS!!! MEDIS!!! SEGERA KESINI!!!" -Luchino
"Sial!!! Ini gawat!!!" -Naib
Tak lama Emily datang bersama Aesop, dan langsung membawa Melly ke rumah sakit. Naib dan beberapa hero lain yang terluka juga dibawa untuk melakukan perawatan.
Di luar, Martha bersama dengan Emma, Luca, Helena, dan Tracy masih sibuk melindungi orang-orang markas yang berada di dekat perpustakaan.
"Helena!!! Posisi!!!" -Luca
"ARAH JAM 4!!! ARAH JAM 4!!! MEREKA BANYAK BERMUNCULAN DISANA!!!" -Helena
"Jangan panik! Martha, divide!" -Emma
"Baik!!!" -Martha
Bahkan Helena dan Tracy yang bukan hero ikut bertarung, Tracy menggunakan baju robot seperti Ironman, ia bertugas melindungi orang-orang dari serpihan puing bangunan. Sementara Helena menggunakan mata batinnya untuk mendeteksi lawan yang akan datang.
Luca menggunakan kekuatan listriknya dan menyambar para followers Yidhra, Emma kembali menggunakan mode NOIR untuk membersihkan lawan dengan lebih cepat, dan Martha membuat seluruh tubunya menjadi sangat keras untuk bertahan.
Para followers malah semakin tambah banyak, untungnya Jack dan Edgar datang tepat waktu untuk membantu mereka.
"Darling?!" -Emma

KAMU SEDANG MEMBACA
Survive in Capital | Identity V Modern AU |
Hayran KurguBerlatar fantasi modern, dimana nasib sebuah kota ada di tangan seorang berandalan kampus bernama Naib Subedar. Namun suatu hari, sebuah kejadian tak terduga telah mengubah hidupnya. • All characters belongs to NetEase • Bakal ada darah-darahan :v m...