13

1.1K 366 27
                                        

sudah hampir setengah jam berlalu, namun haruto tak kunjung kembali dari kamar mandi.

kening jeongwoo mengkerut. tidak biasanya haruto berlama-lama di kamar mandi, mengingat bahwa selama ini pemuda itu sangat penakut, juga haruto punya trauma tersendiri terhadap cermin di kamar mandi.

"apa gue cek aja kali, ya?" monolog jeongwoo.

meyakinkan diri sendiri, jeongwoo mengangguk mantap. ia beranjak dari karpetnya, menggerakkan tungkainya ke arah pintu, dan meraih knopnya.

cklek!

pintu terbuka. menampilkan haruto dengan cengiran tanpa dosanya.

"lama banget anjing!" umpat jeongwoo tepat di depan wajah haruto.

"hehe, biasa, woo. kelebihan muatan," jelas haruto membuat jeongwoo memutar bola matanya jengah.

"yaudah, duduk sana. gue mau ke dapur dulu, mau ngambil botol cola takutnya kurang ntar."

"azek ada cola~"

jeongwoo geleng-geleng kepala, memilih berjalan ke arah dapur, meninggalkan haruto dan segala argumen anehnya.

_____





































































pemuda berkulit tan itu menajamkan rungunya kala sebuah suara menerobos masuk. suara air keran yang mengalir.

"ck, kebiasaan nih, si tohar. pake lupa matiin keran segala," dumel jeongwoo seraya memutar arah ke kamar mandi, berniat mematikan kerannya.

















































































namun, pintu kamar mandi masih terkunci, dari dalam.

i. delusions [✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang