12| Semakin Dekat?

103 27 1
                                    

Halloww... sudah sebulan lebih diriku tidak melayani kalian dengan update² part terbaru. Maaf yaa, 😌. SELAMAT MENIKMATI


Tertera di layar kunci handpone, sudah menunjukkan hari sabtu dan pukul 09:00 WIB. Lalu, Keisya mematikan handpone-nya kembali, karena hanya memastikan saja jika ia tidak salah hari.

Sembari menikmati perjalanan menuju ke tempat tujuan, ada perasaan yang membuatnya masih tak sangka.

"Keisya, kalau kamu ada waktu.. Mampir yuk ke rumah saya. In shaa Allah besok saya mau adaian acara aqiqahan. Bisa?"

"Besok?"

"Iya, besok. Sekaligus juga pelengkap terimakasih saya waktu dulu itu kamu udah baik banget nolongin saya." tambah Aisyah.
"tolonglah Keisya, sebentar aja kok, yah!" Aisyah ingin sekali Keisya hadir dalam acaranya.

"Eee.." salah tingkah Keisya semakin bingung. "eemm.. Ya-yaudah deh."

"Haah," Keisya menengok pada jendela mobil. Tidak sama sekali dugai, ia dapat diajak dalam acara penting keluarga seseorang yang baru ia kenal. Ya, dialah Aisyah. Dan cukup menyebalkannya adalah Aisyah merupakan kakak ipar dari Langit, si cowok tidak jelas.

Hadeh..
Usap-usap kening Keisya, jika mengingat tingkah konyol Langit kepada setiap hari. Namun pun, ia juga tak bisa menyangkal jika Langit terkadang membuatnya merona oleh gombalan receh cowok itu.

"Non Keisya, di depan sana komplek perumahannya belok kiri, ya?" supir bertanya.

Keisya yang duduk di jok belakang, mengitip dahulu pemandangan di depan. "Oh, iya benar. Belok kiri, Pak."

"Siap, Non." angguk bapak itu.



















Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


🌻Welcome the word my son. Selamat datang di acara kami,
Aqiqah Raihan dan Reina 👶👶,
putra putri dari Aisyah-Harist🌻

Jessica membaca tulisan yang tertera pada papan acara di pintu utama, setelah ia baru saja sampai di kediaman Aisyah dan Harist.

"Rumahnya bagus juga." ujar Cristy, memandangi rumah gedong di depannya.

"Namanya juga orang tajir. Ayok, Dek." Jessica menarik tangan Cristy untuk memasuki rumah Aisyah.

"Gak papa nih kita masuk?" Cristy merasa sangat sungkan bila masuk ke dalam rumah yang sedang merayakan aqiqah.

"Ya gak papalah.. Inikah rumah temen, Kakak. Nanti kita duduk di belakang aja. Gak enak Dek, teman Kakak udah undang. Lagi pula sambil silahturahmi, karna udah lama gak ketemu sebelum dia lahiran." Jessica sengaja mengajak Cristy untuk ikut ke sini agar dapat menemaninya. Karena sebetulnya pun, ia sama-sama sungkan bila datang sendirian. Meskipun acara ini berbeda keyakinan terhadap mereka, tidak menjadi sebuah alasan bagi keduanya tuk hadir. Yang terpenting adalah saling mengahargai saja.

Insya Allah Sholihah ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang