Happy Reading'
============================
Setelah Puas Teriak, Gopal sedikit Gemetar karena melihat idolanya keluar dalam game. Ia Lalu Menyentuh Muka Papa Zola, dan Bertanya kalau itu Papa Zola Atau Bukan.
"Be-Betul Ke Ni, Papa Zola?!" Tanya Gopal sedikit tergagap karena kaget.
"Betul lagi kan Benar... Aku ni, Papa Zola!" Jawab Papa Zola sambil menyingkirkan tangan Gopal dari Wajahnya.
"Musuh Kejahatan, Kekasih Kebenaran..." Kata Gopal dan Papa Zola Serempak, Dilengkapi Gaya Khas Papa Zola Tentunya.
"Ha?! Macam mana kau tau aksi rahasia aku?!" Tanya Papa Zola Pada Gopal.
"Lah, apa yg rahasianya?" Tanya BoBoiBoy balik, Heran karena Aksi papa Zola ini selalu ditunjukkan. Jadi, apa yg jadi rahasianya?.
"Ntah, Tiap Tiap Minggu buat aksi macam tu" Yaya Pun Setuju2 dengan Ucapan BoBoiBoy.
"Ha'ah, aku sampai Bosan Dengar" tambah [Name] menyetujui Ucapan kedua sahabatnya.
"Cis, siapa Korang Semua ni ha?!" Tegas Papa Zola. "Kawan atau pun lawan, jawab!" Lanjutnya.
"Papa! Saya Gopal, penolong ketua darjah kelas 4-7. Peminat Nomor satu.. Papa Zola!" Jawab Gopal memperkenalkan dirinya sambil berlutut di depan Papa Zola.
"Ha, Peminat Setia?" Diiringi Backsound 'Lalala' Ala Papa Zola, Papa Zola menatap Gopal dengan tatapan mengintimidasi.
"Hmn... Macam mana boleh jadi cam ni?" Tanya Tok Aba pada Ochobot.
"Ini mesti dia tu keluar dengan diorang tadi" Jawab Ochobot menebak.
"Haiya..."
Papa Zola masih menatap Gopal dan setia dengan Backsound 'Lalala' ala Papa Zola Itu, Sementara Gopal yg Ditatap oleh Papa Zola Sedari Tadi hanya Mengedipkan matanya saja.
Puk!
"Wajah Kau, sememangnya penuh dengan kebenaran" Ucap Papa Zola sambil menepuk kedua Pundak Gopal.
"Memang, Memang!!" Pekik Gopal kegirangan.
"Tapi, jikalau benar kau peminat setia aku. Jawab ni! Kenapa aku pakai tali pinggang lesen 'p' ni?" Tanya Papa Zola sambil menunjukan tapi pinggang dengan Simbol 'P' itu.
"Tali pinggang 'p' mengingatkan papa bahwa kebenaran tidak memerlukan apa apa lesen untuk dilaksanakan" Jawab Gopal dengan Mantap.
"Ha?! Benar tu! Syabas Anak muda syabas" Papa Zola Pun mengepalkan kedua tangannya dan dimajukan ke depan, memberi kode pada Gopal untuk Ber- tos Ria.
"Ha?! Hu.. Hu, Terharunya!!" Gopal dengan Semangat pun segera membalas kepalan tangan Papa Zola, sementara yg lain hanya mengapa mereka berdua dengan malas.
[Gatau gimana dideskripsikan nya astaga:v]
"Ambillah saya papa! Ambillah saya untuk jadi anak murid papa!" Kata Gopal Memohon.
"Boleh, tapi sebelum itu.. aku ada tugas untuk kau, wahai anak muda..."
"Apa saja papa! Saya Rela Korbankan jiwa dan raga saya ni!" Jawab Gopal tanpa ragu, ia lalu melirik TV milik Tok Aba. "Erkk, ambillah TV Ni!" Lanjut Gopal yg tiba tiba sudah berada di belakang TV Milik tok Aba.
"Hoi!Suka suka je bagi barang orang!" Tukas Tik aba tak terima TV nya Diambil dan debrikan pada orang lain tanpa Izin.
"Tak Perlu, Kebenaran Tak perlukan Televisyen" Kata Papa Zola serius.
"Habistu, kebenaran perlukan apa?" Tanya Gopal.
"Kebenaran Perlukan..--"
Krukk~
KAMU SEDANG MEMBACA
Boboiboy And Reader The Series [BbbyXReader]
Petualangan"... Akhirnya.." ... Egois. Satu kata yang mampu mendeskripsikan diriku. Kenapa? Kalian, akan mengetahuinya nanti. ~'|•√π÷×¶∆£¢€¥^°={}\%©®™✓[] Yuk baca! Jika suka tinggalkan Vote dan komen positif! Boboiboy Dkk©Monsta!! Cerita Ini Tidak Nyata, Hanya...
![Boboiboy And Reader The Series [BbbyXReader]](https://img.wattpad.com/cover/258851784-64-k353097.jpg)