Jeno Jaemin homo?

145 18 2
                                        

"Ten bener-bener down, karena Tante liat langsung gadis itu waktu selesai acara pertemuan client di Jeju. Dia baru sembuh dari cedera, tapi malah mendapatkan luka baru dihatinya."

Kini keduanya tengah duduk dibalkon kamar Soojin, mata nyonya Lee menerawang jauh menatap awan yang berkumpul diatas langit.

"Dia pernah lepas kendali, tapi setelahnya Ten memilih banyak diam. Dan itu justru semakin membuat kami khawatir, karena dia yang mulai tertutup"

"Tante sampe bolak-balik ke Korea karena Ten yang nggak mau nerima telfon dari siapapun"

"Baru tahun kemarin tante sengaja coba deketin beberapa anak kenalan ke dia. Berkali-kali dia nolak dengan alasan mau sendiri. Tante takut, karena muncul rumor Ten yang mulai belok"

"Tante nggak mau dia salah jalan, sampai pada akhirnya tante paksa dia. Dia bilang dia cuma kenal kamu, dari semua perempuan yang coba tante kenalkan. Tapi, dia mau coba sendiri tanpa dorongan Tante dan Om"

Mama Ten menggenggam sebelah tangan Soojin, mengelus punggung tangan gadis itu. "Itu nggak lama, setelahnya dia minta kalo bisa dijodohkan sama kamu. Tapi ayah kamu bilang kamu belum siap"

Soojin menunduk malu, ia memang sempat menolak saat itu. Itu karena masih ada Mark dihatinya, disisi lain juga ia terlalu terkejut untuk mengambil keputusan.

"Maaf tante" lirihnya.

Nyonya Lee tersenyum, ia mengusap lembut pundak Soojin. Seolah mengatakan jika ia tidak bersalah, beliau memakluminya.

"Sejak saat itu, dia kembali lagi. Bahkan terlihat lebih bugar dari sebelumnya, banyak yang diceritakan Ten, semuanya tentang kamu"

"Dia bahkan uring-uringan sendiri waktu ditelfon, banyak kisah tentang kamu yang dia baru tahu. Maaf ya, kalau tante ikut campur dibelakang kamu"

"Karena tante ikut sedih merasakannya"
Buliran bening mengumpul dipelupuk matanya, beliau memeluk Soojin dengan hangat.

"Kamu tau kenapa dia minta dijodohkan?"

Gadis itu menggeleng pelan, menatap Nyonya Lee yang hanya tersenyum tanpa memberikan jawaban.





"Kenapa?" tanya Soojin yang kini berdiri menghadap jendela kaca diruangan pribadinya.
Gadis itu membelakangi Ten, yang duduk di sofa panjang depan ranjang tidurnya.

Hening.

Kedua manusia itu sedang berkutat dengan pikiranya masing-masing, butuh beberapa menit sampai akhirnya Ten bangkit. Berdiri dibelakang gadisnya.


 Berdiri dibelakang gadisnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Karena aku terlalu putus asa liat kamu sama Jaemin, aku nggak yakin bisa milikin kamu" jelasnya.

Sunbae! [END] √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang