Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

28. Kebenaran

542 52 3
                                        

"Sayang kau terlihat cantik malam ini." Taehyung mulai memeluk pinggang sang wanitanya.

Sakura yang mendengar bisikan Taehyung pun mulai melepas tangan kekar pria yang berstatus sebagai Suaminya.

"Aku akan membantumu menikahi Hyena, berita yang tersebar akan sudah kurencanakan dan para undangan adalah orang suruhanku." ucap Sakura meninggalkan Taehyung yang kaku akan ucapan Sakura.

"Aku tahu kamu mencintai seseorang bukan? Dan aku juga mencintai seseorang, namun sayangnya ia terlaly dingin dan itu sangat menyebalkan." 

"T-tapi bagaimana kau tahu Sakura?" tanya Taehyung.

"Aku mendegarkan semuanya, aku akan membantu perusahaanmu menjadi seperti semua dan pernikahan ini bukanlah sungguhan. Ayah, ibu dan kakakku sudah mengetahui semuanya." ucap Sakura, ia mulai melangkahkan kakinya menuju pintu keluar.

Perlahan pintu itu keluar dan menampilkan sosok Hyena yang sudag menangis sesegukkan. Melihat sang kekasih yang ia sayangi itu, Taehyung  langsung menghampiri Hyena dan mencium pucuk kepala gadisnya.

"Aku menyayangimu Hyena-ah."

"Aku juga Oppa.."

Sakura yang merasa sebagai nyamuk lantaran kedua manusia itu saling berpelukan, mencium pipi kanan dan kiri mulai membuatnya risih.

"Hey!! Karena aku tidak menyukaimu, kalian harus membantuku." ucap Sakura yang membuat adegan pelukan terhentikan.

"Aku akan menolongmu Eonni. Sasuke adalah sepupuh jauhku aku bisa membantumu menjelaskannya kepadanya." ucap Hyera dengan tangan yang meghapus air mata yang mengalir.

"Hey, aku tidak memintamu untuk menjelaskan, buatlah pria itu bertemu denganku di Jepang, aku ingin melihatnya walaoupun ia sudah memiliki istri." ucap Sakura.

"Akan kubantu..." jawab Hyena memegangi tangan Sakura.

"Hm,, terimakasih Hyena-ah... "

.
.
.
.

"Oppa,  aku akan pergi ke Jepang besok bisakah kamu menjemputku?"

"Mintalah kekasihmu untuk menjemputku, jangan repotkan aku."

"Ouh ayolah Oppa, akan ada kejutan untukmu. Kau lupa kekasihku ada di Korea bukan di Jepang."

"Merepotkan saja, jam berapa kau sampai di bandara?  Nanti kujemput.  Kalou kau bukan sepupuh kesayang Okaa-san aku tidak akan menjemputmu Hyena..."

"Ara, ara. Terimakasih Oppa!!  Saranghae..." ucap Hyena memutuskan sambungan secara sepihak.

Merasa berhasil dengan apa yang ia rencanakan, Hyena berlari menuju ke ruang tamu yang dimana ada Kekasihnya dan keluarga Sakura yang berdiskusi.

"Eonni!!!!"

Teriakan itu membuat semua orang melihat ke arah Hyena.

"Eonni, aku beehasil besok ayo kita ke Jepang." teriak Hyena saking senangnya.

Keluarga sakura yang sudah mengetahui rahasia keluarga Kim hanya bisa melihat adegan itu dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Sakura, maafin Otou-san ya.." ucap sang ayah.

"Tidak, apa-apa semuanya akan baik-baik saja." jawabnya.

.
.
.
.
.
.
.

"Haish,,  dimana anak itu? Kemarin ia bilang jam 14:00 sampai ini sudah lewat 30 menit." gerutu Sasuke, ia merasa dipermainkan oleh sepupuhnya Hyena.

Tidak berselang lama sosok yanh ditungu-tunggu datang, badan kecilnya itu berlari menuju Sasuke dengan koper berwarna pink yang digengam erat. Dalam hitungan detik Hyena meloncatkan badanya agar bisa memeluk Sasuke. Sasuke yang melihat Hyena meloncat ke arahnya bersiap-siap menangkap sepupuhnya itu. Mereka pun berpelukan layanknya koala dan pohonya.

"Turunlah, kau berat Hyena!!" ucap Sasuke penuh penekanan.

"Enak saja aku ini enteng, Taehyung Oppa suka mengendongku dengan keadaan seperti ini dan ja tidak pernah mengerutu." ucap Hyena mengecurkan bibirnya.

"Karena ia kekasihmu, tidak mungkin ia mau bilang seperti itu yang ada kalian putus." ucap Sasuke  mulai menurunkan Hyena dari gendongnya. Sementara itu dari jarak dekat seseorang memperhatikannya dengan wajah kesalnya.

Merasa di perhatikan Sasuke mulai angakt bicara.

"Apakah ia temanmu Hyena?" tanya Sasuke.

"Ouh Astaga aku lupa!!!" teriak Hyena dan mulai menari tangan Sakura mendekat.

Style Sakura kali ini terlihat sangat tertutup bahkan sehelai rambutpun tak terlihat karena ia menggunakan topi.

"Oppa, dia adalah temanku dan dia juga adalah calon istrimu..."

"Istriku?  Kau gila ya? Atau salah makan hah? Aku saja tak mengenalinya!" sewot Sasuke.

"Eonni bukalah topimu aku tau kau merindukan sepupuh kulkasku ini, tapi sebenarnya  ia adalah matahari yang cerah."

Mendengar perintah dari Hyena  Sakura mulai membuka topinya, rambut merah mudanya jatuh dengan sangat Aesthetic dan elegan. Sasuke yang melihat itu adslah Sakura hnaya bisa terpatung.

"Sudah lama ya Sasuke, aku merindukanmu."
.
.
.

TBC

Spionase Sakura [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang