Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

3. Takjub

4.5K 270 17
                                        

Diposisi Ino, Tenten, Hinata

"Sepertinya asal suaranya dari sini." ujar Hinata

"Biar aku yang buka Hina -Chan." ucap Tenten yang bertukar posisi dengan hinata

Cklek....

BUGK...

Krang...

Naruto telepar dan terlihat sangat ringan menabrak guci yang tepat berada di kanan pintu

"Naruto kun, kau tidak apa apa." Ucap Hinata panik.

Semua mata tertuju kepada Sakura. Shikamaru , Gaara dan Sai mulai berdatangan. Shikamaru menatap Sakura dengan horor

"Ino tolong ambil P3K di kamar mandi ujar sakura

"Baik"

"Sasuke, Shikamaru tolong bopong Naruto ke kamar " ujar Sakura yang melengang keluar ruangan

"Merepotkan " ucap Shikamaru.

Cklek..

"Baringkan Naruto disini " ujar Sakura

"Tidak kusangka, Naruto berat juga" ucap Shikamaru

"Saku kepana disini ada 2 kasur? " heran Ino

"Bukan urusanmu "

"Biarkan aku yang mengurus naruto kun " ucap Hinata sinis

Sakura lebih memilih untuk keluar dari ruangan dan duduk di kursi yang tersaji laptop berwarna hitam.
Ia menyalakan laptop dan mengambil flasdids berwarna abu abu dari laci dan mencolokan ke laptop.

"Semua kenangan bersama kakak tidak akan aku lupakan" lirih Sakura

"kakak kembalilah" lirih Sakura dan tanpa sadar buliran benih keluar dari matanya

"Kakak.. Kenapa kakak mejadi jahat" batin sakura

"Apa kakak benci dengan ku, nenek atau mama"

Sakura melepaskan kalungnya dan memeluknya dengan sangat erat

Tanpa sakura sadari Gaara memperhatikan gerak gerik Sakura

"Tenang saku aku akan membawa kak Sasori dalam dekapanmu" batin gaara

"Gaara apakah Sakura ada di dalam? " tanya ino

"Biarkan dia sendiri dulu " jawab Gaara.

Sakura yang mendengar percakapan antara Gaara dan Ino pun segara menghapus jejak butiran yang membasahi pipinya.

Cklek..

"Ada apa kau mencari ku Ino? " tanya Sakura

"Hinata memanggil mu " ucap Ino

Sakura melangkahkan kakinya menuju kamar di ikuti gaara dan Ino. Teman teman Naruto terutama hinata, melihat sakura dengan tatapan tidak suka ,seakan Sakura yang telah membabi buta naruto hingga melukai pelipis dan ujung bibir.

"Hey.. SAKURA HARUNO kenapa kau memukuli NARUTO KUN dengan begitu bejat Apa kau tidak mempunyai HATI Hah... ? " ucap Hinata dengan nafas yang tidak teratur.

"Itu bukan salah ku hyuga " ujar Sakura yang membuat Hinata kesal

"Iya itu bukan salah Sakura, Narutolah yang meminta nya" sambung Sasuke.

"kalou begini lebih baik kita pulang saja. Besok ada misi yang lebih berat." ujar Gaara

"Hey hey.. Apakah harus aku dan hinata yang membopong naruto" ujar Tenten

"cik.. Merepotkan "

"Hai.. Sakura maaf atas perilaku hinata tadi"

"Itu tidak masalah Tenten, aku tau dia pasti khawatir. Kalou begitu sampai jumpa Tenten." ucap sakura yang mulai memasuki mobilnya dan diikuti Ino

Skip...

"Hey.. Saku kau belum tidur ini sudah malam"

"Kau tidur duluan saja Ino"

"Kalou ada masalah cerita ya. Aku tidur dulu saku good night "

"Good night "

"kakak aku janji akan membawa mu pulang bersama ku " batin Sakura
dan mulai membaringkan badanya di kasur.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Kring.....

"Hm.. Berisik sekali" ucap Ino dengan suara khas bangun tidur

"Saku matikan alarm itu" ucap Ino dan mulai mengambil alarm yang menujukan pukul 06.30

"Uwah... Saku kita telat" ucap Ino yang mulai bangkit dari kasur.

"Aku sudah membangun kan mu yamanaka " ucap Sakura yang sudah rapi dengan singlet tipis yang dibaluti dengan jaket kulit hitam.

"Cepatlah bersiap siap ino aku tunggu selama 15 menit. Jika lebih aku akan meninggalkan mu."ucap Ino yang memotong ucapan Sakura

"aku tunggu dibawah Ino"

15 menit berlalu

"SAKURA APA KAU MELIHAT BAJU BARU YANG BARU AKU BELI KEMARI" teriak Ino

"...."

"Hei Haruno kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku " ucap ino yang mencari sakura tetapi nihil

"Akh.. Haruno kenapa kau sangat menyebalkan "teriak ino

SKIP..

Cklek..

"hm.. Sakura diamana ino?" tanya sai

"Dirumah"

"Kau meninggalkan nya lagi sakura" ucap sai

"Ya.. Pacar mu sangat lama sai"

Jedar (suara pintu terbanting)

"Hei.. Sakura tega sekali kau meninggalkan ku " teriak ino yang membuat seisi ruangan menutup telinga"

"Baiklah.. Karena semua sudah. Potong ino "hei rambut putih jangan pernah memotong perdebatanku bersama sakura"

"Ku lebih satu menit ino"

"Itu hanya satu Akh... Sakit tolong lepaskan bibi" teriak ino

"Kau membuang waktu ino. Sekarang apa rencana mu kakashi? " ucap tsunade.

"Aku sudah mendaftarkan kalian di salah satu sekolah terkenal di konoha yaitu KHS singkatan dari Konoha High School . Kalian harus menyamar dan berbaur di sekolah itu. Dan ini lah anggotanya, mau mati atau hidup kalian harus membawanya kepada ku "tegas kakashi

Sakura POV

"tidak ku biarkan kakak ku mati di tangan kalian" batin sakura

Kakak aku akan membawa mu ke amerika bukan ke jepang.

Ino memeperharikan gerak gerik sakura yang menurutnya itu jarang sekali ditunjukan di depan umum mulai menyadarkan sakura dari lamunanya.

"Hei... Saku what happened? "

"....

"Sakura what happened? "

"....

Panggil ino yang tidak di balas oleh sakura membuat seisi ruangan menjadi binggung dengan sikap sakura terkecuali tsunade dan gaara

"Sakura ada apa ?" tanya tenten yang mulai penasaran dengan raut wajah sakura setelah memandang foto kelompok akatsuki

"a.. a.. Tidak apa apa, aku permisi " ucap sakura meninggal ruangan.

Tbc

🍡🍡🍡

by.sitiaisaahh
Assalamualaikum
See you next again
Don't forget votmen

Spionase Sakura [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang