Cklek..
Blam..
"Oy.. Teme kena.. " ucap naruto yang terpotong karena sasuke menatap tajam naruto.
"Saku chan kenapa teme" bisik naruto tetapi tidak di jawab oleh sasuke
Sasuke yang melihat sofa panjang tepat di depan nya mulai menidurkan sakura dengan sangat pelan agar tidak membangunkan sakura.
"OMG.. Saku chan cantik baget.. " puji Naruto
"Naruto kun... Tolong bantu aku" panggil hinata
"Ah.. Iya Nata. "ucap Naruto dan mulai meninggalkan sasuke dan sakura
"Nata chan, sakura sudah kembali kita harus memberi tahu gaara" ucap Naruto
"Ouh.. Iya. kau beri tahu gaara sedangkan aku akan menyiapkan makan malam" ujar Hinata
"Siap Nata chan" ucap Naruto dengan nada manis sehingga membuat hinata blushing.
Flash back Naruto
Tok.. Tok..
Cklek..
"kakak gaara...." ucap naruto dengan sangat kawai
"Kakak gaara" ucap naruto yang mulai memeluk leher gaara
"Cih.. Berhentilah naruto " kesal gaara
"Kakak gaara ada yang mau Naruto kata.. " ucap naruto terpotong karena tamparan keras dari gaara
Pletak..
Ittai...
Sakit
"Gaara kun jahat sama naru.. Berhentilah bercanda apa mau mu " ucap gaara yang memotong ucapan naruto
"Ah.. Maaf sakura sudah "
"Dia sudah kembali? Di mana dia naruto" ucap gaara
"Dia.. Di "
"Ruang tamu" potong tenten yang berdiri di ambang pintu.
"Cih.. Bisa tidak sih.. Kalian ti" ucap naruto terpotong karena shikamru tenten dan gaara langsung keluar dari ruangan.
"Akh... Aku benci kalian " teriak naruto
Flash back sasusaku
Pelahan lahan sasuke menyingkirkan helaian demi helaiam rambut panjang si gadis merah mudanya yang sedang tertidur pulas di sofa. Dalam keadaan menjongkok sasuke mengusap usap rambut sang gadis.
"Apakah ini yang dinamakan cinta? "batin sasuke
Cup...
Tanpa sadar Kecupan pertama yang tidak pernah sasuke berikan ke pada seorang wanita kecuali ibunya sendiri mendarat dengan mulus di jidat lebar sang gadis merah muda yang sedang tertidur pulas di hadapan nya.
Brak..
"Dimana sakura... " ucap gaara tergesa gesa ke hinata
"Itu.. Sakura chan di sofa depan dengan sasuke" ucap hinata
"APA.. "
Amarah.. Ya amarah yang gaara rasakan ketika mendengar sakura bersama sasuke di ruang tamu.
Buk...
Satu pukulan mendarat mulus tepat di pipi sasuke.
"Jangan pernah... Menyentuh sakura kecuali aku, bibi, ino, sai dan dia" ucap gaara lirih dan mungkin hanya sasuke saja yang mendengar itu.
Eugh..
Erang sakura yang membuat gaara mendekatinya.
"Saki.. Pindah yuk ke kamar nanti leher mu sakit loh" ucap gaara dengan sangat lembut
"hm.. Gendong aku" ucap sakura lirih dengan mata yang masih tertutup dan mungkin hanya gaara yang mendengar
Hap..
Elusan demi elusan gaara berikan untuk sakura yang sudah dalam gendongannya seperti ayah dan seorang anak. Tidak lupa dengan kecupan di jidat dan ubun ubun sang empunnya.
Tak terasa mereka sudah berada di lantai 2. Dengan sangat hati hati ia menidurkan sakura ke dalam kasur empuknya.
"Gaara... Aku menemukan nya " ucap sakura dengan mata yang masih tertutup.
"Kau pasti menemukannya saku" ucap gaara dengan kecupan terakhir sebelum ia keluar dari kamar sang gadis.
Flash back sasuke
"Akh.. " erang sasuke yang memegang sudut bibirnya yang robek akibat ulah gaara.
"Sasuke kun.. Kau tidak apa apa?" ucap hinata panik
"Hm.. Aku baik" jawab sasuke dengan singkat
"Dimana kamar ku hinata?" ucap sasuke
"Dilantai 2, setiap kamar sudah di berikan nama" ucap hinata
"Hm.. "
"Sasuke kun. Makanlah dulu sebelum tidur" ujar hinata yang menghentikan langkah sasuke
"Aku tidak lapar" ucap sasuke tanpa berbalik sedikit pun dan mulai melanjutkan langkah nya.
Duk..
Tabrakan antar pundak yang sengaja gaara lakukan untuk memperingati sasuke mengenai sakura.
"Dengarkan aku sasuke uchiha jangan pernah menyentuh sakura dan membuatnya sedih kau akan mendapatkan balasan yang setimpal " ucap gaara lirih dan mulai menuruni anak tangga yang berlawanan dengan sasuke
"Hm.. Aku akan melindungi nya" ucap sasuke dengan nada sinis dan tidak dihimbau oleh gaara
"Lakukanlah jika untuk melindungi nya tetapi jangan lakukan jika untuk menyakiti nya " ujar sai yang tiba tiba saja muncul di hadapan sasuke dengan senyuman palsu.
"Aku dukung jika itu benar, tetapi aku akan menentang jika kau melakukan kesalahan, walaupun hanya sebutir beras. " ujar ino yang tiba tiba muncul berbarengan dengan sai dan gaara.
"Akan ku buktikan itu di depan kalian" ucap sasuke dan mulai melangkah kakinya memasuki kamar yang bertulisan Anbu devinisi 2 sasuke uchiha.
"Aku akan melakukan apa pun untukmu " ucap sasuke lirih dan mulai membaringkan tubuhnya di ujung kasur dan mulai menutup mata secara perlahan Lahan dengan tangan kirinya.
Hujan.. Turun dengan deras tanpa di temani guntur dan di percantik oleh bintang bintang yang menerangi malam yang terlihat indah untuk diabadikan.
Hanya hawa dingin yang menyeliputi kesunyian di masing masing kamar...
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Don't forget vote and comment
Hai guys.. baca cerita baru ku juga ya tentang penyesalan sasuke kepada mantan pacarnya sakura
#SitiAisah275
Sabtu 25 Januari 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Spionase Sakura [END]
ActionSiapa sangka seorang gadis yang memiliki rambut bubble gummy adalah seorang agent dari FBI yang sangat cantik. Disinilah pertemuan antara kedua saudara bertemu. Dan mengenal arti Cinta dari partnernya. Dibuat : sabtu, 7 Desember 2019 END : Sabtu...
![Spionase Sakura [END]](https://img.wattpad.com/cover/207125869-64-k387979.jpg)