Sudah tiga hari Sakura dan Shikamaru berada di dalam masion yang benar-benar membuatnya tersiksa akibat Karin yang selalu memanggil Sakura dan Shikamaru.
Flash back beberapa hari yang lalu.
One day with Karin in home.
"Saku!! Apa bisa kamu menolongku?" ucapnya dengan puppy eyes.
"Hm... Apa!!" ucap Sakura dengan juteknya.
"Bantu aku mengerjakan pr ini." Rengek Karin.
"Baiklah yang mana?" ucap Sakura dengan senyum paksa.
" Yang ini, kumohon bantu aku. Ini sangat sulit. Nanti aku belikan Kak Saku pizza dan cheese cake." ucap Karin berbinar.
"Iya, iya. Mana tugasmu."
( Sakura masih sabar dengan tingkah bocah merah. )
Two Days with Karin.
"Baik, rencana sudah kami susun dengan serinci mungkin denah masion ini. Kita bisa menyelesaikan misi ini dengan waktu yang cepat." ucap Sakura.
"Kami tinggal menunggu kalian menyusup masion ini. Beri tahu kami jika ada sesuatu." ucap Shikamaru "Sasuke, Naruto, Tenten bagimana keadaan di dekat sungai tiga hari yang lalu." tanya Shikamaru.
"Sangat bur!!!"
Duk!!!
Duk!!
Duk!!
(Gedoran pintu kamar.)
"Kak Saku Help me!!" teriak karin
"Kak Shika help me!!"
"Kak, Help me please, Please, please, Keluarlah."
Dan seterusnya hingga dua minggu.
End Sakura and Shikamaru POv
"Sudah, jangan diingatkan lagi. Otak-ku perlu beristirahat karena suara-nya yang terus teriang-iang bagaikan gombalan mantan. " ucap Sakura.
"Emangnya kamu pernah pacaran?" tanya Shikamaru penasaran.
"Enggak sih." menapilkan cengiran polos. "Kata Ino gombalan mantan itu paling susah dilupakan. Ingat kata Ino yah bukan kata saya." ucap Sakura menghelaikan nafas.
Dalam keadaan terkapar di atas kasur king size milik Sakura mereka berdua saling menukar pikiran di masa lalu. Awalnya mereka berniat untuk melaporkan kejadian di masion besar ini kepada markas satu, dua dan tiga. Namun niat itu kandas ketika mereka berdua mulai curhat dan saling bercerita satu sama lain. Hal wajar ketika sesama perempuan saling curhat tetapi hal tidak wajar ketika sosok pria curhat tentang masa lalunya kepada seorang perempuan yang belum pernah berpacaran.
"Sak kalou ada cewek yang suka sama aku. Kalou kamu jadi aku, kamu terima gak?" tanya Shikamaru mulai membuak suara.
"Yah kalou ada kan? Tapi kamu tadi bilang Kalou ada. Kalou enggak ada lo mau terima siapa Shika. Anak kecil pasti tau jawaban-nya!!" ucap Sakura sedikit ngegas.
"Ck, kan cuman tanya pendapat doang Sak. Tinggal bilang iya dan enggak aja." sinis Shikamaru.
"Mendapatkan hati seorang gadi tomboy itu lebih susah dari pada menembak seorang banci di jalanan." batin Shikamaru.
Sakura yang dapat mendengat isi hati seseorang merasa tercengang mendengarkan penunturan kata hati milik Shikamaru. Dengan spontan Sakura langsung duduk tegak dan menghadap ke arah Shikamaru dengan tatapan mengintimidasi.
"Ck enak saja kau membandingkan aku dengan seorang banci!" kesal Sakura.
"W-what! K-kkenapa kau bisa tahu isi hati -ku Sakura!?" kaget Shikamaru.
"Dasar bodoh! Kalou aku kasi tahu yang sebenarnya pasti dia akan awkward banget sampai misi ini selesai." Gumam-nya namun tidak terdengar oleh Shikamaru.
"Hei nanas! Aku tau kerena kamu tadi mengucapkan-nya dengan lirih. Kamu pikir telinga ku budek hah!" ucapnya dengan sedikit canggung.
Tidak ada balasan dari Shikamaru. Hanya ada semburan merah di pipi dan ditelinga.
Tiba-tiba saja Sakura mengacak-acak rambut, decakan tidak suka selalu keluar dari bibir mungil yang mungkin sejak dulu jika Shikamaru tidak bisa menahan bibir itu sudah habis ia makan.
"Huh Shika!!! Kapan kita mulai mencuri dokumen jika si cabe merah itu tetap berkeliaran di masion ini. Sudah dua minggu dia tidak balik ke asalnya!!!!" Teriak Sakura dengan nada merengek.
"Apa dia salah makan? Kenapa suaranya jadi manja begini?" batin Shikamaru.
"Sabar, kita akan beraksi besok pagi. Lebih baik kamu tidur dan aku akan pergi dari sini jika kamh sudah benar-benar tidur." ucapnya mengelus pucuk kepala Sakura.
Anehnya tidak ada perlawanan dari Sakura hanya ada anggukan pertanda ia setuju.
End Sakura and Shikamaru POV.
"Astaga!!!" jerit Karin
"OMG!!!!! Kenapa ada lemari usang di kamar istri Kim Taehyung! Kenapa? Kenapa harus ada lemari bulut ini seh!?" Jeritnya dengan nada menjijikan.
"Tae-tae kamu harus lihat ini. Kamar kita jadi jelek karena lemari tua ini. Menurut kamu apa yang aku lakukan?" tanya Karin kepada figura Kim Taehyung yang tertata di setiap sudut kamarnya.
Memikir sejenak. Lalu terlihat senyuman aneh di bibir si cabe merah.
"Kamu benar suami -ku. Aku harus membuang lemari ini di kamar Kak Sakura secara diam-diam. Aku tau kamu sebenarnya gak tegakan melihat istri cantik mu ini mengangkat lemari berdebu ini ke halaman masion yang luasnya 10X lapangan sepak bola di stadion glora Bung Karno. Untung ada istri cerdikmu ini yang akan menaruh di kamar Kak Sakura." ucapnya pada figura foto.
Melangkahkan kaki menuju lemari dan seketika saja menoleh ke arah figura raksasa kim Taehyung.
"Baby, walaupun ada banyak istri palsu mu di dunia ini. Akulah yang menjadi satu-satunya istri sah mu. Lihat saja aku akan melamarmu sayang." lirihnya lalu memberikan Flying kiss.
.
.
.
Tbc.
Hai guys...
Jangan marah 😓😓😓
Maafkan aku, yang jarang update. Sebenarnya aku berniat hiatus selama di kelas 9. Namun semangat dari kalian terkadang membuat aku tidak tega.
Terimakasih kalian selalu ada buat aku. Terima kasih kalian selalu memberi motivasi dan kata-kata pembangkit. InsyaAllah aku akan update satu cerita setiap hari sabtu/minggu jika tidak ada tugas sekolah.
Jaga kesehatan, pola makan dan istirahat yang cukup yah. Aku gak mau kalian sakit 😓
#Keep Healthy
#stay at home
Salam sayang dari aku Aisah~
Maaf kalou kurang seru. Soalnya aku lagi flu dan kacamata aku tadi pagi pecah. 〒_〒
Salam sayang Aisah
◌⑅⃝●♡⋆♡LOVE♡⋆♡●⑅◌
Jumat
July 24 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Spionase Sakura [END]
ActionSiapa sangka seorang gadis yang memiliki rambut bubble gummy adalah seorang agent dari FBI yang sangat cantik. Disinilah pertemuan antara kedua saudara bertemu. Dan mengenal arti Cinta dari partnernya. Dibuat : sabtu, 7 Desember 2019 END : Sabtu...
![Spionase Sakura [END]](https://img.wattpad.com/cover/207125869-64-k387979.jpg)