03-KAMBUH LAGI

41 5 0
                                        

Pagi Hari

Bangun dari tidur dan langsung bergegas mandi untuk pergi ke sekolah. Selesai mandi, memakai seragam sekolah dan namanya cewek harus Make up tipis supaya terlihat Fresh dan cantik.

Aku mulai menggendong tas ku dan bergegas untuk keluar kamar, sialnya nafasku sesak lagi langkahku terhenti lalu aku duduk di tepi kasur sambil mengusap-usap dada.

"Aduh kenapa lagi ini, kenapa sesak banget" batinku yang masih shock tetap mematung di tepi kasur.

"Pinkan! udah siap belum? teriak bang pathan dari lantai bawah, aku mau menjawab tapi rasa sesak ini mengalahkan, alhasil aku tetap diam sambil merasakan sesaknya.

"Pinkan udah jam berapa ini, abang takut telat lagi" lanjutnya.

Karena tidak ada respon dari aku akhirnya bang phatan datang ke kamar terdengar suara langkah kaki yang sedang menaiki anak tangga. Aku jelas panik dengan keadaanku yang seperti ini aku berusaha untuk tidak terjadi apa apa.

Krekk (suara pintu yang terbuka)

"Abang panggil dari tadi kok ga nyaut nyaut? malah duduk lagi udah jam berapa ini de" kata bang pathan yang berada di depan pintu.

"Oh-oh iyaa? abang manggil aku? ga kedengeran aku lagi denger musik tadi di tv hehehe maaf yaa" jawabku, untungnya saja rasa sesak itu hilang perlahan, jadi aku tidak menjawab terbata-bata.

"Yeuu ayo kita berangkat sekarang" ajaknya.

"Ayo let's go"

~~~~

"Mpin kenapa lu diem aja?" natya menepuk pundak ku perlahan.

"Ahh enggaa, emang nya gua dari tadi diem ya?" aku tersadar.

"Ya makannya gua tepuk pundak lu"

"Jangan jangan.... lu lagi mikirin seseorang ya? siapaa? januarta" kata zia.

"Mulai deh engga kok ga mikirin apa apa"

Raja baru saja masuk ke kelas kemudian menghampiri kita sambil tersenyum, jelas tatapan kita bertiga sinis melihat ke arahnya.

"Buset dah pada serem amat tatapannya"

"Gua lagi gamood bercanda jadi gausa jailin gua"

"Pfftt! pede lu" raja jalan ke arah kursinya dan menyapa teman temannya.

"Balik sekolah jangan langsung pada balik lah, nongkrong kita nongkrong" ajak adit.

"Iyaa ayo"

"Si janu juga tadi ketemu sama gua di parkiran, dia ngajak nongkrong di basecamp" lanjut ari. Mereka emang punya basecamp yang ga jauh dari sekolah.

Dengar nama janu, aku menoleh ke sumber suara.

"Denger nama janu nengok lu pin" gilang yang notice aku.

"Ayo nat, zia, mpin. Pulang sekolah mau ikut ke basecamp ga?" ajak ari.

"Wow boleh boleh" jawab zia kesenengan.

𝑨𝒌𝒖 𝒔𝒆𝒎𝒃𝒖𝒉, 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝒑𝒆𝒓𝒈𝒊Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang