16.Dengan mu

9 6 0
                                        

Cahaya itu mulai terlihat sedikit demi sedikit, dan gelapnya malam mulai terganti dengan terangnya cahaya dipagi hari.
Seperti sebuah roda sepeda yang berputar dari malam menjadi pagi, pagi hari adalah awal dari suatu tantangan kehidupan yang mengajarkan kita akan suatu hal yang membuat mu mengerti tentang kehidupan yang kau sematkan dalam setiap langkah mu diatas bumi ini
~Azzahra Angelia~

Cahaya mentari pagi mulai menelusup masuk dari jendela kamar Syeril,  alarmnya telah berdering sedari tadi dan sang empu telah berdiri dengan rapih didepan meja riasnya.
"Syeril ba,,,"belum sempat Ratna melanjutkan ucapannya pintu kamarnya sudah terbuka menampilkan seorang wanita yang telah rapih kini berdiri diambang pintu
"Tumben, jam segini udah bangun?"
Syeril hanya tersenyum memperlihatkan deretan giginya yang rapih.

"Syeril pergi yah bunda, Assalamualaikum"ucap nya seraya mencium punggung tangan wanita yang ada dihadapan nya.
Ratna hanya terdiam, seraya menatap kepergian putrinya, "liat apa ?"tanya James yang mengagetkan Ratna dari lamunan nya
"Astaga, huhh,, itu liatin Syeril, pagi ini dia aneh banget,baru jam setengah tujuh udah siap aja, biasanya kan baru bangun"
"Palingan mau ketemu pacarnya"ucap James asal dan tepat sasaran.

Wanita itu melangkah kan kakinya menyusuri jalanan seraya memasang irphone untuk mendengarkan kan musik dan sesekali bersenandung ria,sungguh pagi yang indah untuk seorang Syeril Cannebera Zekeisha.
Langkahnya terhenti saat sebuah tangan mencekal pergelangan nya
Deg,,, detak jantung nya mulai berdegup
Jangan jangan preman mau malakin gw_batinya, ia mulai menoleh kearah belakang dengan perlahan
Huhhhh,,,akhirnya itu tidak sesuai dengan fikiran nya,Syeril mulai bernafas lega mendapati Vero lah yang kini tengah memegang pergelangan tangannya.

"Lo, buat gw kaget aja" ujarnya seraya menepuk pundak Vero dengan kesal, dan kembali melanjutkan langkahnya.
"Lo kenapa jalan?"
"Pengen aja" ucapnya santai, masih dengan irphone ditelinganya
Lelaki itu mulai menyamakan langkahnya dengan Syeril.
"Gw kira Lo bakalan malu-malu ketemu gw semenjak kejadian semalem" Syeril melepaskan irphone menghentikan langkahnya dan menatap Vero sejenak
"Lo pikir gw cewek yang Bucin nya tingkat tinggi"
"Yah biasanya kan gitu"
"Gw tuh beda, gw kan spesial" ucapnya dengan percaya diri.
Padahal semuanya berbanding terbalik dengan apa yang  ia katakan, jujur saja dari lubuk hatinya yang paling dalam, Ia merasa sedikit gugup dengan kehadiran pria yang ada disampingnya ini,untung saja dia ahli dalam menyembunyikan perasaan gugupnya.

Wanita itu kembali menggunakan irphone nya
"Sayang" ucap Vero dengan seketika mampu menghentikan langkah Syeril
Kenapa gw gugup setelah manggil dia sayang_batinnya
"Lo bilang apa tadi?"
" Ahhhh enggak, Bolos yok" ajaknya yang langsung menarik tangan Syeril untuk berlari bersama.
Untung aja dia gak denger_batin Vero yang bernafas lega
Gila, tadi dia manggil gw sayang kan_batin Syeril seraya memegang dadanya yang terasa berdegup keras.

Vero terus berlari menggandeng tangan Syeril memberhentikan sebuah taksi dan mampir disebuah taman yang ada di ibukota, terlihat sepi, mungkin karna hari sekolah, jadi tidak banyak yang datang pagi ini.
"Ver, Lo kenapa bolos ngajak-ngajak gw segala sih!"
"Kan pengen one day bareng pacar"lanjutnya dengan santai seraya  mengusap rambut Syeril dengan gemas.
Wanita itu hanya menghela nafas,
Mereka menyusuri taman seraya bergandengan tangan, menikmati setiap detik waktu yang mereka lalui bersama

Biuhhhh dunia seraya milik berdua, author juga pengen tapi Ndak boleh pacaran, marah mamak ><.

"Ver gw laper"ucap Syeril seraya memegangi perutnya
"Bentar yah,tunggu mobil gw dianter dulu, tadi gw udah nyuruh orang buat nganterin mobil kesini" ucapnya yang dibalas anggukan oleh Syeril.
"Permisi tuan, ini kunci mobilnya"ucap pria paru baya yang menghampiri Vero dan Syeril
"Makasih pak"
"Lo mau makan apa?"tanya Vero pada Syeril yang baru saja memasang seat belt
"Sushi yang DiMall,sekalian mau cuci mata?"
Vero mengangguk paham dan melajukan mobilnya.

********

🪶 Vero menatap lekat wanita yang kini tengah menyantap makanannya dengan lahap
perpisahan adalah hal menyakitkan, dari rasa sayang yang pernah hadir,dan gw harap itu gak bakalan pernah terjadi diantar kita_batin nya lalu tersenyum dan mengecup pipi Syeril singkat, dan sang empu hanya bisa terkejut menatap kosong kearah depan dan beberapa detik kemudian, dia mulai mencubit lengan Vero keras, membuat nya meringis karna cubitan Syeril.
"Awww sakit "
"Lagian, gw lagi makan juga,malah dicium"
"Lo tuh yah, gak bisa banget diajak uwu-uwuan"
"Apaan sih loh, gw laper" lanjut Syeril yang melanjutkan makannya
Astaga tuhan, jantung gw seraya mau copot_batin Syeril yang kini berteriak histeris
Baper? Jelas hanya saja dia lagi-lagi menyembunyikan perasaan nya dengan sangat rapih.

Happy reading yah 🤗 jangan lupa untuk vote and Coment 🤗❤️












FIRST LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang