Pembaca yang budiman pasti tau cara menghargai seorang penulis😊⭐
"Gue perhatiin Mark sejak dateng ke sekolah senyum mulu,"bisik Haechan ke Jeno,sebenarnya Jeno juga heran tapi ia tidak seperti Haechan yang tingkat penasarannya di atas rata-rata.
"Kalau iri bilang babi!"teriak Jaemin di kuping Haechan,dia bisa mendengar ucapan Haechan,karna posisinya berada di belakang bangku Jeno dan Haechan.
"Sinting lo Na!"kesal Haechan sambil memegangi telinganya.
Mendengar itu Jaemin hanya tertawa mengejek,membuat Haechan semakin marah,untung saja Jeno melerai keduanya sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Pokoknya gue harus nyelidikin Mark"batin Haechan yang sangat penasaran melihat tingkah Mark yang semakin hari semakin aneh.
"Gimana ya kabar Ayna sekarang?"Tanya Chenle ke keenam sahabatnya.
"Dia udah seminggu gak masuk sekolah,berarti kakinya belum sembuh"tebak Renjun.
"Kita jengukin aja!"usul Jisung,ia sangat rindu melihat Ayna.
"Setuju gue!"sahut Jeno,Jaemin dan Haechan
Mark yang mendengar temannya membicarakan Ayna tiba tiba merasa kesal,ingin rasanya ia mengatakan ke temannya jika Ayna adalah miliknya,tapi ia sadar ini bukan saat yang tepat.
"Mark lo kenapa diem,terus muka lo kayak gak suka kita bahas Ayna"sepertinya Haechan sangat cocok dijadikan orang paling peka di indonesia.
"Dia bukan siapa siapa kita kenapa kalian mau jenguk dia"Mark berucap seperti itu supaya teman temannya tidak menjenguk Ayna,bisa gawat kalau mereka tau Ayna tinggal di apartemennya.
"Terus kenapa lo kayak peduli banget sama dia waktu diganggu Ryujin?!"Chenle buka suara lagi,ia kesal mendengar ucapan Mark.
"Bukan urusan lo!"ketus Mark lalu meninggalkan kelas dengan muka kesal.
"Jangan dimasukin ke hati omongan Mark,lo tau Sendiri kan sifat dia,"ujar Jeno,Chenle mengangguk paham.
.....................
Saat ini Mark berada di rooftop,kebiasaan dirinya jika sedang kesal atau banyak pikiran.
Dia sangat ingin memberitahu temannya jika dia dan Ayna sudah menikah,tapi ia khawatir Ayna akan marah.
Mark sangat takut ada temannya yang jatuh hati ke Ayna,sungguh Mark tidak ingin persahabatannya dengan temannya hancur hanya karna wanita.
"Gue sepupu lo,gak seharusnya lo nutupin sesuatu ke gue Mark,Ayna siapa lo?"
Suara itu mengagetkan Mark,dengan Kesal ia berbalik dan menatap Jeno tajam
"Dia istri gue"keputusan Mark memberi tahu Jeno mungkin tepat,karna Jeno adalah sepupunya.
Ucapan Mark membuat Jeno melotot,apa apaan lelucon Mark sangat tidak lucu,pikir Jeno.
"Haha lo mabuk Mark?"tanya Jeno sambil tertawa hambar ketika melihat tatapan serius dari Mark.
"Gak Jeno gue sadar!,lo sama kak Taeyong tau kan kalau gue udah lama nyari seseorang,dan itu Ayna No!Ayna orang satu satunya yang gue suka!"Jelas Mark agar Jeno mempercayai ucapannya.
"Jelasin semuanya ke gua Mark!"tuntut Jeno dengan nada bingung.
Lalu Mark mulai menceritakan awal mula ia mengetahui jika Ayna adalah gadis yang ia cari hingga ia membuat rencana untuk bisa menikahi Ayna,Jeno kesal mendengar cerita Mark,karna ia tidak diundang di acara pernikahan Mark.
"Tunggu ortu gue balik dari kanada,gue mau ngadain resepsi,dan kali ini gue bakal undang lo sama yang lain,"sahut Mark,ia belum memberitahukan Ayna masalah ini.
"Emangnya Ayna gak keberatan?"tanya Jeno membuat Mark berpikir sejenak
"Gue bakal yakinin dia,dan gue gak bakal ngundang orang asing,cukup lo,Haechan,Nana,Chenle,Renjun,Jisung,bang Taeyong sama orang yang Ayna inginkan datang ,dan juga teman bisnis ortu gue"jelas Mark yang ternyata sudah memikirkan hal ini dengan matang.
"Jadi kapan lo bisa ceritain masalah ini ke yang lain?"tanya Jeno lagi karna cepat atau lambat kelima anak itu akan tau.
"Gak tau,tunggu waktu yang tepat aja"jawab Mark,lalu menepuk pundak Jeno."lo pergi ke kelas duluan,gue ntar nyusul" perintah Mark dan diiyakan Jeno.
•o0o•
"Gimana kakinya?"tanya Mark yang saat ini sedang duduk di samping Ayna.
"Udah mendingan,cuman bekas kemerahannya yang belum hilang"sahut Ayna yang saat ini sedang fokus melihat film kesukaannya.
Mark mendengus pelan,merasa di abaikan oleh Ayna."Yang ngajakin lo ngomong gue,bukan tv itu!"sebal Mark,membuat Ayna menatapnya dengan tatapan bersalah.
"Sorry,lain kali gak gitu lagi"bujuk Ayna sambil menunjukkan muka imutnya ke Mark.
Gemas melihat Ayna,Mark pun mencubit pipi Ayna dan berhasil membuat Ayna meringiss.
"Baring disini"perintah Mark sambil menunjuk pahanya sebagai bantalan.
Ayna mengikuti perintah Mark,setelah Ayna berbaring Mark memainkan rambut Ayna.
"Jeno tau kalau kita udah nikah"ujar Mark ke Ayna,ia tak mau menutupi sesuatu ke isrtrinya
Ayna mendongak menatap Mark karna kaget,"Kok bisa?"tanyanya lalu Mark menjelaskan secara detail kejadian di rooftop.
"Gak marah kan?"tanya Mark pelan ketika melihat Ayna masih dengan ekspresi kagetnya.
Berdehem pelan,Ayna mencoba tenang lalu berpikir sejenak"Gak marah cuman kaget aja,tapi Jeno memang berhak tau si,dia kan sepupu lo"jawaban Ayna membuat Mark senang,ternyata istrinya sangat pengertian,lalu dengan tidak sopannya Mark menunduk mencium pipi Ayna.
Pipi Ayna merona,meskipun ini bukan pertama kali tapi ia masih saja malu.Mark hanya tersenyum melihat ekspresi Ayna yang tidak kesal di cium secara mendadak.
Mark tahu jika Ayna memiliki rasa seperti dirinya meskipun Ayna tak pernah memberi tahunya jika dia mencintai dirinya.Dari sikap dan perhatian Ayna selama tinggal bersama ia bisa merasakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[END]COLD HUSBAND||MARK LEE
CintaHidup Ayna berubah sejak ayah kandungnya menjualnya *⋮ ྀ⏝ ི⋮ ྀ⏝ ི⋮ ྀ⏝ ི⋮ ྀ⏝ ི⋮ ྀ⏝ ི⋮ ྀ⏝ ི⋮ ྀ⏝ ི⋮* Start 25 December 2020🤩 End 7 Januari 2022 #Rank 4 (Direkomendasikan) 30/12/2020 #Rank 1 (Treasuremember)31/12/2020 #Rank 1(Ayna) 29/12/2021 #Rank 3(...
![[END]COLD HUSBAND||MARK LEE](https://img.wattpad.com/cover/252501412-64-k734088.jpg)