16.Memory

505 61 0
                                        

Pembaca yang budiman pasti tau cara menghargai seorang penulis😊⭐










Pukul 23:30,Mark tiba di apartemennya,dirinya sungguh lelah lalu ia teringat Ayna dan dengan pelan membuka pintu kamar Ayna yang tak dikunci.

"Nyenyak banget tidurnya"guman Mark pelan saat melihat Ayna yang tertidur pulas,karna sangat gemas melihat Ayna,Mark berniat menghampiri Ayna di kasurnya.

Dengan ragu Mark mengelus rambut Ayna,lalu menatap Ayna dengan tatapan teduh.

"Pibi gue udah besar"ucap Mark sambil tersenyum lucu mengingat kenangan dirinya dengan Ayna.

Tanpa Mark sadari Ayna menegang mendengar ucapannya,ternyata Ayna tidak tertidur,ia hanya pura pura saat melihat pintu kamarnya terbuka.

Karna sangat penasaran Ayna memberanikan diri membuka matanya dan membuat Mark sangat kaget dan panik,lalu buru buru Mark memindahkan tangannya dari rambut Ayna dan berniat pergi,namun Ayna menarik lengannya.

"Markk jelasin ke gue maksud ucapan lo!"pinta Ayna dengan nada frustrasi,dirinya sungguh dibuat bingung oleh Mark

Seketika Mark lemas,dia sadar dia tak bisa menyembunyikan ini lebih lama dari Ayna,dan mungkin ini waktunya.

Menghelas napas pelan,Mark duduk disamping Ayna yang terlihat tidak baik baik saja,lalu berusaha menjelaskan ke Ayna.

"lo gak inget gue?"pertanyaan pertama Mark ke Ayna sebelum memulai ceritanya.

Ayna berpikir sejenak selang beberapa detik ia menggeleng.Mark menghela nafas pelan ia memaklumi daya ingat Ayna,kata dokter pengaruh dari kekerasan yang dialami sejak kecil yang membuat mental Ayna tidak stabil dan membuat ingatannya sedikit bermasalah dan hanya kekerasan yang sangat ia ingat di masa kecil.

"Lo sama gue udah kenal lama Na,lo cinta pertama gue,gue suka sama lo sejak lo nyelematin gue,hibur gue,dan mau temenan sama gue,cuman lo Aynaaa"cerita Mark dengan sangat serius

"Ny-nyelematin lo apa?"tanya Ayna semakin pusing,ia berusaha mengingat ingatan masa kecilnya tapi kepalanya semakin sakit,Mark sedikit panik,ini alasan dirinya tak mau memberi tahu Ayna karna tak mau Ayna begini.

"Jawab pertanyaan gue Mark,gue gak Apa apa!"suruh Ayna ,karna melihat kepanikan Mark.

Mark mengangguk pasrah"Dulu gue lemah,gak bisa apa apa,gue inget banget waktu itu gue kelas 1 smp dan lo masih sd,hari itu gue sama ortu gue lagi liburan di sekitar tempat tinggal lo,entah karna apa gue gak liat dimana ortu gue,tiba tiba ada preman yang mau bunuh gue,preman itu suruhan musuh ortu gue,mereka nampar gue terus mau nusuk perut gue,untungnya lo dateng Ayna"Mark menjeda kalimatnya lalu menatap Ayna dengan mata berkaca kaca.
"Gue inget banget lo neriakin dua preman itu tanpa takut,dengan berani lo nyuruh mereka pergi tanpa takut preman itu bisa aja bunuh lo,untung aja papa dan mama gue dateng.Dan gak terjadi apa apa sama lo".

Setelah mendengar cerita Mark,Ayna membulatkan matanya,ia akhirnya mengingat kenangan dirinya dengan Markk.

Dia dan Mark berteman sejak kejadian itu,Mark Memberinya nama Pibi.Meskipun rumah Mark dan Ayna lumayan jauh tapi Mark memaksa kedua orangtuanya untuk mengijinkan dirinya menemui Ayna.

Mark menemui Ayna di hari libur,dan kadang membantu Ayna berjualan,Ayna sejak kecil sudah berjualan karna ayahnya sudah tak mau mengurus biaya hidupnya,Mark sangat bahagia bisa mengenal Ayna dan dia jatuh cinta.

Tapi kebersamaan Ayna dengan Mark tak bertahan lama sejak Ayna Kembali disiksa oleh Chanyeol dan membuat mentalnya terganggu.

Hari itu Mark datang kerumah Ayna ia melihat Chanyeol menyiksa Ayna hingga Ayna pingsan,dengan panik Mark membawa Ayna kerumah sakit.
Dokter mengatakan ke Mark jika ingatan Ayna sedikit bermasalah,Ayna melupakan orang yang ditemuinya baru baru ini dan hanya ingatan tertentu yang Ayna ingat.
Mark menangis sejadi jadinya ketika Ayna sadar dan tidak mengenalinya,ucapan dokter sangat tepat Ayna tak mengenal dirinya.

Demi kesehatan Ayna,orangtua Mark melarang Mark menemui Ayna dulu,Mark pun menurut,lalu ketika hampir 6 bulan tak bertemu,ia berniat menemui Ayna tapi kenyataan pahit yang ia dapat,Ayna telah pindah dan tidak ada yang mengetahui dimana mereka berada.

Sejak saat itu Mark berubah,dia menjadi pemuda yang sangat dingin,rajin olahraga dan berlatih bela diri,ia melakukan itu untuk Ayna,dan setiap hari menyuruh pengawalnya untuk mencari Ayna,namun keberadaan Ayna sangat susah ditemukan.


***

Vote ⭐😉

[END]COLD HUSBAND||MARK LEETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang