Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sudah tiga hari Seojun dan Su-ho berada di LA. Hari ini Seojun berencana mengajak Su-ho untuk mengunjungi salah satu tempat wisata di negara tersebut. Mereka berdua pun kini sudah berada di dalam mobil yang akan membawa mereka menuju tempat itu.
"Seojun ,kita mau kemana ? Seharusnya kan kita tidak boleh sering keluar rumah.." ucap Su-ho yang merasa khawatir jika para polisi berhasil melacak keberadaan mereka.
Bukannya ikut panik ,Seojun malah membalas tatapan Su-ho dengan tenang. Jauh berbeda dengan tatapan panik Seojun kemarin ,ketika mereka melakukan pelarian dari Korea Selatan.
Seojun mengemudikan mobilnya dengan perlahan. Sambil menikmati pemandangan kota LA ,yang mungkin sudah tidak akan bisa ia lihat lagi.
Sudah dari dua hari yang lalu Seojun memutuskan sesuatu yang akan mengubah seluruh hidupnya. Seojun hanya berharap jika masih bisa melihat anak yang akan di lahirkan oleh Su-ho. Sisanya ,Seojun sudah tidak pernah memikirkannya lagi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah beberapa menit mengemudi ,akhirnya mobil Seojun masuk ke sebuah lahan parkiran wahana taman bermain.
Su-ho yang sama sekali belum pernah mengunjungi taman bermain pun sangat antusias. Raut wajah khawatir yang beberapa saat lalu menghinggapi wajah cantiknya ,mendadak kini sirna. Terganti oleh bias sinar di sepasang maniknya.
Tanpa menunggu Seojun membukakan pintu mobil untuknya ,Su-ho sudah terlebih dulu membuka pintu mobil itu sendiri. Su-ho kemudian berlari kecil menuju ke pintu masuk taman bermain tersebut.
Setelah Seojun membayar tiket masuk ,tanpa basa basi Su-ho mulai menarik tangan Seojun menuju ke beberapa wahana permainan. Mulai dari yang biasa sampai yang sedikit ekstrim pun Su-ho naikki.
"Gumawo ,Seojun.. aku belum pernah merasa sebahagia saat ini.." ucap Su-ho. "Sama sama ,baby.. kau juga sudah memberiku ketulusan yang belum pernah ku rasakan sebelumnya.." jawab Seojun. Seojun kemudian mengecup singkat bibir Su-ho.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.