Twenty five

688 81 18
                                        

IYB | EUNKOOK

"Long time no see, Jung Eunha." 

┌───── •✧✧• ─────┐
HARAP TINGGALKAN
VOTE DAN KOMENTAR
└───── •✧✧• ─────┘

Noted : Buat yang lupa alurnya. Bisa baca ulang dari awal kok soalnya ga aku privat. Oh iya maaf ya aku update malam banget sebab mood aku nulis jam segini. Dan aku usahain update secepat nya, semoga kalian suka.

HAPPY READING

.
.

Pagi ini, Umji merasa ada sesuatu yang aneh akan dirinya. Dia merasa akan ada sesuatu yang menimpanya. Meski begitu, dia harus tetap pergi ke rumah sakit karena ada pasien yang harus dia tangani.

"Kau terlihat kurang sehat. Apa kau baik-baik saja, Umji?" tanya seorang gadis yang melihat Umji terdiam tak menyantap sarapan paginya.

"Umji-ahh." panggilnya lagi karena tak ada jawaban dari Umji. Umji terdiam akan pikirannya sendiri.

"Ahhh ne, ahh eonni. Eumm gwenchana. Naneun gwenchanayo." balas Umji yang kini sudah sadar dari lamunannya.

"Kau, benar-benar baik-baik saja?"

"Ne, eonni. Aku baik-baik saja. Tak usah khawatir. Hanya ada yang sedang aku pikirkan saja."

"Baiklah, kalo begitu cepat sarapan. Sebelum kau pergi berangkat ke Rumah sakit."

"Ahh, ne eonni. Jinjaa, aku senang banget eonni di sini. Aku merasa memiliki seorang kakak yang menyayangi ku. Gomawo, Eunha eonni." Umji begitu terharu. Semenjak kedatangan Eunha ke hidupnya dia begitu bahagia. Meski dia tau ia salah karena menyembunyikan Eunha bersamanya.

Umji seorang anak tunggal keluarga Kim. Dia sangat ingin mempunyai saudara. Tapi sayang, eomma nya tak bisa lagi mengandung setelah melahirkannya. Maka dari itu, dia sangat sedih.

Tapi beruntung, Umji mempunyai Jungkook selama di Busan. Jungkook tetangga Umji, dia juga anak tunggal sama seperti Umji. Dan keluarga mereka juga dekat, sehingga Jungkook maupun Umji terlihat seperti saudara kandung. Umji juga menganggap Jungkook adalah kakaknya, begitu pun sebaliknya.

"Tak usah begitu, Umji. Seharusnya aku yang berterima kasih kepadamu karena kau sudah menolongku." balas Eunha sambil pergi memeluk Umji. Dia tahu bahwa Umji sedang tak baik-baik saja.

"Ta–tapi aku telah menyembunyikan mu di sini. Aku terlihat seperti penculikmu, eonni. Aku telah menjauhkanmu dari eonnimu, Jungkook oppa dan juga—"

"Anioo, gwenchana. Jangan begitu, Umji. Kau telah membantuku dalam masalah ini. Mungkin memang ini jalan terbaik untukku. Bukannya aku tak ingin bertemu dengan Jungkook, aku hanya belum siap apalagi bertemu orang tuanya. Mereka terlihat begitu tak menyukai ku."

"Padahal eonni sangat baik, tapi mengapa eommonim tak menyukaimu." balas Umji mencoba sedikit menghibur Eunha.

"Mungkin karena aku sedang hamil anak Jungkook."

"Tapi seharusnya Jungkook oppa yang disalahkan karena itu bukan eonni." memang benar Jungkook yang harus disalahkan. Karena pada saat itu, Eunha hanya lah gadis malang yang meminum minuman yang salah. Entah itu tertukar dengan siapa, tapi setelah itu hidupnya terancam.

"Tidak, bukan hanya Jungkook yang salah. Aku pun begitu, aku juga salah. Gwenchanayo, aku tak menyalahkan Jungkook atas hal itu."

"Eon-eonni memang berhati mulia. Eonni sangat baik, beruntung Jungkook oppa yang mendapatkan mu." Umji memeluk Eunha sangat erat, dia pun menangis juga karena merasa terharu.

Setelah merasa baikan sebelum Umji berangkat Eunha bertanya lagi. Dia hanya ingin memastikan bahwa Umji baik-baik saja atau tidak.

"Jadi, apa yang menganggu pikiranmu tadi?"

Umji menatap Eunha sambil menggelengkan kepala nya.

"Anio, eonni. Bukan apa-apa."

"ahh seperti aku terlambat. Aku akan pergi berangkat eonni." ucap Umji lagi.

"Ne, hati-hati di jalan, Umji-ahh."

"Ne, eonni. Eonni juga hati-hati di sini. Hubungi aku jika terjadi sesuatu. Annyeong, Eunha eonni."

Eunha mengangguk sambil tersenyum. Dia juga melambaikan tangan saat Umji akan pergi.

"Ahh eonni, jangan lupa minum susu agar dedek bayi dalam kandungan mu tetap sehat." ucap Umji sebelum dia benar-benar pergi.

Umji memang sangat peduli dengan Eunha termasuk bayi dalam kandungannya. Dari semenjak Eunha tinggal dengan Umji, kandungan Eunha benar-benar dirawat dengan baik oleh Umji.

Eunha menatapi perutnya yang mulai membesar. Usia kehamilan Eunha menginjak 3 bulan, tentu saja dia sudah merasakan kehadiran bayinya. Seperti sekarang ini, bayinya sedang menendang-nendang perut Eunha.

"Aww kiyowo, kau ingin cepet keluar melihat dunia, sayang."

Eunha pun tersenyum sambil berjalan ke kursi. Tapi suara ketukan mengurungkan niatnya. Akhirnya Eunha pergi untuk membukakan pintu.

"Siapa tamu sepagi ini, apa jangan jangan Umji. Mungkin ada barang yang ketinggalan."

Dia pun berjalan dan membukakan pintu untuk tamu tersebut. Betapa terkejutnya dia melihat siapa tamu yang datang.

Sementara, tamu dihadapan Eunha tersenyum sambil menyapa nya.

"Long time no see, Jung Eunha."

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.
.

Hayo siapa yang datang? Ayok tebak!

1. Jungkook

2. Nayeon

3. Taehyung

4. Jimin

5. Sinb / sowon

Gimana udah ketebak siapa tamunya?

Makin penasaran kan?

Lanjut ga ni?

.
.

To be continue

Harap meninggalkan vote dan komentar untuk menghargai penulis

Jangan lupa untuk mem-follow akun wattpadku. Supaya tidak ketinggalan info yang aku update setiap harinya.

I'm Your Boss | eunkookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang