IYB | EUNKOOK
"Annyeong nuna Yerin, mengapa kau begitu kaget bertemu denganku."
┌───── •✧✧• ─────┐
HARAP TINGGALKAN
VOTE DAN KOMENTAR
└───── •✧✧• ─────┘
Notes : Sorry baru bisa lanjutin cerita ini. Sebab aku sibuk kuliah, aku pikir pas aku masuk kuliah lebih banyak freenya, taunya jurusan ku susah free. Tapi, sekarang aku udah bener2 free. Jadi aku memutuskan untuk melanjutkan cerita ini sampai selesai. Meskipun nanti bakal diselingi cerita lain. Aku harap kalian ngerti kondisi aku. Dan buat kalian yang nunguin cerita aku, makasih banyak udah setia. Dan maaf karena baru bisa update. So, buat yang lupa alur nya ngga ada salahnya baca ulang lagi. Terutama buat yang belum vote bisa di vote juga. Dan berikan komentar terbaikmu.
HAPPY READING!
.
.
"Kau benar-benar Jung Eunha adikku?" tanya Yerin lagi. Dia harus memastikan bahwa gadis yang berada dihadapannya adalah Jung Eunha. Meskipun dia tahu sendiri bahwa Jung Eunha sudah meninggal.
"Ne, eonni ini aku. Mengapa eonni tak percaya denganku?"
"Eunha sudah meninggal aku melihat pemakaman nya kemarin."
Memang betul apa yang diucapkan Yerin. Dia sendiri menghadiri upacara pemakaman Eunha. Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Eunha dinyatakan meninggal dunia.
"Eonni, itu bukan aku."
Orang yang mengaku dirinya sebagai Jung Eunha memegang tangan Yerin.
"Eonni dengarkan aku. Aku Eunha adikmu, aku belum meninggal eon. Jasad yang kemarin eonni lihat itu bukan jasad ku itu jasad orang lain yang mereka kira diriku."
"Percayalah eon ini aku Eunha, adikmu."
Yerin meneliti setiap pergerakan orang di hadapannya. Dari suara dan mukanya memang mirip Eunha.
"Jika kau memang Eunha, lalu kemana saja kau selama ini? Mengapa kau tega sekali meninggalku sendiri?"
Eunha menunduk takut. Dia mengerti bahwa kakaknya pasti akan memarahinya.
"Aku tahu aku salah, eon. Aku pergi karena aku takut eonni akan marah karena aku telah menyembunyikan sesuatu dari eonni."
"Tentang kau hamil?"
Eunha mengangguk sambil terus menunduk takut tak berani untuk menatap Yerin.
"Yakk lihat aku. Aku memang marah denganmu karena kau selalu menutup diri dari ku padahal kau tahu bahwa aku ini kakakmu. Dan kita hanya tinggal berdua. Aku punya tanggung jawab untuk menjaga dan menafkahimu selagi kau bersama ku, Eunha-ya."
Setelah benari menatap Yerin sebentar, Eunha kembali menunduk. Dia benar-benar merasa bersalah.
"Tapi aku tak ingin kehilangan mu, aku tahu aku marah denganmu. Tapi kau segalanya buatku. Kau adikku, dan teman hidupku sampai saat ini. Jika kau pergi aku tak kuat untuk tinggal sendiri."
Yerin menggenggam tangan Eunha sambil tersenyum.
"Jika memang kau adikku, ayok kembali lah. Kita hidup bersama lagi, aku tak akan memarahimu. Aku akan bantu kau menjaga anakmu."
Eunha speechless mendengar perkataan Yerin. Sungguh, dia terharu karena tak menyangka Yerin begitu sayang dengannya.
"Ahhh eonnii..." Eunha langsung memeluk tubuh kakanya dengan menangis bahagia. Yerin juga membalas pelukan Eunha. Sambil dia merasakan perut Eunha yang berisi. Kini dia percaya bahwa itu benar-benar adiknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Your Boss | eunkook
Teen Fiction[261020] • ON GOING Cover diganti, sampai menemukan yang cocok. "Demi tuhan kenapa aku harus di pertemukan dengannya lagi, aishh..." Jung Eunha merutuki dirinya sendiri. Dia merasa kesel sekaligus merasa bodoh. Karena harus bertemu dengan pria yan...
