[3] Kelompok Presentasi

356 84 5
                                        

"jadi ayah lo suka Vespa?" Cai Bing melihat dua Vespa terparkir di halaman rumah Yujin.

"Iya, suka banget" ucap Yujin

"Vespa matic suka ga?"

"Kalo sama sama Vespa mungkin suka"

Cai Bing mengangguk pelan, kemungkinan ia mendekati Yujin akan berjalan mulus karena ayah dari Yujin sendiri mempunyai hobi yang sama dengan Cai Bing.

"Makasih banyakkk Bing, mau masuk kerumah dulu?" Tawar Yujin

"Engga deh, gue udh diajakin mabar Valo nih, duluan ya" pamit Cai bing.

"Iya hati-hati"

..

Cai Bing pulang dengan selamat ke rumah Wen Zhe, teman sepermainan yang sayangnya beda sekolah karena zonasi.

Akibat tidak satu sekolah, mereka berkomitmen untuk memasuki jurusan dan universitas yang sama, biar bisa dibilang friendship goals gitu kalo kata orang-orang.

"Wen, tumben lu ga ngestock Snack" Cai Bing dengan enaknya membuka kulkas Wen Zhe, sambil melihat beberapa makanan yang disusun rapi disana.

"Kemaren gue abisin buat marathon beberapa series" jawab Wen Zhe.

"Lapar bener nih, tapi males ke mini market" Cai Bing memutar perutnya pelan, ia merasa lapar dan ingin makan sekarang.

"gue ada Snack sih, tapi ga yakin kalo lo bakal suka"

"Apa tu?"

"Snack kucing, hahaha" Wen Zhe langsung tertawa, karena hanya dia sendiri yang memahami joke garingnya itu. Cai Bing iyain aja, mending lanjut nonton daripada ikut gila.

"Wen, yakin ga sih kita lolos UGM?" Tanya Cai Bing mendadak.

Wen Zhe pun menoleh, kesambet apaan sih temannya tiba tiba nanya hal begituan?

"Ya masuk sih UGM" jawab Wen Zhe

"Yakin lu?"

"Universitas Gunadarma kan?"

"Asu"

Wen Zhe hanya tertawa pelan, "kalo lu mau UGM ya belajar lah, dikira haha hihi doang bisa lolos?"

"Iya sik, tapi males ye ga sih?"

Wen Zhe mengangguk, selama ini mereka optimis mau masuk universitas negeri ternama. Tapi usaha tidak ada.

"Udahlah gausah dipikirin, buat mie aja kuy" ajak Wen Zhe

"Yoklah, masak mi apa kali ini?"

Akhirnya mereka memasak mi dan menunggu minuman yang mereka pesan di aplikasi ojek onlen.

...

Setelah makan sore di rumah Wen Zhe, Cai Bing pun pamit dan pulang ke rumahnya. Ia pun bersiap mandi dan pergi untuk mabar bersama teman online gamenya.

Padahal, ada beberapa tugas yang harus dikumpulkan besok. Tapi, Cai Bing lebih memilih bermain dan have fun. Tanpa Cai Bing sadari, hp nya masih berada di saku seragam sekolahnya. Padahal beberapa panggilan masuk dan notif pesan berbunyi sedari tadi. Karena dalam mode silent dan seragam Cai Bing digantung, jadinya ia tidak tau jika ada panggilan maupun pesan.

Yang ia tau, dia keasikan mabar Valo bersama teman nya.

Kemudian, bunyi dobrakan pintu dari kamar Cai Bing. Tampaklah seorang sohib Cai Bing, Fu Yaning yang raut mukanya rada kesal.

"Cai Bing goblok, liat grup kelas!" Ucap Fu Yaning keras.

Cai Bing kaget dong, padahal dirinya lagi asik main game tiba tiba ada gebrakan pintu dan sahutan dari Yaning.

When Night is Falling ; YubingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang