Kim Yugyeom, Namja tinggi itu berdiri menatap gedung sekolah musik di depannya dengan datar dan penuh emosi. Pada jam ini, sekolah sepi karena masih dalam pembelajaran. Yugyeom akan menunggu jam pulang tidak lama lagi.
Seperti tradisi, ketika jam pulang, anak kelas 3 selalu memiliki kelas tambahan untuk pembelajaran menuju ujian kelulusan. Itu artinya, Yugyeom punya kesempatan untuk melancarkan rencananya tanpa menarik perhatian orang.
“Bersiaplah, Jung Taehyung…”
-
Di tempat lain, pasangan yang baru saja resmi kemarin sedang bergelung di bawah selimutnya. Setelah melewati malam yang panas mereka tertidur kelelahan. Jungkook membuka matanya dan melihat wajah tampan itu. Sungguh, wajah ini terukir sangat tampan seperti ciptaan Dewa yang paling sempurna. Tangan kanannya terangkat dan mengelus wajah itu, dari mata, hidung, dan bibir. Jungkook mengagumi semua itu.
“Sudah puas menatapku, sayang?” Jungkook terkejut ketika mata tajam itu terbuka. Wajahnya kembali memerah karena malu.
“Belum, aku gak pernah puas lihat mukamu.” Jungkook tersenyum sebelum memeluk leher Taehyung dan menyembunyikan wajahnya ke leher Taehyung.
“Kenapa kamu seperti ini? Manja sekali..” Ujar Taehyung sambil mengelus kepala Jungkook.
“Aku memang seperti ini, hyung gak suka?” Tanya Jungkook sambil mendongak menatap suaminya.
“Aku suka, kamu menggemaskan…”
Chupp
Taehyung menunduk dan mencium lembut bibir Jungkook. Ciumannya tidak lama, Taehyung segera berhenti sebelum hasratnya kembali. Urusannya bakalan panjang nanti.
“Kamu gak lapar?” Tanya Taehyung.
“Lapar..” Jawabnya.
“Kalau begitu, ayo mandi dan turun untuk sarapan.” Ajak Taehyung.
Jungkook mengangguk dan beranjak untuk duduk sebelum tangannya di tahan. “Mandi bersama?”
Jungkook menatap suaminya dengan malas, dia menapik tangan yang memegangnya. “Kalau kita mandi bersama, nanti lama lagi! Hyung ‘kan mesum!” Jungkook segera mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.
Tarhyung tertawa ringan melihat kelakuan menggemaskan istrinya. Lagi-lagi Taehyung melirik rumah baru yang disiapkan Ibunya. Rumahnya memang terbuat dari kayu, tapi kayu terbagus dan terkokoh yang membuat kesan rumah ini menjadi sangat klasik. Selain itu, furniture di rumah ini terlihat modern. Terdapat dua kamar, satu kamar utama dan satu kamar dengan kasur ukuran queen. Rumah ini terletak tidak jauh dari Moorim School sehingga mereka tidak keluar dari jangkauan segel. Intinya, rumah ini terlindungi dan menjadi kasat mata bagi orang-orang yang mendaki bukit ini.
Dan satu lagi, di rumah ini ada jaringan seluler. Chanyeol tidak memblokirnya, mungkin orangtuanya yang ingin memanggil mereka untuk kembali ke Moorim dan hal-hal lainnya. Tidak lama, poselnya bordering. Taehyung segera mengambilnya.
‘Jung Hoseok?’ Tumben sekali orang ini menelpon.
“Hallo,”
[Sialan kamu, Kim Taehyung!! Kemana saja kamu beberapa bulan ini? Kenapa tidak ada kabar? Wali kelas mengomel-ngomel tentangmu!! Ditambah lagi, lihat… Fans club-mu benar-benar menjadi gila sekarang! Menangis-nangis, memohon untuk mengembalikan Kim Taehyung. Buat frustasi saja!!]
“Tutup mulutmu, Hoseok! Aku pergi ke luar kota bersama Yoongi. Tidak ada yang perlu di khawatirkan, kami akan kembali beberapa hari lagi.”
[Baguslah, cepat kembali dan selesaikan keadaan di sini! –Kim Taehyung? Itu dia? Biarkan aku bicara dengannya!] Terdengar suara wanita di seberang sana dan Taehyung tahu dengan jelas pemilik suara itu. Dia memutar matanya dengan malas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Moorim School (Vkook) -END
Fan-FictionWARNING⚠⚠ ? 18+ Hanya judul yang sama seperti film drakor,, tapi jalan ceritanya berbeda.. Lebih menarikkk... Menceritakan, Murid SMA yang tengah bersekolah di SOPA tiba-tiba kejadian aneh datang pada beberapa murid SOPA mereka tiba-tiba berada di M...
