Peluncuran Rencana

7K 540 8
                                        

"Pichy? Apa ada perubahan?" Tanya Chanyeol menghampiri Pichy yang fokus pada laptopnya.
Saat ini, Pichy dan yang lainnya sudah memantau bukit moorim 5 jam yang lalu. Waktu sudah menunjukkan pukul 3 dini hari dan Jongin masih belum terlihat di sana.

"Belum ada, Pak." Jawab Pichy sambil menggeleng.

"Tetap fokus, kita akan mendapat kabar segera." Ujar Chanyeol. Pichy mengangguk sebelum Jungkook, Jimin, dan Yoongi datang menghampiri. Mereka ikut mengawasi kamera takut-takut Pichy kelelahan.


-


Di ruangan lain, Taehyung dan Juho sedang berusaha menyumbat saluran air toilet. Dan dalam beberapa detik saluran air itu tersumbat dengan membekukan air di dalam saluran itu.

Ketika waktunya tidur, mereka berpura-pura memejamkan mata namun indra pendengaran mereka menajam untuk mencaritahu kalau apakah Jongin sudah pergi atau belum. Tapi, sura pintu sukses membuat mereka terkejut.


CKLEKK


"Sial, mengagetkan saja.." Umpat Taehyung pelan.

"Kalian bersikap tenanglah disini. Aku akan mengambil batu itu. Hanya tinggal selangkah lagi aku menguasai dunia ini." Sinis Jongin menatap Taehyung dan Juho dengan tatapan merendah.

"Brengsek." Umpat Taehyung.

"Aku perlu menemukan sebelah batu berwarna ungu saja dan kalian akan mengaktifkannya untukku. Setelah itu, akan mudah mencari batu yang lain." Ucap Jongin.

"Tidakkk.. dan ti-" Juho menatap Taehyung kesal karena ucapannya terpotong. Taehyung menarik tangannya agar tidak bicara lagi.

"Pergilah, sebelum Chanyeol Appa yang membawa batu itu." Ucap Taehyung yang di balas dengan tatapan kesal dari Jongin.

Jongin menatap Taehyung dengan curiga, sampai dia merasakan keanehan yang ada di sekeliling rumahnya beberapa waktu lalu. "Anak brengsek!! Bagaimana bisa kamu memberi tahu mereka?!" Geram Jongin.

"Ohh... Mudah saja, aku memberi tahu hewan tungganganku dan mereka mematuhiku." Santai Taehyung.

"Jadi para harimau itu sudah menemukan tuannya,"Lirih Jongin sebelum menatap Taehyung kesal.

"Kita harus cepat pergi dari sini!!! Jaga mereka!! Jangan sampai kabur!! Jaga juga gerbang jangan sampai para harimau datang, tembak saja mereka dengan api!!" Perintah Jongin pada anak buahnya dan di tanggapi langsung oleh mereka hingga mereka menyebar ke segala arah sebelum membawa gas berisi bahan bakar di tangannya.

Tapi di balik itu, Taehyung tersenyum sinis rencana yang ada di kepalanya berjalan lancar tinggal rencana di Moorim yang dia pikirkan saat ini. Pintu ruangan mereka terkunci kembali dan Jongin sudah pergi bersama dengan setengah dari anak buahnya.

"Dia benar-benar bodoh," Lirih Taehyung.

"Maksudmu?" Heran Juho menatap saudaranya.

"Akan kuceritakan nanti, sekarang ayo kita lancarkan rencana kita selanjutnya." Ucap Taehyung.

Taehyung segera beranjak ke jendela memberi tahu harimaunya bahwa Jongin telah pergi ke bukit Moorim lalu dia akan menunggu selama 30 menit sebelum pergi ke kamar mandi. Tidak lama dari itu Taehyung kembali dengan baju bagian atas yang di buka menatap kesal CCTV di ruangan itu.

Juho hanya menatap malas saudaranya, dia itu lebih pantas menjadi seorang aktor, dan kenapa juga dia memiliki saudara yang tingkahnya sekonyol ini.

Moorim School (Vkook) -ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang