Hari demi hari terlah berlalu, Taehyung dan Yoongi menjalankan aktivitasnya di Moorim. Mereka masih belum mengetahui mengapa sekolah itu di bangun. Hingga hari ini mereka masuk ke kelas Meditasi untuk yang kedua kalinya, yang berbeda adalah hari ini mereka bermeditasi bersama senior tingkat 2.
[Meditasi adalah salah satu bentuk latihan untuk memusatkan dan menjernikah pikiran, agar merasa lebih tenang dan nyaman.]
"Kelas meditasi, huh?? Aku tidak pernah mendapatkan apapun di kelas ini. Apa manfaatnya?" Keluh Taehyung.
"Belum." Sebuah suara datang dari belakang Taehyung.
"Jungkook?" Benar itu adalah Jungkook dengan muka acuh tak acuhnya.
"Memangnya apa hasilnya?" Lirih Yoongi pelan tapi masih dapat di dengar oleh orang di sekitarnya.
"Mencari jati dirimu, cantik." Ucap Jimin yang entah dari kapan berada di samping Yoongi bahkan lengannya dengan ringan memeluk bahu Yoongi.
"Hey... Hey... Jauhkan tanganmu dari temanku!!" Ujar Taehyung, bukannya dia tidak suka kalau Yoongi di pegang oranglain, tapi dia suka ketika melihat Jimin dan Jungkook cerberut secara bersamaan. Bahkan Taehyung berusaha untuk tidak memikirkan rencana nakalnya hingga Jimin tidak bisa menebaknya.
'Brengsekk.. Aku ini namja, bodoh!! Menjijikan!!' Batin Yoongi berjalan masuk ke kelas dengan muka merah dan kesal. Jimin terkikik geli melihat Yoongi menggerutu, walaupun dia masih kesal dengan sikap Taehyung.
-
'Mencari jati diri? Memangnya siapa aku?' Batin Taehyung.
"Kamu harus mencari masa lalumu kalau mau mencari jati dirimu, teman." Ujar Jimin menjawab isi pikiran Taehyung dengan nada tenang namun tatapannya tajam.
'Masa lalu?? Aku yakin masa laluku buruk bahkan sangat buruk hingga aku melupakannya.' Batin Taehyung kembali.
"Hadapi saja, masa lalumu yang buruk itu adalah bagian dari dirimu. Seburuk apapun itu tetap dirimu. Mencoba berdamailah dengan masa lalumu." Ucap Jimin lalu berlalu dari sana di susul oleh Taehyung.
-
"Baiklah anak-anak rilekskan kepala kalian. Kosongkan pikiran kalian. Fokuslah." Ucap Oh Ssaem memberi intruksi pada seluruh siswa di ruangan.
"Tegakkan punggung kalian." Ucapnya sebelum memukul punggung salah satu murid yang duduk asal-asalan.
Beberapa menit berlalu, ekspresi Taehyung dan Jungkook berubah entah apa, tapi keringat sebesar biji jagung mulai bermunculan di wajah mereka.
"Apa yang kamu lihat Taehyung?" Tanya Oh ssaem dan murid-murid ikut penasaran hingga membuka matanya kecuali Jungkook.
Taehyung tidak menjawab pada awalnya hingga Oh ssaem harus bertanya dua kali.
"A-ada anak kecil duduk bersama anak kecil lain di sampingnya.."
"Lalu?"
"Mereka menangis..
Tidakk.. Ada seseorang disana...
D-dia.. Dia menginjak seseorang dibawahnya...
S-s-sekarat.. Orang itu sekaratt..
Dia memegang sebuah batu berwarna biru." Cerita Taehyung membuat semua murid bahkan guru-guru lain mendengarkannya dengan seksama. Berbeda dengan Jungkook yg sama gelisahnya seperti mereka seolah berada bersama di kejadian itu. Keadaan kelas menjadi sangat hening dan menegangkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Moorim School (Vkook) -END
FanfictionWARNING⚠⚠ ? 18+ Hanya judul yang sama seperti film drakor,, tapi jalan ceritanya berbeda.. Lebih menarikkk... Menceritakan, Murid SMA yang tengah bersekolah di SOPA tiba-tiba kejadian aneh datang pada beberapa murid SOPA mereka tiba-tiba berada di M...
