Wedding

9.2K 531 13
                                        

Jungkook menatap dirinya di kaca besar dengan gugup. Inilah hariya. Kedua tangannya terjalin untuk melampiaskan rasa gugupnya. Saat ini, dia memakai tuxedo berwarna violet dengan celana senada. Rambutnya di sisir rapi ke atas dengan riasan tebal di wajahnya. Dia juga menatap bibirnya yang merah.

Klek

Jungkook mengalihkan pandangannya pada pendatang baru. Perlahan dia menghela nafas panjang sebelum tersenyum. “Appa,” Ujarnya.

“Gugup?” Jungkook mengangguk. “Tidak apa-apa. Semua akan berjalan lancar. Kamu bisa melewatinya, sayang. Appa akan berada di sampingmu.”

“Appa..” Jungkook memeluk ayahnya, bagi Jungkook ini bukanlah perpisahan. Tapi ini merupakan sebuah awal dari kehidupan yang sebenarnya. Jungkook ingin mendapat dukungan dari ayahnya, dan berharap bisa selalu bersama-sama. Karena dia tahu bagaimana perasaan ayahnya saat ini. pasti lebih buruk daripada dirinya. Ayahnya telah kehilangan istri, dan sekarang harus berpisah dari anaknya.

“Appa harap kamu selalu bahagia, Nak.” Ujar Chanyeol.

Jungkook mengangguk sebelum tersenyum. “Aku akan selalu bahagia, dan Appa juga harus bahagia. Aku akan tetap bersama Appa.”

Mereka berpelukan sekali lagi sebelum Chanyeol menarik tangan Jungkook dan menyimpannya di lengan kirinya.

“Appa, jangan pernah membiarkanku jatuh.” Bisik Jungkook.

“Kalau begitu, perhatikan langkahmu.” Jawab Chanyeol berbisik.

Di belokan terakhir, alunan musik mulai terdengar jelas. Orang-orang berdiri menatap kedatangan mereka. Jungkook benar-benar gugup sampai mencengkram lengan ayahnya kuat-kuat. Perlahan, kepalanya mendongak. Matanya bertemu dengan mata elang yang akan menjadi teman hidupnya mulai dari sekarang. Jas hitam dan dasi hitam yang dia pakai benar-benar memberi kesan ‘sangat’ tampan. Bibirnya tersenyum melihat kedatangan Jungkook. Sungguh, jika ini bukan pernikahannya, Jungkook pasti sudah akan cemburu. Siapa yang tidak mau memiliki pasangan hidup setampan Taehyung?

Sedangkan Taehyung, dia benar-benar terpesona pada Jungkook. Melihat wajah Jungkook yang tanpa riasan saja sudah membuatnya jatuh cinta, apalagi saat ini yang sedang memakai riasan membuat wajahnya terlihat lebih cerah. Taehyung menahan getaran hatinya untuk tidak langsung menarik Namja imut itu. ‘Dia benar-benar cantik!’

Taehyung mengulurkan tangannya dan menyambut tangan Jungkook yang akan di serahkan oleh Chanyeol. Jungkook meraih tangan itu sebelum tersenyum kepada ayahnya dan menatap Taehyung dengan kegugupan yang berlipat ganda.

“Santailah, sayang. Semua akan berjalan lancar.” Bisik Taehyung sebelum menariknya ke hadapan pendeta—yang merupakan guru semedi di Moorim.

Jungkook mengangguk dan menarik nafas untuk menenangkan diri. “Kamu cantik,” Bisik Taehyung lagi.

Hal itu membut Jungkook meredam senyum sampai wajahnya merah. “Kamu juga tampna, hyung.”

Mereka berdua menatap pendeta di hadapannya. “Baiklah, Jung Taehyung-ssi, Jeon Jungkook-ssi. Hari ini merupakan hari yang membahagiaan bagi kita semua, karena saya, sebagai pendeta akan meresmikan kalian sebagai pasangan yang sah dengan di saksikan oleh saudara-saudara semuanya.” Pendeta itu tersenyum menatap mereka bergantian. “Bisa kalian saling berhadapan?”

Taehyung dan Jungkook memutar badannya sampai mereka bertemu mata satu sama lagi.

“Tolong ucapan ulang setelah saya membacakannya.” Pendeta itu menatap Taehyung untuk memberi tanda bahwa ucapan itu tertuju padanya. “Saya, Jung Taehyung,”

Moorim School (Vkook) -ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang