Happy readingg..
Juho menatap ruangan di depannya sebuah perpusatakaan kecil dengan ratusan buku yang bertumpuk-tumpuk rapi di lemari yang sangat tinggi. Tapi, semua buku ini berdebu dia yakin si brengsek itu tidak pernah keruangan ini sampai berpuluh-puluh tahun yang lalu. Begitulah perkiraanya.
Juho meneliti setiap inci ruangan itu dan matanya terhenti saat melihat sebuah lemari kaca dengan buku-buku tebal di dalamnya. Tapi bukan itu yang menarik perhatian Juho, matanya mendapati kalau setengah dari lemari itu tidak berdebu. Setengah lemari itu terdapat buku dengan lambang yang terasa tidak asing di penglihatannya.
Dia mencoba mengingat lambang itu, hingga beberapa detik kemudian dia tercengang dan langsung membuka lemari itu. 'Itu lambang yg ada di kalung taehyung.' Batin Juho.
Juho membuka buku itu sebelum dia terkejut melihat isi bukunya. Bukan... Bukan tulisan yangg berada di buku itu. Melainkan sebuah batu yang sudah menjadi satu. Batu itu batu yang di temukan kakaknya bertahun-tahun lalu. Batu berwarna hijau yang telah menjadi satu.
Juho membuka buku lain dan mendapatkan batu berwana biru. Satu buku terakhir yang akan dia buka dengan lambang itu dan batu lain yang berwarna ungu tapi hanya setengah potongannya.
"Kenapa dia begitu ceroboh? Meninggalkan semua batu di tempat tanpa penjaga? Apa dia punya paranoid kalau pelayannya akan membawa semua batu ini?" Ujar Juho. "Cihh, aku akan membawa semua hasil kerja kerasmu untuk batu ini. Selamat atas kegagalanmu!"
BRAKKKKK
Juho terkejut saat para penjaga mendobrak pintu, segera Juho membawa batu-batu itu. Dia menatap orang-orang di depannya dengan panik.
'Apa yang harus kuperbuat?? Aku tidak bisa beladiri seperti Taehyung, bahkan belum mempelajarinya.' Lirih Juho dalam hati.
Salah satu pria besar mendekatinya da Juho segera mundur dia kalut dengan pikirannya. 'Apa dia harus membunuh orang dengan kekuatannya? Apa Appa akan marah nanti?' Batin Juho. Setelah pria itu semakin dekat, Juho menggeleng pelan sebelum menjentikkan jarinya dan dengan detik selanjutnya baju pria itu terbakar. Juho membulatkan matanya. Dia akan menerima konsekuensinya nanti! Yang penting selamat dulu..
Setelah setengah dari orang-orang itu mengalami panas di sekujur tubuhnya, tiba-tiba sebuah kayu besi melayang ke arah juho. Juho tidak menyadari besi itu melayang ke arahnya. Saat beberapa senti lagi besi itu mengenai kepalanya, tiba-tiba--
SRREETTT
Berhenti... Semuanya berhenti, Taehyung datang dengan tepat waktu. Pemberhentian waktu itu tidak cukup lama. Taehyung menatap saudaranya sebelum waktu berjalan normal kembali. Dia menggendong seseorang di punggungnya, sebelum Taehyung menurunkannya di ujung ruangan.
'Cepat pergi dari sini!! Bawa Appa! Hanya kamu yang bisa menyadarkannya!! Salurkan energimu!' Perintah Taehyung dan di tangkap dengan baik oleh Juho.
Juho berlari ke arah ayahnya dan membopong menggantikan Taehyung. "Bagaimana denganmu??" Tanya Juho.
"Aku akan baik-baik saja. Pergilah!" Jawab Taehyung sambil menyerang orang-orang itu dan membekukannya.
Juho pergi meninggalkan ruangan itu dan berlari ke tujuan yang selanjutnya yaitu menuju halaman belakang dan menemui harimau yang dimaksud Taehyung. Juho menghentikan langkahnya dan berbalik melihat ke belakang. Saudaranya masih belum menyusul sebelum menatap ayahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Moorim School (Vkook) -END
Fiksi PenggemarWARNING⚠⚠ ? 18+ Hanya judul yang sama seperti film drakor,, tapi jalan ceritanya berbeda.. Lebih menarikkk... Menceritakan, Murid SMA yang tengah bersekolah di SOPA tiba-tiba kejadian aneh datang pada beberapa murid SOPA mereka tiba-tiba berada di M...
