Naega saneun byeorui ireumeun
Yahaengseongiragodeul bulleo
Maeil eoduuljin mollado
Oeropjineun anha
Naega sum swineun igoseneun
Neoreul dalmeun kkot han songiga
Sideulji anhgoseo yeojeonhi
Nae gyeote hamkke isseo
.
.
.
Nama dari bintang yang kutempati ini
Itu disebut Regulus
Itu bahkan mungkin gelap setiap hari
Namun aku tidaklah kesepian
Aku bernafas di tempat ini
Sekuntum bunga yang menyerupai dirimu
Itu tidaklah layu, masih tetap sama
Tetap berada di sampingku
.
.
.
.
2 years later
Winter menelepon ketiga sahabatnya. Kini ia tengah bersantai setelah mendaftar ulang di universitas yang ia pilih. Meski tidak lolos jalur undangan, ia bisa masuk di universitas tersebut lewat jalur seleksi bersama. Ia bersyukur tidak sampai harus mengikuti jalur mandiri.
"Gue sama Karina di Universitas Regulus. Kalo kalian masuk univ mana, Ning, Sel?" tanya Winter di tengah percakapan.
Winter senang masih berada di satu kampus dengan Karina meskipun berbeda jurusan. Sedangkan Ningning dan Giselle masuk di kampus yang berbeda.
"Gue beda galaksi sama kalian. Gue di Universitas Andromeda," jawab Giselle.
"Kalo gue di Universitas Planet Nine." Kini Ningning yang menjawab.
"Planet Nine? Gue kok gak pernah denger?" tanya Karina dari seberang.
"Wajar sih kalo kalian gak pernah denger. Universitas baru soalnya, swasta pula. Tapi gue gak nyangka gedungnya gede banget anjir!" teriak Ningning bersemangat.
"Masih satu kota apa beda?" Winter penasaran.
"Di luar kota. Ini gue baru nyampe kampusnya. Speechless gue liat gedungnya mewah banget kayak mall!"
"Fotoin dong biar kita bisa liat," pinta Giselle.
"Nanti gue fotoin. Eh, gue tutup dulu ya soalnya mau daftar ulang nih."
Setelah Ningning memutuskan sambungan telepon, Winter dan dua kawannya juga memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan karena kesibukan masing-masing.
Merasa sepi, akhirnya Winter memutuskan untuk menghubungi Jeno. Beberapa hari ini mereka tidak bertemu karena terlalu sibuk untuk persiapan memasuki universitas.
Winter belum mengetahui kekasihnya itu masuk di universitas mana. Ia juga belum memberitahu Jeno kalau dia diterima di Universitas Regulus. Sekarang waktunya untuk mengetahuinya.
Beberapa detik setelah memanggil, Jeno sudah menjawab. Seperti biasa, pemuda itu selalu cepat merespon. Winter menyapa terlebih dahulu pada awal pembicaraan. Kemudian ia mulai memberitahu di mana ia diterima.
"Kamu masuk di univ mana?" tanya Winter.
"Univ mana ya? Coba tebak," jawab Jeno dari seberang.
"Sama kayak aku?" Winter mencoba menebak.
"Sayangnya bukan." Nada Jeno sedikit menurun.
"Yah," Winter merasa sedih karena tidak berada di satu kampus.
"Universitas Orion?" Winter menebak lagi.
"Bukan juga."
Universitas Orion berada dekat dengan Universitas Regulus, Winter berharap Jeno diterima di universitas itu karena agar mereka masih bisa menghabiskan waktu bersama ketika tidak ada jadwal kuliah. Namun hal itu tidak akan terjadi.
"Terus masuk mana?"
"Universitas Cosmos," jawab Jeno.
Universitas Cosmos terletak di bagian timur kota. Sedangkan Universitas Regulus berada di sebelah selatan kota. Tidak terlalu jauh memang, tetapi tetap saja jauh bagi Winter. Untuk menuju kampus Jeno, akan memakan waktu setengah jam lebih.
"Jauh banget." Winter memanyunkan bibirnya.
"Tenang aja. Aku bakal sering-sering main kok, soalnya Jaemin juga masuk ke sana," jelas Jeno.
"Jaemin?"
"Iya."
Winter sedikit terkejut karena Jaemin masuk di universitas yang sama dengannya. Sungguh informasi yang tidak terduga. Jika Karina mengetahuinya, bagaimana reaksi gadis itu?
🌸🌸🌸🌸
Halo semua^^
Gimana sama bab pertama di season 2 ini?
Semoga kalian suka ya^^
Kalo suka jangan lupa vote, komen sebanyak-banyaknya, dan share ke temen-temen kalian ya^^
Terima kasih🙏
P.s. maksud Giselle beda galaksi itu beda kota guys hehe🤣 Tapi andromeda memang nama galaksi sih, galaksi tetangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
LUCID DREAM 2: UNIVERSE
FanfictionSetelah mimpiku menjadi nyata, dia muncul kembali. Menggali semua yang telah terkubur dalam memori. Dia seperti bintang jatuh yang indah dan mengejutkan, namun dia terlihat di waktu yang salah. -Kim Winter #2 luciddream (7 Maret 2022) #3 weus (5 Jan...
