Shea 2

1.8K 118 45
                                        

Shea berangkat sekolah dengan perasaan campur aduk. Chat dari Liana semalam sukses bikin dia gak bisa tidur. Sampai di gerbang, langkah Shea tertahan saat melihat Ajie sudah menunggu di sana. Cowok itu tampak rapi dan langsung senyum lebar begitu melihat Shea.

Ajie Danindra Reswara

​"Kak Shea, soal yang semalem

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

​"Kak Shea, soal yang semalem..." Ajie bicara pelan, ada nada harap di suaranya.

​Shea sempat diam. Dia melihat ke arah parkiran, ada Jemian yang baru saja turun dari motornya dan berjalan bareng Liana. Mereka kelihatan akrab banget, Lia tertawa lepas gara-gara sesuatu yang Jemian omongin.

​Panas. Hati Shea langsung panas. Tanpa pikir panjang, Shea menoleh ke Ajie.

​"Gue mau, Jie. Kita jadian," jawab Shea cepat.
​Ajie melongo. Dia kayak gak percaya dapet jawaban secepat itu dari cewek sepopuler Shea.

"Beneran, Kak? Kakak gak lagi bercanda, kan?"

​"Iya, beneran. Udah ah, yuk masuk." Shea langsung menggandeng tangan Ajie, sengaja berjalan agar dilihat Jemian dan Lia di sebrang sana.

​Shea bisa merasakan tatapan Jemian sempat beralih ke tangan mereka yang bertautan, tapi cuma sedetik. Cowok itu langsung buang muka dan lanjut ngobrol sama Lia. Benar-benar gak peduli.

​Pas jam istirahat, Lia langsung menarik Shea ke sudut kantin. Wajah sahabatnya itu kelihatan kaget sekaligus antusias.

​"She! Demi apa lo jadian sama Ajie adek kelas itu?" tanya Lia setengah berbisik. "Gila ya lo, gercep banget dapet yang baru."

​Shea cuma mengaduk jus jeruknya malas. "Ya gitu deh. Dia baik, gue rasa gak ada salahnya nyoba."

​Lia mendadak mendekat, wajahnya berubah serius tapi matanya berbinar.

"She, gue mau ngomong sesuatu. Tapi lo jangan marah ya?"

​Shea menaikkan sebelah alisnya. Perasaannya mulai gak enak.

​"Lo tau kan Jemian sering chat gue belakangan ini? Nah, semalem dia bilang... dia pengen main ke rumah gue Sabtu besok," bisik Lia sambil senyum-senyum sendiri.

"Gue mau izin sama lo, She. Lo kan mantannya dia satu-satunya. Gapapa kan kalo gue deket sama Jemian?"

Nyes!! Lagi dan lagi.

​Rasanya kayak ada batu besar yang jatuh tepat di dada Shea. Shea cuma bisa mematung. Dia baru saja menjadikan Ajie pacar buat pelarian, tapi sekarang Lia malah minta izin buat masuk ke hidup Jemian, satu-satunya tempat yang Shea inginkan.

​"She? Boleh kan? Gue gak mau persahabatan kita rusak cuma gara-gara cowok," lanjut Lia lagi, menatap Shea penuh harap.

​Shea memaksakan senyum paling tulus yang dia punya, meski rasanya perih banget. "Ya gapapa kali, Li. Kan gue udah bilang, gue sama dia udah lama selesai. Lo bebas deket sama siapa aja."

Hollow BlissTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang