"Ku kira kau bukanlah orangnya, namun saat kau pergi dari kehidupanku, saat itu pula aku tersadar kaulah takdirku"
Sehun
"Semakin aku berusaha menjauh, semakin kita mendekat, seolah-olah ada magnet di antara kita, dan magnet itu adalah Naeun"
Irene...
Setelah kejadian tersebut, sudah hampir 3 hari ini Irene tidak datang ke apartemen Sehun, mengingat perkataan Sehun kemarin membuat hatinya perih ditambah Irene sedang mengurus cabang baru butiknya di daerah Daegu.
Sejujurnya, Irene sudah tertarik pada Sehun sejak pertama kali bertemu di taman bermain anak, ya Irene sangat menyukai pria yang sayang pada anak kecil
Flashback on
"Appaaaa ayo kita ke sana" teriak gadis kecil bernama Naeun tersebut sambil menarik appanya untuk berlari
"Aigo, anak appa. Bisakah kau berjalan kaki saja?" Teriak Sehun yang kewalahan dengan tingkah anaknya
Kadang, Sehun merasa aneh, mengapa energi Naeun tidak ada habis-habisnya. Padahal sedari tadi mereka sudah bermain.
Sibuk dengan pikiranny sendiri, membuat Sehun terkejut dengan suara teriakan Naeun
"Aw uahh appa" Tangis Naeun "Hei, apa kau baik-baik saja?" Ujar perempuan bersurai panjang tersebut sambil mendekati anak kecil tersebut, Naeun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bukannya menjawab, Naeun malah menangis dan terus memanggil appanya. Sehun yang melihat itupun dengan sigap langsung mendekati anak semata wayangnya
"Naeun, kau baik-baik saja?" Hawatir Sehun sambil mengecek keadaan Naeun "Bukannya sudah appa bilang, Naeun bisa jalan kaki saja" Lanjut Sehun
"Gwenchana, anak mu baik-baik saja. Dia hanya terjatuh ketika sedang menghindar dari sepeda lain" Suara nyaring itu terdengar dari gadis yang menolong Naeun, wanita bersurai panjang. Spontan Sehun pun mengalihkan pandangannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kamsahamida, karena telah menolong putriku" Jawab Sehun sambil menundukan kepalanya.
"Ne, mohon untuk berhati-hati. Di taman ini banyak anak-anak yang bermain sepeda" Terang wanita itu sambil berdiri lalu berpamitan pada Sehun dan Naeun
"Baiklah. Sekali lagi, terimakasih banyak" sambung Sehun, wanita itu pun hanya tersenyum lalu berlalu dari pandangan Sehun.