☞TURNAMEN☜

1.9K 131 0
                                    

Happy reading
Vote sebelum membaca
Jangan jadi pembaca gelap!!

🌚 Typo bertebaran 🌚
Follow author ❤️

•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°°•°•°•°•°•°•°•°•°

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh siswa-siswi BHS karena hari ini merupakan hari di mana turnamen basket di laksanakan.

Para pesertanya pun banyak dari sekolah elite seperti BHS, dan tentu saja turnamen basket kali ini benar-benar sangat menegangkan karena peserta akan berusaha mendapatkan juara demi sekolah masing-masing.

Namun hari ini Mauren terlihat sangat suntuk karena ia sama sekali tak suka jika berpapasan dengan murid sekolah lain.

Seperti sekarang, Mauren malah berpapasan dengan sekumpulan pemuda yang ikut berpartisipasi dalam turnamen kali ini.

“Widih ternyata di sini banyak cewek cantik juga yah!” Ucap salah satu pemuda saat melihat Mauren.

Mauren sendiri tidak memusingkan mereka dan lebih memilih berjalan menuju kantin, karena pagi ini ia benar-benar kelaparan.

Setibanya di kantin, raut wajahnya berubah menjadi datar sedatar jalan tol, bagaimana tidak? Niat hati ingin menghindari murid sekolah lain, namun dirinya sendiri dikelilingi oleh mereka sekarang, karena kebanyakan penghuni kantin adalah murid dari luar.

Mau tidak mau Mauren memesan makanan lalu melangkahkan kakinya menuju meja paling pojok, untunglah tidak ada orang Sama sekali di sana jadinya ia bisa sedikit menenangkan dirinya.

Drrt drrt

Saat sedang menyuapkan makanya ke dalam mulut, handphone Mauren bergetar membuat sang empunya sangat kesal.

Dengan perasaan kesal Mauren mengangkat video call dari Naura dan seketika menampilkan wajah dari teman-temannya.

“Eh Mauren Lo ada di mana?” Tanya Naura.

Dengan malas Mauren memakan makanannya tanpa ada niatan menjawab pertanyaan unfaedah dari Naura.

“Kayaknya Mauren lagi di kantin deh!” celetuk Keyla.

“Beneran Ren? Lo lagi di kantin?” Tanya Naura memastikan.

“Hmm”

Mauren hanya bedehem lalu mematikan sambungan teleponnya, kemudian ia melanjutkan acara makannya yang tertunda.

Namun lagi-lagi ia harus ekstra sabar karena saat ini sudah ada beberapa pemuda yang duduk di samping dan depannya tanpa meminta izin terlebih dahulu.

“Punya attitude gak sih!!" Sindir Mauren.

Salah satu pemuda menatap Mauren intens “,Lo Mauren kan? Adeknya si Devan sama Revan!” Tanyanya.

Mauren sendiri menaikkan sebelah alisnya “Tau dari mana?” Tanyanya.

“Lo gak inget? Lo sendiri yang dulunya ngakuin di depan anak-anak Black kobra kalau Lo adeknya mereka berdua!”

Mauren mengerutkan keningnya bingung, karena seingatnya ia tak mengenal siapa Black kobra dan perasaan ia tidak pernah mengakui kedua kakaknya di depan siapapun, bahkan jika di ingat-ingat ia tidak Sudi menganggap dua orang itu sebagai kakak.

“Gue gak inget!” Ucap Mauren lalu berjalan meninggalkan mereka.

“Hah dia cewek yang Lo maksud bos?” Tanya salah satu dari mereka memandang Mauren.

Badgirl Antagonis✓ [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang