Happy Reading
Di dalam sebuah ruang inap rumah sakit, seorang gadis terbaring tak sadarkan diri di atas brankar dengan wajah pucat. Sejak tadi gadis itu terus saja mengigau bersamaan dengan keringat yang mengucur deras di pelipisnya.
"Ley ayo kita main bola" Ajak seorang gadis kecil kepada seorang anak laki-laki di depannya
"Ayo, kita harus ajak Queen juga yah!" Ucap bocah laki-laki itu
"Yaudah Ley ajak kak kuen juga"
"Tapi Maureen harus nunggu di sini yah!!" Bocah laki-laki itu segera berlari memasuki rumah setelah mendapatkan persetujuan dari sang empunya
Maureen kecil duduk termenung di halaman rumah sambil memegangi bolanya. ia terlihat sangat lesu menunggu Reynand yang sangat lama perginya.
"Eh bolanya!!" Tiba-tiba saja bola yang ia pegang terlepas dan menggelinding ke arah jalanan
Maureen segera berdiri lalu menatap kekiri-kekanan memastikan tidak ada kendaraan yang lewat kemudian ia menyebrang untuk mengambil bolanya
namun tak disangka-sangka dari arah kanan ada sebuah mobil yang melaju ke arahnya, bertepatan dengan kembalinya Reynand dan Queena
Brakkk
"MAUREEN!!"
Kedua manusia beda gender yang sedang tertidur di sofa menjadi terkejut ketika gadis yang tadinya tidak sadarkan diri tiba-tiba berteriak nyaring
"Lo kenapa Ren!!" Reynand menggoyang-goyangkan tubuh Maureen dengan kencang
"Woyy pelan-pelan napa sih Rey!! nanti dia malah tambah sakit!!" Queena memukul kepala Reynand dengan keras, ia kelewatan gemas dengan sahabatnya itu
Reynand mengusap kepalanya yang sakit lalu menyengir kuda "Mungkin aja nih anak kerasukan jin, jadi gue berinisiatif buat ngeluarin jinnya!!"
"Makin lama Lo makin geser ya Rey, gue kira selama ini Lo bakalan pinter eh tau-taunya makin gak beres!" Ucap Queena heran.
"Eughhh Gue dimana?"
Tiba-tiba saja Mauren terbangun dan langsung mengernyitkan dahinya bingung.
Kedua manusia berbeda gender yang saat ini bertengkar lantas menatap Mauren spontan.
"Gak usah sok drama deh Ren, Lo itu gak lagi main film!!" Kesal Queena
Mauren tambah mengernyitkan dahinya lalu ia berusaha untuk duduk dan dengan segera Reynand membantu gadis itu.
"Gue serius Queen, kenapa Gue bisa di sini?"
"Lo tadi tiba-tiba pingsan di apart, jadinya gue sama Rey bawa Lo ke sini!!" Jawab Queena malas
Mauren mengangguk mengerti lalu menatap langit-langit "Gue gak ingat masa lalu Gue, tapi gue rasa punya ikatan batin sama Lo Queen!" Ucapnya dengan mata memerah seakan air matanya akan tumpah saat ini juga.
Queena tersentak ketika Mauren mengatakan hal itu, ia kemudian duduk di depan Mauren lalu menggenggam tangan dingin milik gadis itu "Lo gak usah mikirin itu dulu, sekarang Lo istirahat aja!" Ucapnya lalu segera keluar dari ruangan.
Reynand yang tadi berdiam diri lantas mendekat ke arah Mauren "Udah Lo istirahat aja dulu, ntar gue ceritain semuanya selengkap-lengkapnya!" ucapnya terkekeh mencoba menghibur, lalu mengikuti langkah Queena.
Maaf guys part-nya pendek hehe
Tapi guyss mau nanya nih, kalau cerita ini aku terbitkan, kalian mau gak nih beli bukunya? Dijamin partnya nanti bakalan lebih teratur, terus banyak yang aku perbaiki juga nanti aku bakalan buat part" yang lebih menantang lagi serius deh endingnya gak bakalan ketebak😄☺️

KAMU SEDANG MEMBACA
Badgirl Antagonis✓ [HIATUS]
Ficção Adolescente{FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!} Apa yang ada di benak kalian saat mendengar kata Antagonis? Pasti kalian langsung berpikir tentang kejahatan kan? Yah itu memang benar! Antagonis! Adalah kepribadian seseorang yang jahat dan kejam, namun apa yang terjadi j...