Happy reading
Vote sebelum membaca
Jangan jadi pembaca gelap!!🌚 Typo bertebaran 🌚
Follow author ❤️__________
Seorang gadis cantik terlihat sedang terbaring lemas di atas queen size, wajahnya terlihat sangat pucat.
“Eughh!”
Perlahan-lahan mata indahnya mengerjap-ngerjap guna menyesuaikan cahaya matahari yang masuk retinanya.
Setelah matanya terbuka sempurna, gadis itu langsung bangkit dari tempat tidurnya dengan cepat saking terkejutnya.
Ia menatap sekelilingnya aneh, karena ruangan yang ia tempati bukanlah kamarnya. Jadi kamar siapa? Itulah yang ia pikirkan.
Dan tidak sampai di situ, ia tambah terkejut melihat pakaian yang ia gunakan sudah berganti jadi kaos dan celana training yang kebesaran untuknya, membuat ia seketika over thinking.
Ceklek
Gadis itu menatap ke arah pintu dengan spontan, ia melihat seorang gadis kecil menatapnya canggung.
“Emm kak, aku boleh masuk gak?” Tanya gadis kecil itu.
Gadis yang tak lain adalah Mauren hanya mengangguk.
Dengan cepat gadis tadi langsung masuk dan menutup pintu kamar, ia kemudian berjalan menuju Mauren dengan senyuman manisnya.
“Kak kenalin nama aku Sherly Melinda Imanuel!” Ucapnya dengan mengulurkan tangannya
Mauren membalas senyuman gadis itu lalu menjabat tangannya “Aku Mauren Gracia Benedict!” Ucapnya
Sherly mengangguk lalu duduk di queen size “Kak, tadi kok kakak bisa di bawa sama kak Kenzo ke sini?” Tanyanya heran.
Mauren mengerutkan keningnya lalu ikut duduk di samping Sherly “Kenzo? Oh cowok yang tadi make jaket hitam?” Tanyanya memastikan.
Sherly mengangguk “Iyah, yang make jaket hitam tadi! Emang kakak gak kenal sama bang Kenzo?”
“Nggak, soalnya tadi juga gak sengaja ketemu di makam!”
“Tapi kok tadi kakak basah-basahan deh? Kakak main ujan-ujanan di Makam?”
Mauren menggaruk tengkuknya yang tidak gatal “Gak gitu, tadi tuh aku lagi ziarah ke makam sahabat, nah waktu hujan turun aku gak sempet neduh jadinya basah deh!”
“Teru______
Ceklek
Suara pintu terbuka membuat ucapan Sherly terpotong, tidak dipungkiri membuat sang empunya kesal bukan main.
“Sher, Lo ngapain di kamar gue?!”
Ternyata yang membuka pintu adalah Kenzo, pemuda itu menatap adiknya tajam.
“Serah gue lah!” Sherly memutar bola matanya malas.
“Lo keluar Sono, mami nyariin Lo, katanya Lo di suruh belanja di supermarket!” Bohong Kenzo.
“Beneran? Gak boong kan?” Tanya Sherly memastikan.
“Iyah bawel!! Udah pergi Sono!” Kenzo mendorong pelan bahu Sherly keluar membuat gadis itu menggerutu.
Setelah Sherly pergi, sekarang tinggalah Kenzo dan juga Mauren yang di dalam kamar ditemani oleh keheningan.
“Emm Lo ngapain di sini?” Tanya Mauren canggung.

KAMU SEDANG MEMBACA
Badgirl Antagonis✓ [HIATUS]
Teen Fiction{FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!} Apa yang ada di benak kalian saat mendengar kata Antagonis? Pasti kalian langsung berpikir tentang kejahatan kan? Yah itu memang benar! Antagonis! Adalah kepribadian seseorang yang jahat dan kejam, namun apa yang terjadi j...